Dekan Bukan Berlatar Belakang Ilmu Kedokteran, Mahasiswa PSPD FKIK UIN Jakarta Protes Rektor

By: kabartangsel.com Rabu, 18 Maret 2015

Kebijakan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Dede Rosyada yang mengangkat dekan baru Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) menuai protes. Pasalnya, dekan yang baru seminggu dilantik tersebut bukan berlatar belakang ilmu kedokteran, melainkan farmasi.

Ratusan mahasiswa yang menamakan dirinya, Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) FKIK UIN Jakarta, melakukan aksi damai menolak pengangkatan dan pelantikan dekan baru FKIK itu.

Menurut para mahasiswa tersebut pelantikan dan pengangkatan dekan mereka tidak sesuai dengan peraturan KKI Nomor 10 tahun 2012. Mereka menilai Rektor UIN yang baru dilantik, Dede Rosyada, secara sepihak memberhentikan dan mengangkat dekan baru.

“Kita ingin pemimpin kita seorang dokter, ini bukan perihal arogansi profesi, namun lebih ke kebutuhan dari profesi kita kedepannya,” ungkap Adlina, Koordinator aksi, Selasa (17/3).

Tuntutan mereka dari aksi ini adalah, pemilihan ulang dekan baru dengan calon-calonnya seorang dokter. Kedua pembentukan FK UIN Hidayatulloh secara mandiri terlepas dari FKIK yang sekarang.

Apabila aksi ini tidak ada respons positif dari pihak rektorat, para mahasiswa ini mengaku akan mengadakan strategi berikutnya.

Dosen PSPD FKIK UIN Jakarta Achmad Zakky juga mengatakan, pendidikan kedokteran mempunyai metode belajar yang berbeda dengan program perkuliahan lainnya. “Kebutuhan mahasiswa PSPD memang mengharuskan untuk mendapat dekan yang se-profesi, jadi ini bukan bentuk arogansi kita,” jelas Zakky.

Zakky mengatakan, dari hasil jajak pendapat yang dilakukan oleh dosen, sebanyak 48 dosen memberikan pernyataan sikap untuk menolak dekan terpilih FKIK. “Penunjukan dekan di UIN Jakarta tidak mewakili mayoritas sivitas akademik,” ujar Zakky.

Sementara itu, berdasarkan hasil pertemuan dengan rektor dan jajarannya, Zata memaparkan, mahasiswa FKIK berhak mengawal jalannya statuta UIN Jakarta. Pihak UIN Jakarta juga menyanggupi untuk segera dibuat surat lampiran mengenai legalitas ijazah yang dipertanyakan mahasiswa FKIK nantinya.

Tidak hanya itu, rektor juga menjanjikan, akan diadakannya peninjauan kembali terkait penetapan dekan yang telah dilantik oleh rektor. “Rencananya Kamis besok,” jelas Zata.

Pada aksi tersebut, alumni serta dosen PSPD turut memberikan bantuan terhadap mahasiswa PSPD FKIK. Melalui diskusi dengan pihak rektorat tadi, Zata berharap, pergantian dekan dapat dilakukan sekali lagi. (rn/li/kt)


View Non AMP Version