Pileg 2014, Dapil Banten III (Tangerang Raya) Dapil “Neraka”

By on June 26, 2013
pemilu2014-ilustrasi

Daerah pemilihan (dapil) Banten III merupakan salah satu dapil “neraka”. Di dapil itu, partai-partai memasang politisi tenarnya untuk bertarung di Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan. Apalagi dapil ini bakal diramaikan fi gur artis sampai politisi yang sudah malang melintang di DPR maupun di DPRD.

Beberapa di antaranya pernah mencicipi atmosfer politik dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) di wilayah itu. “Ini salah satu dapil panas. Pertarungan akan sangat sengit,” kata pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah, Andi Syafrani, di Jakarta, baru-baru ini. Partai anyar, Nasdem, misalnya, di dapil ini menurunkan sederet jagoannya. Di nomor urut 1, Nasdem memasang Wawan Iriawan, pengacara yang juga mantan politisi “beringin”.

Di nomor dua, Nasdem mendaftarkan Sylvia Wisna Darwis Ikhsan, seorang dosen Universitas Atma Jaya, Jakarta, yang juga pemilik PT Dustin Sylvano, produsen kosmetik. Nasdem juga menurunkan Fransiskus Hermawi Taslim, eks politisi PKB yang juga mantan aktivis Perhimpunan Mahasiswa Katolik, dan Serian Wijatno, mantan juara nasional bulu tangkis tahun 1979 yang juga CEO PT Daya Adicipta Medika, pengelola klinik kesehatan Daya Medika.

Ada juga Erman Anom, guru besar ilmu komunikasi di Universitas Indonusa Esa Unggul Jakarta, yang juga mantan penasihat Ketua DPRD Kabupaten Tangerang. Adapun PKB menjagokan Siti Haniatunnisa, dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAISA) Jakarta di nomor urut satu. Sementara di nomor dua, PKB memplot Siti Masrifah, anggota Dewan Syura PKB. Untuk memanaskan persaingan, partai nahdliyin ini juga mencalonkan seorang artis sinetron, Tommy Kurniawan, yang diharapkan menjadi vote getters.

PKS kembali menjagokan politisi seniornya, Jazuli Juwaini, petahana Senayan yang pernah menjadi calon Bupati Tangerang berpasangan dengan Airin Rachmi Diany pada pilkada 2008. Jazuli pernah menjadi calon Gubernur Banten berpasangan dengan Makmun Muzakki pada pilkada 2011. Sayang, jagoan partai kader itu kalah oleh Ratu Atut Chosiyah.

Partai Golkar juga tak mau kalah untuk menangguk suara di dapil ini. Dalam daftar caleg, Golkar memasang Andi Achmad Dara, komisaris PT Berau Coal Energy dan Bumi PLc. Dan di nomor duanya, Golkar mendaftarkan Ratu Dian Hatifah, politisi yang pernah bertarung di Pemilu 2009, namun tak lolos ke Senayan. Sedangkan di nomor urut tiga, ada Musfi hin Dahlan, Wasekjen Golkar yang juga petahana Senayan.

Mantan Atlet

Partai Gerindra juga tak mau kalah gengsi untuk bersaing di dapil Banten III. Di nomor urut satu, partai besutan Prabowo Subianto itu memasang Heri Somantri, anggota DPRD Tangerang Selatan. Di nomor dua, ada pesohor di gelanggang olah raga, mantan altet lari nasional, Purnomo. Pesohor lain yang dipasang Gerindra adalah Irwansyah, artis sinetron yang pernah mencoba jadi calon wakil bupati Tangerang pada 2012.

Partai Demokrat, di tanah jawara ini, memasang Hartanto Edhie Wibowo, salah seorang putra dari Jenderal Sarwo Edhie Wibowo. Hartanto adalah petahana Senayan, dan saat ini menjabat anggota DPR. Untuk menambah daya saing, Demokrat mencalonkan Wahidin Halim, Wali Kota Tangerang 2003–2013. Di nomor tiga, Demokrat memasang Himmatul Alyah Setiawaty, anggota Fraksi Demokrat DPR periode 2009–2014.

Untuk menambah daya gedor, di dapil ini juga, partai pemenang Pemilu 2009 itu memasang petahana Senayan, Ferrari Roemawi. Di nomor berikutnya, Demokrat memplot penggagas berdirinya fakultas kedokteran di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Sardjana. Partai Amanat Nasional (PAN) juga tak mau kalah memasang politisi berpengalamannya. Di nomor satu, PAN mendaftarkan Ali Taher Parasong, salah seorang Ketua DPP PAN.

Di nomor dua, ada Asep Supriyatna, mantan Ketua DPP KNPI. Sementara Hanura mengirimkan Hary Ashar Pantandjengi, Inas Nasrullah Zubir, dan Etty Robiah Afdhal. Mereka menempati nomor urut satu hingga tiga. Untuk menambah daya gedor, Hanura memasang Abdul Rohim Ghazali, intelektual Islam yang pernah menjadi wakil Sekjen DPP PAN dan eks Ketua PP Pemuda Muhammadiyah. Partai Bulan Bintang (PBB) memasang Yanuar Amnur, staf ahli Dewan Perwakilan Daerah yang juga Wasekjen partai yang diketuai MS Kaban tersebut.

Sementara PKPI mencalonkan Mustafa Kamal sebagai caleg nomor urut satu. Dan di nomor urut dua, memplot Nourma Yunita, mantan penyanyi cilik era 1970-an. Bila melihat hasil Pemilu 2009, Demokrat memang menjadi penguasa di dapil ini karena berhasil mengirimkan tiga politisinya, disusul PKS, yang berhasil menyabet dua kursi. Disusul Golkar yang berhasil meloloskan Ahmad Zaki Iskandar Zulkarnaen yang sekarang menjadi Bupati Tangerang.

Partai lainnya yang berhasil merebut kursi adalah PDI-P, yang ketika itu memasang mendiang Sutradara Gintings. Lalu Gerindra, dengan raihan satu kursi. Serta Hanura, yang juga berhasil merebut satu kursi. Dan lewat Dapil ini, politisi PPP, Irgan Chairul Mahfi z juga berhasil melenggang ke Senayan. Menurut Andi, dalam Pemilu 2014, sulit memprediksi siapa yang akan menguasai kursi di salah satu dapil tanah para jawara ini. Persaingan sepertinya akan sangat ketat. (Koranjkt/kt)

Untuk melihat Daftar Caleg sementara di Dapil Banten III (Tangerang Raya), silahkan baca “DCS Anggota DPR RI Dapil Banten III

About kabartangsel

Kabartangsel.com | Berbagi Kabar Tentang Tangerang Selatan

One Comment

  1. H.Yanuar Amnur, S.Sos

    Sunday, 21 July 2013 at 8:46 pm

    “Dapil Neraka” kesannya demikian, tapi insya Allah asal sesama kandidat/caleg jangan bermain curang….. insya Allah dapil surga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>