Lifestyle
Dian Pelangi: Ekspos Tenun dan Songket Jadi Busana Muslim
SUDAH banyak koleksi yang telah diciptakan Dian Pelangi dalam merancang busana muslim. Berbagai tema dan mode diciptakannya dan menjadi tren baru bagi perempuan muda yang dinamis. Misalnya sebelumnya Dian juga mengusung tema Turkish Delight. Perpaduan warna cerah yang juga menjadi simbol khas Turki. Ekplorasi warna itu menjadi dominan karena Songket dan kain Jumputan juga memiliki banyak warna terang.
Misalnya kuning, biru, pihg dan merah yang didesain menyebar keseluran pada busana. Khusus untuk lebaran 2011 masih ada dominan India yang menjadi kolabirasi busana rancangan Dian.
“Sejak awal Rama dan 2011 diluncurkan sudah se ribu potong busana terjual. Pembelinya banyak wanita-wanita muda,” kata Dian , Minggu (30/3).
Dian juga memprediksi tren busana muslim ala Timur Tengah dan negara–negara disekitarnya tetap mendominasi. Namun kemampuan desainer Indonesia mampu memadukan unsur budaya yang berbeda negara itu.
“Kain tenun, songket buatan asli Indonesia akan lebih cantik bila mode potongannya dipadukan dengan gaya busana negeri Timur Tengah itu,” katanya.
Dikisahkan Dian, untuk memulai usahannya semula ia melakukan desain, marketing dan promosi sendiri. Bahkan, mulai dari benang hingga jadi busana siap pakai, semua lakukannya. “Keluarga saya memiliki pabrik tekstil di Pekalongan, Jawa Tengah. Bila pelanggan yang ingin mendesain corak busana sendiri bisa dibantu,” terangnya.
Proses dilakukan keluarga Dian mulai dari nol, dari menjumput, membatik sampai mewarnai. Jumlah karyawan yang awalnya hanya 5 orang, berkembang hingga ratusan orang dalam waktu 17 tahun. Butik disiapkan oleh orangtua dan dinamakan Dian Pelangi yang juga membuka lokasi di Bintaro Tangerang Selatan.
Salah karekter yang identik dengan rancangan Dian selalu menggunakan warna-warna berani (shocking). Oktober 2009, Dian juga pameran di Abu Dhabi bersama Kementrian Per industrian dan Perdagangan. Dian juga ambil bagian di Ja karta Fashion Week, No vem ber 2009. Ia mendapat sam butan dari pengunjung dan peng gemar fashion. Hasil nya, koleksi Dian dilirik Ke men trian Pariwisata untuk dibawa ke London, Inggris, April 2010 dalam acara Indonesia Is Remarkable di Harrods. (ip/jpnn/red)
[colored_box color=”red”]Tentang Dian Pelangi[/colored_box]
Dikenal sebagai desainer yang multitalenta, Dian membawa angin segar nan penuh warna ke panggung busana muslim di Indonesia maupun mancanegara. Dian terinspirasi akan pelangi yang begitu kaya warna dan selalu berusaha menggali kekayaan budaya Indonesia, mulai dari tie dye yang cerah, songket yang indah, sampai batik yang mewah.
Setelah diwawancarai oleh CNN pada tahun 2010, popularitas Dian melejit dan langsung menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh dan diikuti di dunia mode Indonesia. Menyadari pengaruhnya yang sudah sangat luas, anggota termuda dari Asosiasi Perancang Pengusaha Muda Indonesia (APPMI) ini menerbitkan sebuah buku yang berisi kumpulan ‘street style’ para muslimah yang ditemuinya di negara-negara yang ia kunjungi.
Pada akhir 2011, Dian Pelangi diundang ke Paris untuk mengikuti The International Fair of Muslim World di Le Bourget dan memastikan jejaknya sebagai salah seorang desainer muda Indonesia yang patut diperhitungkan.
Alamat: Bintaro Raya Selatan blok N1 no.1 .Bintaro Sektor 1. Telp (62-21) 7354223
Website: dianpelangi.com
Twitter: @Dianpelangi
CP: Endang 085640112345