Connect with us

Opini

MEMBANGUN BANGSA DENGAN BERWIRAUSAHA

Refleksi HUT Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) KE – 41

Dulu kita mengenal pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberaniannya dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, atau pejuang yang gagah berani mengorbankankan jiwa dan raganya untuk “angkat senjata” demi kepentingan bangsa. Maka lahirlah istilah-istilah yang disebut pahlawan proklamasi, pahlawan revolusi dan pahlawan reformasi. Dan notabene pahlawan tersebut adalah kaum muda. Namun dalam era globalisasi saat ini pahlawan tersebut adalah para pengusaha muda.

Bagaimana tidak, saat ini tidak ada satu pun negara maju tanpa ditopang pertumbuhan entrepreneur/pengusaha.

Bahkan banyak anyak pengamat memprediksi Indonesia akan menjadi salah satu negara maju dalam beberapa tahu mendatang. Namun untuk menjadi negara maju, Indonesia harus didukung dengan kecukupan proporsi jumlah enterprenuer atau pengusaha muda, minimal 2% dari jumlah penduduk Indonesia. Jika tidak ditopang oleh jumlah pengusaha yang cukup harapan besar negara Indonesia yang lebih maju adalah sebuah “utopia”.

Advertisement

Ini menjadi sangat rasional, agar masalah kemiskinan dan pengangguran teratasi, setidaknya diperlukan 4 juta pengusaha baru di negara kita. Dengan munculnya para pengusaha, ada sebuah irisan yang bersambung bahwa lapangan kerja semakin terbuka lebar. Jika dari 4 juta pengusaha masing-masing membutuhkan 10 tenaga kerja saja, berarti akan ada 40 juta orang yang bisa dikaryakan. Dengan begitu pengangguran akan berkurang. Secara matematis, ketika pengangguran berkurang, tingkat kemiskinan pun akan mengikuti, berkurang juga.

Pada saat ini negara kita baru memiliki jumlah pengusaha 1,65 % dari jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 240 juta jiwa, baru sekitar 400 ribu yang memilih sebagai pengusaha, atau hanya sekitar 0,18%. Lainnya lebih memilih jadi karyawan atau pegawai negeri sipil alias PNS. Simak saja kalau ada pengumuman bukaan lowongan penerimaan PNS, pasti yang mendaftar puluhan ribu orang. Padahal slot yang tersedia hanya beberapa ratus orang saja. Demikian juga kalau ada lowongan di sebuah perusahaan, pasti banyak orang yang antre melamar. Ironisnya, ketika ada kesempatan untuk jadi entrepreneur/pengusaha atau pelatihan-pelatihan entrepreneur, peminatnya selalu sepi.

Jumlah pengusaha kita sangat jauh sekali bila dibandingkan dengan Negara-negara maju seperti Amerika Serikat yang memiliki jumlah pengusaha 12 %, Cina 10 %, Jepang 10 %, Singapura 7 %, bahkan kita kalah jumlah pengusaha dengan Negara yang pernah belajar ke Indonesia, yakni Malaysia yang memiliki jumlah pengusaha 5 %.

Dengan melihat perbandingan jumlah wirausaha di negara maju tdiatas, sangat wajar jika pertumbuhan perekonomian di Indonesia masih lambat, meskipun saat ini Indonesia adalah negara dengan tingkat pertumbuhan stabil. Oleh karena itu, pemerintah harus mengembangkan sektor kewirausahaan dan meningkatkan jumlah wirausahawan agar dapat berperan dalam mendukung ekonomi negara.

Advertisement

Apalagi kedepan persaingan bisnis semakin ketat dengan hadirnya Komunitas Ekonomi Kawasan ASEAN pada 2015. Maka Indonesia harus dapat memanfaatkan momentum dan menyiapkan diri untuk menghadapi berlangsungnya komunitas ekonomi kawasan ASEAN pada 2015 ini, salah satunya menumbuhkembangkan dan menciptakan para pengusaha muda.

Dengan hadirnya para pengusaha muda, akan tercipta stabilitas ekonomi nasional serta gempuran produk dari pihak asing menjadi stabil, karena lahirnya produk-produk kreatif dari para pengusaha muda nasional, Selain itu dengan hadirnya para pengusaha muda, angka pengangguran di Indonesia semakin menurun. Hal ini didasarkan pada data Kementrian Koperasi dan UKM bahwa gerakan kewirausahaan nasional telah mampu menekan angka pengangguran dari 6,1 persen menjadi kurang dari 5 persen pada 2013.

Namun harus diingat, pertumbuhan jumlah wirausahawan harus didukung oleh semua pihak, baik pemerintah, lembaga pendidikan, dan pengusaha termasuk organisasi pengusaha itu sendiri, seperti halnya organisasi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Organisasi pengusaha muda menjadi penting sebagai kawah candradimuka dalam memberikan instrument dan experience kepada pengusaha muda sebagai modal dasar bagi para wirausahawan.

Peran organisasi HIPMI, dalam hal ini dapat memotivasi kaum muda menjadi young entrepreneurs, yang merupakan bagian dari salah satu faktor pendorong pertumbuhan kewirausahaan. Siklus yang kemudian terjadi adalah dengan meningkatnya wirausahawan dari kalangan kaum muda akan mengurangi pengangguran, serta menambah jumlah lapangan pekerjaan. Untuk itu, kaum muda Indonesia harus merubah mindsite-nya, dari semangat mencari pekerjaan menjadi pencipta pekerjaan, dari semngat pekerja menjadi semangat berwirausaha.

Advertisement

Jadi sangatlah pantas bila pengusaha diberikan gelar pahlawan ekonomi bangsa, karena mereka juga ikut berkontribusi membangun bangsa menjadi maju dengan mengentaskan pengangguran dan kemiskinan. Oleh Karena itu, mari membangun bangsa dengan berwirausaha, mari menjadi pahlawan dengan menjadi pengusaha, sejak muda.

Tanto Warsono Arban

Ketua HIPMI Banten

tantowarsonoarban.com

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sport6 hari ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport6 hari ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport6 hari ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport6 hari ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional1 minggu ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan1 minggu ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport1 minggu ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan1 minggu ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan1 minggu ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan1 minggu ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan1 minggu ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan1 minggu ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional2 minggu ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional2 minggu ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional2 minggu ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional2 minggu ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Nasional2 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Nasional2 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Bisnis2 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional2 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Sport3 minggu ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Nasional2 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Populer