MUI Tangsel Gelar FGD Peran Pemuda Lintas Agama Dalam Mewujudkan Kerukunan Umat Beragama

By: kabartangsel.com Kamis, 8 Oktober 2020

Kerukunan Umat Beragama harus terus dipelihara dan disosialisasikan kepada masyarakat agar tercipta masyarakat yang rukun dan moderat.

Demikian disampaikan Kepala Kantor Kemenag Tangsel, Abdul Rojak, pada acara Focus Group Discussion (FGD) Peran Pemuda Lintas Agama dalam Mewujudkan Kerukunan Umat Beragama, yang dilaksanakan pada Rabu (07/10/2020) bertempat di aula MUI Tangsel, Pamulang.

Acara yang diselenggarakan oleh MUI Tangsel tersebut dibuka oleh Walikota Tangsel yang diwakili oleh kepala Kesbangpol turut dihadiri oleh Ketua MUI Tangsel, KH. Saidih dan para peserta FGD.

Lebih lanjut Kepala Kantor mengatakan untuk mewujudkan masyarakat yang moderat ada 4 syarat yang harus dipenuhi, antara lain Sikap Terbuka, yaitu selalu menerima masukan, saran, dan siap menerima kritik.

“Selanjutnya sikap rasional, sikap tawadlu (rendah hati), dan selalu memberikan manfaat. Jika keempat hal tersebut dilakukan, maka akan terwujud umat beragama yang moderat,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Umum MUI Tangsel, KH. Saidih, dalam sambutannya mengatakan pemuda lintas agama adalah kelompok pemuda yang berasal dari berbagai agama seperti Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha dan Konghucu. Tujuan dibentuknya organisasi pemuda lintas agama adalah sebagai penggerak kerukunan umat beragama dari kalangan pemuda.

“Oleh karenanya, sebagai aktor sekaligus pelaksana kerukunan umat beragama, mereka harus memahami betul agamanya secara mendalam agar menjadi pemuda yang moderat dan toleran, sekaligus bisa menyampaikan pesan-pesan kerukunan melalui Medsos, seperti Facebook, Instagram, atau mungkin Tik-Tok, dengan catatan tidak mengandung sara,” ungkapnya.

Bertindak selaku Narasumber, M. Ikhsan Tanggok, membawakan materi “Peran dan Etika Pemuda Lintas Agama Dalam Berdakwah”, dan M. Nasharaudin Syarbini, membawakan materi “Peran Juru Dakwah Milenial Dalam Membina Umat Dengan Bingkai NKRI.”

Kegiatan FGD Peran Pemuda Lintas Agama Tangsel ini diikuti oleh 40 orang peserta dari unsur pemuda Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha dan Konghucu. (afm/fid)


Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

View Non AMP Version