Lifestyle

Hal yang Perlu Diketahui dan Dipersiapkan saat Lahiran Caesar Kedua

Ibu pasti sudah pernah membayangkan apa yang terjadi untuk melahirkan caesar kedua kalinya. Ada banyak pengalaman yang menjadi bekal Anda untuk menghadapi operasi caesar berikutnya.

Namun ada beberapa hal dan persiapan yang perlu diketahui dalam menghadapi operasi caesar kedua.

Hal yang perlu diketahui saat melakukan operasi caesar kedua

Setiap ibu menantikan kelahiran bayinya. Untuk ibu yang pernah melakukan operasi caesar, mungkin saja dokter memilihkan cara aman untuk kembali melakukan operasi caesar pada kelahiran selanjutnya. Namun, sebagian ada yang mampu melakukan kelahiran normal.

Advertisement

Secara umum, ada beberapa alasan yang membuat dokter merekomendasikan kelahiran caesar.

  • Panggul ibu yang kecil
  • Bayi dalam kandungan berukuran besar
  • Ada abnormalitas pada bayi
  • Bayi sungsang
  • Kondisi kesehatan tertentu, misal gangguan detak jantung pada ibu, uterus tinggi risiko robek, persalinan terhambat

Jika seorang ibu memiliki histori kelahiran caesar, ada banyak yang mengatakan bahwa jalan caesar untuk kedua kalinya lebih aman. Namun, menurut Catherine Y. Spong, MD, dari National Institute of Child Health and Human Development mengatakan ada beberapa risiko yang perlu para ibu ketahui.

Sampai saat ini belum ada riset yang mumpuni untuk menjawab apakah operasi caesar menjadi pilihan yang teraman setelah kelahiran caesar pertama. Melansir WebMD, sebagian tidak merekomendasikan kelahiran natural setelah melakukan operasi caesar pada kelahiran sebelumnya.

Namun, kembali lagi pada kesepakatan dan rekomendasi dari dokter pada ibu hamil. Perlu diketahui, sebetulnya ada beberapa peningkatan risiko yang mungkin terjadi jika seorang ibu melakukan caesar untuk kedua kalinya atau lebih. Mengutip laman Health Care Utah, ibu yang operasi caesar lebih dari sekali bisa mungkin mengalami risiko perdarahan, infeksi, dan cedera pada saluran kemih dan usus.

Namun, risiko cedera bisa lebih tinggi ketika seorang ibu kembali melakukan operasi caesar pada kehamilan selanjutnya, kurang dari 12 bulan. Karena itu, dokter biasanya merekomendasikan untuk merencanakan kehamilan berikutnya satu tahun setelah melahirkan caesar. Agar luka caesar bisa sembuh dan kuat.

Advertisement

Apa yang perlu dipersiapkan dan diketahui pada kelahiran caesar kedua?

Ibu dan dokter sudah merencanakan untuk melakukan operasi caesar kedua. Ibu mungkin sudah pernah mengetahui apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan persalinan caesar. Namun, ada beberapa hal yang perlu kembali diketahui dan dipersiapkan untuk operasi caesar kedua.

1. Berpuasa

Biasanya dokter akan menyarankan Anda untuk berpuasa 8 jam sebelum operasi. Namun, waktu puasa setiap rumah sakit berbeda. Anda tidak diperkenankan mengonsumsi makanan dan minuman apapun, termasuk air putih.

2. Tidak mencukur bulu kemaluan

Ada baiknya tidak mencukur bulu kemaluan ketika hendak menjalani operasi caesar kedua. Alasannya, mencukur bulu kemaluan dapat meningkatkan infeksi setelah kelahiran. Biasanya perawat akan membantu Anda memotong bulu kemaluan saat hari-H operasi caesar.

3. Tipe anastesi

Mungkin saja dokter akan menjelaskan tipe anastesi yang Anda jalani selama operasi caesar kedua. Namun, perlu diketahui, saat anastesi Anda tidak akan merasakan sakit.

Advertisement

Ada beberapa tipe anastesi untuk kelahiran caesar yang direncanakan, seperti epidural dan spinal. Tipe anastesi spinal biasanya digunakan untuk kelahiran caesar yang terencana. Sementara itu, epidural biasanya digunakan untuk kelahiran caesar darurat.

Kedua tipe anastesi ini tetap membuat Anda terjaga dan bernapas normal.

4. Bertanya detail soal mengatasi rasa sakit

Operasi caesar hanya memakan waktu sekitar 30-60 menit. Selebihnya, ibu harus berhadapan dengan rasa sakit. Namun, jangan cemas Anda bisa bertanya kepada dokter sedetail mungkin bagaimana cara mengelola rasa sakit pasca operasi caesar kedua.

Biasanya, obat-obatan setelah operasi caesar akan dimasukkan melalui cairan infus. Setelah tubuh lebih kuat, obat-obatan bisa dimasukkan secara oral.

Advertisement

Selebihnya, ibu perlu tahu cara mengatasi rasa sakit di rumah dan bagaimana cara memulihkan luka caesar berdasarkan rekomendasi dari dokter.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement

Populer

View Non AMP Version
Exit mobile version