Serpong

Persiapan SBMPTN, Pelajar NU Tangsel Menggelar BPUN

Pelajar Nahdlatul Ulama (NU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) menggelar Bimbingan Pasca Ujian Nasional (BPUN) 2017 sebagai persiapan mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Pondok Pesantren Ainurrahmah Linadhatil Ulama, Serpong, Senin (24/4/2017).

Acara yang belangsung selama 24 hari tersebut menggunakan metode pembelajaran pesantren. Adapun metode yang diterapkan kepada peserta hanya fokus dan intensif pada prediksi soal-soal SBMPTN dan diselingi dengan aspek pendidikan pesantren.

Acara pembukaan dihadiri oleh Habib Muhammad Al-Athos selaku pengasuh Pondok Pesantren Ainurrahmah Linadhatil Ulama, Randi Hamdani Ketua PC IPNU Tangsel, Wachid Ervanto perwakilan Mata Air Foundation dan para peserta BPUN.

Pelajar Nahdlatul Ulama (NU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang tergabung dalam  Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) menggelar Bimbingan Pasca Ujian Nasional (BPUN) 2017 sebagai persiapan mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Pondok Pesantren Ainurrahmah Linadhatil Ulama, Serpong, Senin (24/4/2017).

Acara yang belangsung selama 24 hari tersebut menggunakan metode pembelajaran pesantren. Adapun metode yang diterapkan kepada peserta hanya fokus dan intensif pada prediksi soal-soal SBMPTN dan diselingi dengan aspek pendidikan pesantren.

Acara pembukaan dihadiri oleh Habib Muhammad Al-Athos selaku pengasuh Pondok Pesantren Ainurrahmah Linadhatil Ulama, Randi Hamdani Ketua PC IPNU Tangsel, Wachid Ervanto perwakilan Mata Air Foundation dan para peserta BPUN.

Wachid Ervanto mengatakan, kosep pembelajaran BPUN yang berlangsung di pesantren merupakan hal yang berbeda, karena pembelajarannya  menggabungkan  aspek religius serta akademik.

Advertisement

“Dan juga mencerminkan pribahasa  menjaga tradisi lama yang baik dan mengambil tradisi baru yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Habib Muhammad Al-Athos selaku pengasuh berpesan agar para peserta berbaur dengan santri secara baik, karena peserta sudah merupakan bagian dari santri.

”Peserta BPUN sendiri sekalipun hanya beberapa hari di pesanteren telah  diangap sebagai bagian dari Santri Pondok Pesantren Ainurrahmah,” tuturnya. (pr/fid)

Advertisement

Populer

View Non AMP Version
Exit mobile version