Nasional
[SALAH] Video Surat Suara Sudah Tercoblos 01 Di Medan
Ketua Komisi
Pemilihan Umum (KPU) Sumatra Utara (Sumut), Yulhasni, menyatakan video itu
sebenarnya terjadi pada 2018 pada saat Pilkada Kabupaten Tapanuli Utara. Saat
itu menurut Yulhasni ada massa yang tidak puas dengan hasil rekapitulasi dan
mendatangi KPU Tapanuli Utara. “Jadi peristiwa itu sama sekali bukan peristiwa
yang ada di kota Medan. Dan kami pastikan sampai saat ini KPU Kota Medan itu
belum menerima surat suara presiden dan wakil presiden sampai sekarang,” ucap
Yulhasni.
=====
Kategori: False
Context
=====
Sumber: Pertanyaan
Anggota FAFHH (@Benni Eka Poetra, @Aroel Tanjung Liong, dan @Ridwan Mochtar),
Media Sosial Facebook, dan Youtube
https://www.facebook.com/nati.t.boti/videos/2545548258819858/
https://www.facebook.com/groups/1624585567575040/permalink/2360839407282982/
=====
Narasi:
1) Alloh murka.
Ruang lingkup KPU
tdk netral, terbongkar laknatulloh. Suara yang sudah tercoblos.
2) KPU medan di grebek
warga sedang mencoblos surat suara 01 kecurangan sudah mulai terlihat secara
nyata…keburukan petahana kebusukan rezim jokowi dan kualisi nya mulai
terbongkar.penguasa bangsat
3) KPU MEDAN
KETAHUAN CURANG MENCOBLOS 01. KETAHUAN RELAWAN 02 KITA KAWAL LBH TELITI KPU
DAERAH LAIN
KPU di Medan sudah
melakukan kecurangan dengan mencuri star untuk mencoblos 01. Di pergoki warga
pendukung 02… KECURANGAN SUDAH MULAI
DARI TIM JAENUDIN.. KITA KAWAL LEBIH TELITI KPU YG DI DAERAH LAINNYA
=====
Penjelasan:
Beberapa waktu
belakangan sempat viral sebuah video tentang telah tercoblosnya surat suara
untuk Pemilu 2019, khususnya untuk Pilpres 2019. Dikatakan dalam beberapa
narasi penyebarnya, surat suara itu telah tercoblos pada bagian Pasangan Capres
dan Cawapres Nomor Urut 01, Joko Widodo dan Ma’ruf Amin.
Atas beredarnya
video itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatra Utara (Sumut) pun angkat bicara.
Ketua KPU Sumut, Yulhasni, menyatakan video itu sebenarnya terjadi pada 2018
pada saat Pilkada Kabupaten Tapanuli Utara. Saat itu menurut Yulhasni ada massa
yang tidak puas dengan hasil rekapitulasi dan mendatangi KPU Tapanuli Utara.
“Jadi peristiwa
itu sama sekali bukan peristiwa yang ada di kota Medan. Dan kami pastikan
sampai saat ini KPU Kota Medan itu belum menerima surat suara presiden dan
wakil presiden sampai sekarang,” ucap Yulhasni.
Dia menyebut
teriakan 01 yang ada di dalam video itu tidak merujuk pada nomor urut
capres-cawapres untuk Pemilu 2019. Saat itu disebut Yulhasni karena massa
merasa ada kecurangan.
“Kalau misalnya
rekan-rekan mendengar suara teriakan 01 01 karena sebenarnya 01 itu yang mereka
protes. Karena memang petahana (di Pilkada Kabupaten Tapanuli Utara) kemarin
yang dianggap melakukan kecurangan dan KPU dianggap terlibat,” sebutnya.
Selain itu,
Yulhasni juga menjelaskan, amplop yang diangkat dalam video tersebut merupakan
amplop berisi surat C1 scan yang akan diunggah. “Jadi, amplop yang
diangkat-angkat itu sebenarnya adalah berisi surat C1 scan yang akan diunggah.
Jadi, bukan C1 yang sudah tercoblos untuk pasangan nomor urut tertentu,”
ungkapnya.
Sekali lagi,
Yulhasni menegaskan, video yang beredar merupakan informasi bohong atau hoaks.
“Kami jelaskan itu informasi bohong dan hoaks. Peristiwa itu terjadi di
pemilihan Kepala Daerah Bupati atau Wakil Bupati di Tapanuli Utara di 2018,”
katanya.
Sama halnya dengan
pernyataan Yulhasni, Ketua KPU Medan, Agussyah Ramadani Damanik, juga membantah
tuduhan bahwa video tersebut tentang surat suara untuk Pilpres 2019 yang sudah
tercoblos. Ia mengatakan, klaim narasi video itu tidak benar.
“Beredar video
seolah-olah terjadi kerusuhan di Kantor KPU Medan. Dan juga diisukan bahwa
surat suara Pilpres telah dicoblos. Kami menyatakan informasi itu sama sekali
tidak benar,” tegasnya.
Agussyah
memastikan surat suara tersimpan aman di gudang KPU Medan, tepatnya di lokasi
bekas Bandara Polonia Medan. Fasilitas itu mendapat penjagaan aparat kepolisian
selama 24 jam.
Dia pun mengimbau
kepada masyarakat, khususnya warga Kota Medan, untuk tidak mudah terprovokasi
dengan informasi bohong. “Jangan mudah terprovokasi dengan isu-isu yang tidak
benar. Mari sama-sama kita jaga kondusifitas kota kita ini dengan bersama-sama
kita berpikiran positif,” imbaunya.
=====
Referensi:
https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/848653885467148/
https://news.detik.com/berita/d-4451730/kpu-sumut-video-viral-surat-suara-tercoblos-01-di-medan-hoax
https://www.viva.co.id/pemilu/berita-pemilu/1126598-kpu-video-surat-suara-01-tercoblos-di-medan-hoax
https://www.merdeka.com/politik/video-kerusuhan-di-kpu-medan-dipastikan-hoaks.html
https://www.indopos.co.id/read/2019/03/03/167350/video-kerusuhan-kantor-kpu-medan-hoaks
https://tirto.id/kpu-sumut-tegaskan-isu-surat-suara-tercoblos-di-medan-adalah-hoaks-dihb