Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan duka cita mendalam bagi para korban banjir bandang yang menerjang Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (16/9) malam, yang telah mengakibatkan lebih 50 orang meninggal dunia.
“Saya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh keluarga korban yang meninggal karena peristiwa,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan usai menghadiri Deklarasi dan Sosialisasi Keselamatan Berlalu lintas, di Jakarta International Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta, Minggu (17/3) sore.
Presiden mengaku telah mendapatkan laporan dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo, terkait bencana banjir bandang yang menerjang Sentani itu. Segera setelah itu, menurut Presiden, dirinya langsung menginstruksikan Kepala BNPB untuk langsung menuju lokasi terdampak dan mengoordinasi jalannya evakuasi para korban.
“Yang paling penting penanganan evakuasi secepat-cepatnya,” tegas Presiden Jokowi.
Selain itu, sebagai langkah preventif ke depannya, Presiden juga meminta laporan hal-hal lainnya terkait penyebab terjadinya bencana yang hingga saat ini sudah menimbulkan korban sebanyak puluhan jiwa itu. Hal itu diperlukan sebagai bahan masukan bagi pemerintah untuk menyiapkan upaya penanganan dari sisi hulu tidak hanya di Sentani saja, tapi juga di daerah-daerah lain di seluruh Indonesia.
“Ini saya kira penanganan hulu, kerusakan hulu, yang harus segera diselesaikan. Inilah ke depan yang ingin kita kerjakan,” tandasnya.
Korban 50 Orang
Mengutip siaran pers Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB pada 17 Maret pukul 11.05 WIB, tim SAR gabungan hingga kini terus melakukan evakuasi, pencarian, dan pertolongan bagi para korban. Hingga pagi tadi, tercatat sebanyak 50 orang meninggal dunia akibat bencana banjir bandang ini.
“Kepala BNPB telah melaporkan kepada Presiden dampak bencana dan penanganan bencana banjir bandang. Kepala BNPB bersama unsur dari kementerian/lembaga hari ini berangkat ke Sentani untuk memberikan pendampingan dan bantuan kepada Pemda Jayapura dan Papua,” tulis Sutopo.
Sport2 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Sport2 minggu agoTimnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2
Pemerintahan2 minggu agoKadispora Tangsel Mengundurkan Diri, Pemkot Tangsel Pastikan Pelayanan Dispora dan Persiapan Porprov Banten 2026 Tetap Berjalan
Nasional2 minggu agoMutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti
Sport2 minggu agoFAM Tuntut Penjelasan FIFA soal Perubahan Waktu Tambahan Indonesia vs Bangladesh
Nasional2 minggu agoPresiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya
Sport2 minggu agoTamatlah Sudah Alkisah Kami: Malaysia Cetak 6 Gol ke Gawang Singapura, tapi Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Sport1 minggu ago38 Peserta League Cup 2026/27











