Nasional

Halaqah Nasional Alim Ulama Akan Dibuka Presiden Jokowi

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dipastikan akan membuka kegiatan Halaqah Nasional Alim Ulama yang digagas Majelis Dzikir Hubbul Wathon (MDHW) 13-14 Juli 2017 di Hotel Borobudur Jakarta.

Kesiapan Presiden Jokowi tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj, usai bertemu dengan Presiden di Istana Negara, Selasa (11/7/2017). Dalam pertemuan tersebut hadir pula Rais Aam PBNU KH Ma’ruf Amin, Wakil Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Sekretaris Jenderal Presidium MDHW Hery Haryanto Azumi.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dipastikan akan membuka kegiatan Halaqah Nasional Alim Ulama yang digagas Majelis Dzikir Hubbul Wathon (MDHW) 13-14 Juli 2017 di Hotel Borobudur Jakarta.

Kesiapan Presiden Jokowi tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj, usai bertemu dengan Presiden di Istana Negara, Selasa (11/7/2017). Dalam pertemuan tersebut hadir pula Rais Aam PBNU KH Ma’ruf Amin, Wakil Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Sekretaris Jenderal Presidium MDHW Hery Haryanto Azumi.

“Insya Allah Bapak Presiden hadir, mengingat sangat pentingnya kegiatan ini,” kata KH Said usai bertemu dengan Presiden di Istana Negara.

Ia menegaskan bahwa dirinya meminta khusus kepada Presiden agar bersedia datang dan membuka kegiatan Halaqah Nasional yang dihadiri sebanyak 500 lebih para kyai/habaib se-Indonesia tersebut.

Advertisement

Selain para ulama, KH Ma’ruf Amin, Rais Aam PBNU yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) menambahkan, MDHW juga akan mengumpulkan para pejabat, TNI, Polri, kelompok Islam nasional dan seluruh elemen bangsa lainnya.

Hubbul Wathon sendiri diartikan sebagai cinta tanah air. Menurutnya, acara kebangsaan ini sangat penting untuk menyatukan pandangan Islam dari sudut pandang kenegaraan, meninjau Pancasila dari perspektif Islam.

Dengan begitu, kata KH Ma’ruf, berbagai isu negatif seperti radikalisme, intoleran dan lainnya yang bisa merusak tatanan kebangsaan bisa ditangkal.

MDHW merupakan majelis yang menyuarakan khalayak untuk menguatkan kembali sendi-sendi kebangsaan melalui kombinasi ajaran Islam yang sarat akan nilai-nilai kehidupan dengan balutan nasionalisme. (sm/fid)

Advertisement

Populer

View Non AMP Version
Exit mobile version