Banten
Komisi V DPRD Banten Upayakan Guru Honorer Negeri Lulus Passing Grade Terakomodir Dengan Baik

Komisi V DPRD Provinsi Banten menerima audiensi dari Forum Guru Honorer Negeri Lulus Passing Grade Seluruh Indonesia (FGHNLPGSI) bertempat di Ruang Rapat Komisi V DPRD Banten, Selasa (11/10/2022).
Turut hadir dalam rapat ini, Ketua Komisi V DPRD Banten Dr. Yeremia Mendrofa,ST.,MM., MBA., Sekretaris Komisi V DPRD Banten H. Dede Rohana Putra,SE.,M.Si., serta Anggota Komisi V DPRD Banten H. A. Jaini,S.Pd.,M.Si., dan Heri Handoko.
Di tempat yang sama, turut hadir pula Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Banten Lutfi dan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Taqwim, beserta jajaran.
Adapun pembahasan pada audiensi ini mengenai persoalan tentang guru honorer yang sudah lulus Passing Grade tetapi belum mendapatkan formasi.
Untuk diketahui, guru honorer yang lulus Passing Grade Pekerja Pemerintah Perjanjian Kontrak (PPPK) adalah sebanyak 1701 orang. Namun, berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Tahun 2022, yang terakomodir hanya 500 orang.
Ketua Forum Guru Honorer Negeri Lulus Passing Grade Seluruh Indonesia (FGHNLPGSI) Heti Kurnianingsih mengeluhkan, bahwa jumlah guru yang lulus PPPK masih belum bisa diakomodir dengan baik.
“Kami kecewa, kami ke sini menyampaikan aspirasi ini berharap dapat disampaikan kepada pihak yang lebih tepat dan mendapatkan solusi yang sesuai”, tuturnya.
Dijelaskan oleh pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten bahwa Surat Keputusan Gubernur tersebut dikeluarkan oleh pimpinan pejabat vertikal. Adapun jumlah formasi yang dapat diakomodir disesuaikan dengan APBD Provinsi Banten.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi V Dr. Yeremia Mendrofa mengatakan bahwa jumlah guru yang belum terakomodir itu dapat diangkat pada tahun berikutnya.
“Kami akan diskusikan dengan TAPBD mengenai perihal ini, yang dimana ini hanya tentang waktu, semoga 1201 orang yang belum terakomodir tersebut akan diangkat”, ucapnya.
Ia juga berharap persoalan ini dapat diselesaikan dengan sejelas-jelasnya dalam rangka meningkatkan semangat pengabdian dan mutu pendidikan di Provinsi Banten.
“Kami ingin kebutuhan formasi dari Dindikbud diinventarisir kembali dan mudah-mudahan guru yang lolos Passing Grade dapat terakomodir dengan baik sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan dan menerapkan semangat pengabdian di tempat kita masing-masing”, ujarnya.
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026
Sport2 minggu agoKlasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak
Nasional4 hari agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport5 hari agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Banten2 minggu agoHasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27
Sport2 minggu agoPersijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1
Banten2 minggu agoSTAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”
Sport2 minggu agoHasil Borneo FC vs Bali United 1-0 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27



































