Nasional

DEKRANAS Gelar Pameran Kriyanusa 2022 Hingga 25 September di Hall A Jakarta Convention Center

Tahun ini, Dewan Kerajinan Nasional (DEKRANAS) kembali menggelar pameran Kriyanusa 2022, setelah dua tahun vakum. Mengusung tema “Semangat Bertahan Perajin Berdaya Saing”, pameran kali ini berlangsung pada 21-25 September 2022, di Hall A Jakarta Convention Center.

 

Elizabeth Thohir, Ketua Pameran Kriyanusa 2022, mengatakan bahwa objektif utama dari Pameran Kriyanusa 2022 adalah untuk membantu pemasaran produk-produk binaan Dekranasda dan memberikan ruang bagi industri kerajinan Nusantara untuk terus berupaya memunculkan kreativitas dan inovasi dalam rangka meningkatkan kinerja usahanya serta menampilkan produk unggulannya.

“Industri kerajinan merupakan salah satu sektor yang mampu beradaptasi dan berinovasi di tengah dampak pandemi Covid-19 sehingga dapat bertahan, bahkan mendukung pemulihan ekonomi nasional (PEN),” yakinnya.

Advertisement

Lebih jauh ia menjelaskan, setiap tahunnya, Pameran Kriyanusa mengusung ikon daerah Nusantara yang berbeda-beda. Ikon Kriyanusa tahun ini adalah dari Provinsi Lampung berupa Motif Pucuk Rebung dan Motif Raja Medal.

Pameran Kriyanusa 2022 menampilkan produk kerajinan dengan kualitas yang semakin baik, sehingga produk kerajinan Indonesia kian dikenal dunia.

“Pameran ini bagus sekali sebagai upaya mendorong produk-produk kerajinan Indonesia semakin mendunia,” imbuh Reni Yanita, Sekretaris Jenderal Dekranas sekaligus Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian.

Selain itu, menurutnya, Kriyanusa merupakan pameran kerajinan yang ditunggu-tunggu masyarakat. “Tdak hanya Indonesia, tapi mancanegara juga menunggu pameran ini, karena menampilkan produk kerajinan unggulan daerah yang dihasilkan oleh pelaku-pelaku IKM yang kompeten dan berdaya saing,” ucap Reni.

Advertisement

Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, subsektor industri kerajinan mampu melakukan ekspor dengan nilai US$ 916 juta pada 2021, yang mengalami kenaikan sebesar 10,49% dibandingkan nilai ekspor tahun 2020 yang mencapai US$ 829 juta.

Selain itu, dari data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, sumbangan subsektor kerajinan terhadap PDB nasional tahun 2020 mencapai Rp 166,13 triliun dengan jumlah orang yang bekerja di subsektor kerajinan sebanyak kurang lebih 3,9 juta orang.

Oleh karena itu, tambah Reni, sebagai negara yang memiliki keragaman suku bangsa, adat istiadat, seni budaya, dan bahasa, Indonesia dinilai memiliki potensi untuk melahirkan berbagai seni kriya atau kerajinan yang khas dan berkualitas.

Pameran Kriyanusa 2022 ini juga akan dimeriahkan oleh acara talkshow, demo kerajinan kriya, fashion show, dan kesenian dari berbagai daerah. Kriyanusa 2022 diikuti oleh 147 peserta dari berbagai daerah dan didukung oleh berbagai kementerian.

Advertisement

(rls/MC)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

View Non AMP Version