Connect with us

Bisnis

Akhir Q2 Stabil, Coinbase Ramal Pasar Kripto Melejit di Q3 2025

Coinbase, salah satu bursa aset kripto terbesar di dunia, dalam laporan terbarunya bertajuk Coinbase Monthly Outlook April 2025, menyampaikan prediksi terkait kondisi pasar kripto dalam beberapa pekan ke depan. Menurut laporan tersebut, pasar aset digital diperkirakan masih akan mengalami volatilitas yang cukup tinggi dalam jangka pendek, setidaknya selama 4 hingga 6 minggu ke depan, atau hingga pertengahan Mei 2025. Fluktuasi harga ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor eksternal yang menciptakan ketidakpastian di kalangan pelaku pasar.

Salah satu faktor utama yang menjadi pemicu volatilitas tersebut adalah kondisi ekonomi global yang tengah diliputi ketidakpastian. Coinbase mencatat bahwa berbagai kebijakan tarif baru yang diberlakukan oleh sejumlah negara, serta ketegangan geopolitik yang memanas, khususnya dalam hubungan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok, turut memberi tekanan signifikan terhadap pasar aset digital. Selain itu, pelemahan nilai tukar Yuan Tiongkok (CNY) yang mencapai titik terendahnya dalam 18 tahun terakhir menambah beban bagi stabilitas ekonomi regional dan global, yang secara tidak langsung juga berdampak terhadap sentimen investor di pasar kripto.

Di tengah situasi tersebut, Coinbase mengingatkan para investor untuk tetap mewaspadai risiko pasar dalam jangka pendek, seraya memperhatikan dinamika makroekonomi global yang terus berkembang. Meskipun kondisi saat ini cenderung bergejolak, laporan itu juga menyoroti potensi stabilisasi pasar menjelang akhir kuartal kedua 2025. Coinbase optimistis, setelah periode penuh ketidakpastian ini, pasar kripto memiliki peluang untuk kembali menguat pada kuartal ketiga mendatang, seiring meredanya sejumlah isu global dan potensi kebijakan stimulus dari beberapa negara ekonomi utama.

Dalam beberapa waktu terakhir, pasar kripto mengalami tekanan signifikan yang ditandai dengan turunnya harga Bitcoin dan indeks COIN50 ke bawah rata-rata pergerakan 200 hari. Secara teknikal, kondisi ini kerap dipandang sebagai sinyal awal potensi memasuki fase bearish atau tren penurunan dalam siklus pasar aset digital. Fenomena ini turut memicu kekhawatiran di kalangan investor dan analis, mengingat rata-rata pergerakan 200 hari sering dijadikan indikator penting untuk membaca arah jangka menengah hingga panjang pergerakan harga aset kripto, khususnya Bitcoin sebagai aset utama di pasar ini.

Advertisement

Namun, di tengah kekhawatiran tersebut, Coinbase tetap menyampaikan pandangan yang cukup optimis dalam laporan terbarunya. Perusahaan memperkirakan bahwa tekanan harga yang saat ini terjadi bersifat sementara dan pasar berpotensi mengalami stabilisasi dalam beberapa bulan ke depan. Lebih spesifik, Coinbase memprediksi bahwa pergerakan harga aset kripto, termasuk Bitcoin dan indeks COIN50, akan mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan dan stabilisasi pada pertengahan hingga akhir kuartal kedua 2025, yakni sekitar bulan Mei hingga Juni. Proyeksi ini didasarkan pada potensi meredanya sejumlah faktor eksternal yang saat ini membebani pasar serta kemungkinan adanya respons kebijakan dari pelaku ekonomi global yang dapat membantu mengurangi ketidakpastian di pasar aset digital.

Prediksi positif terhadap pasar kripto pada paruh kedua 2025 tidak hadir tanpa dasar. Coinbase menyebut bahwa tren historis di pasar kripto, khususnya pasca-halving Bitcoin, cenderung menunjukkan pola penguatan signifikan beberapa bulan setelah peristiwa tersebut. Ditambah lagi, prospek kebijakan moneter yang lebih longgar dari bank sentral di berbagai negara, termasuk potensi penurunan suku bunga, diperkirakan akan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan pasar aset digital. Kondisi likuiditas global yang lebih baik ini diyakini dapat mendorong arus modal kembali masuk ke aset berisiko seperti kripto, seiring meredanya tekanan dari ketidakpastian makroekonomi global.

Selain itu, Coinbase menyoroti beberapa faktor pendukung lain yang bisa memperkuat reli kripto di kuartal ketiga 2025. Salah satunya adalah meningkatnya adopsi institusional terhadap aset digital, yang kian terlihat melalui peluncuran dan penerimaan produk Exchange-Traded Fund (ETF) berbasis kripto di berbagai pasar keuangan utama. Selain itu, kepastian regulasi di Amerika Serikat, yang selama ini menjadi salah satu faktor penahan pergerakan pasar, mulai menunjukkan arah yang lebih jelas. Laporan dari lembaga riset ternama seperti ARK Invest dan Morningstar turut memperkuat optimisme tersebut, dengan memproyeksikan adanya pertumbuhan signifikan di sektor aset digital dalam beberapa bulan mendatang. Tren penurunan imbal hasil obligasi pemerintah di kuartal kedua 2025 juga berpotensi mendorong investor untuk mencari alternatif investasi dengan imbal hasil lebih tinggi, termasuk di pasar kripto.

Kendati demikian, Coinbase tetap memberikan catatan penting bagi para investor untuk tidak terbawa euforia secara berlebihan. Perusahaan mengingatkan bahwa kondisi pasar di awal 2025 masih ditandai oleh sentimen negatif yang cukup kuat, dengan indeks ketakutan pasar kripto (Crypto Fear & Greed Index) menunjukkan level “Extreme Fear”. Oleh karena itu, meskipun potensi pertumbuhan pasar di paruh kedua tahun ini cukup besar, investor tetap disarankan menerapkan strategi manajemen risiko yang defensif. Langkah ini penting guna mengantisipasi kemungkinan adanya volatilitas lanjutan atau kejutan eksternal yang bisa memengaruhi pergerakan harga dalam waktu cepat.

Advertisement

Pergerakan harga Aset kripto, Saham Amerika Serikat, dan Emas Digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Aset Kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan kamu untuk mulai berinvestasi dan eksplor koin kripto lainnya, sebuah aplikasi investasi saham & kripto yang terpercaya dan aman yang dapat menjadi pilihan terbaik bagi para investor di Indonesia. Bagi para investor yang baru ingin memulai berinvestasi tidak perlu khawatir karena aset yang kamu miliki akan terjamin oleh perlindungan asuransi Sinar Mas sehingga terlindungi dari risiko cybercrime. Dan Nanovest juga telah terdaftar dan diawasi oleh BAPPEBTI, sehingga aman untuk digunakan. Bagi para penggiat investasi yang ingin menggunakan Nanovest, aplikasi ini sudah tersedia di Play Store maupun App Store Anda.

Pemerintahan12 jam ago

Kadiskominfo Tangsel Tubagus Asep Nurdin Raih Radar Banten Awards 2026 lewat Inovasi Tangsel One

Bisnis1 hari ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Banten2 hari ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport4 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport4 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Sport4 hari ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Sport4 hari ago

Hasil Borneo FC vs Bali United 1-0 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Banten4 hari ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport4 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Tangerang Selatan5 hari ago

PMI Tangsel Salurkan 16.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kelurahan Keranggan

Nasional5 hari ago

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana di Indonesia

Sport5 hari ago

Hasil PSM Makassar vs Persita Tangerang 2-2 di Pekan Ketiga BRI Super League 2026/27

Sport5 hari ago

Hasil Pertandingan PSM Makassar vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Unggul 1-0 di Babak Pertama

Sport6 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Pemerintahan6 hari ago

58 Daerah Tertarik Replikasi, Tangsel Siapkan Penandatanganan Kerja Sama Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak

Sport6 hari ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport7 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport7 hari ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport7 hari ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport7 hari ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 5 September: Persik Kediri vs Dewa United, PSIM Yogyakarta vs Persita, Bhayangkara FC vs Persebaya, dan Borneo FC Samarinda vs Persija Jakarta

Sport3 minggu ago

PSIM Yogyakarta vs Persita Tangerang: Pendekar Cisadane Punya Rekor Apik di Bantul

Banten2 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport7 hari ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport7 hari ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport7 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport7 hari ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport7 hari ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport7 hari ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Sport7 hari ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Nasional1 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Nasional1 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Politik2 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Nasional2 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Obituari1 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Tangerang Selatan2 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Nasional1 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Bisnis1 minggu ago

ParagonCorp dan BRIN Eksplorasi Mikroalga Lokal

Sport6 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Sport4 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Populer