Nasional
Kader Golkar Harus Kawal Kebijakan Partai Menangkan Prabowo-Hatta

Kebijakan DPP Golkar berkoalisi mendukung pencapresan Prabowo – Hatta sudah tepat. Ketua DPD Partai Golkar Nusa Tenggara Timur (NTT), Ibrahim Agustinus Medah, menyatakan, pasangan ini dinilai punya keberpihakan terhadap pengembangan ekonomi agraris. Dia menilai langkah Ketua Umum Golkar, Aburizal Bakrie (ARB) mendukung Prabowo dan Hatta Rajasa adalah bukti menjalankan amanah rapimnas dengan baik.
Rapimnas memutuskan ketua umum berhak menentukan langkah partai menentukan koalisi. Selain itu, pasangan Prabowo dan Hatta dinilai mampu membawa bangsa Indonesia lima tahun ke depan jauh lebih maju dan baik. “Golkar melihat kepemimpinan Parbowo yang tegas dan cerdas sehingga optimis memberikan dukungan,” ujarnya, saat dihubungi, Sabtu (24/5).
Menurutnya, Prabowo dinilai sangat pas memimpin Indonesia lima tahun ke depan. “Kita lihat segi kepemimpinan beliau kuat sekali sehingga pas untuk mengisi kesenjangan dalam negeri. Dia akan mampu membuat bangsa dan negara ini menjadi mandiri dan tidak terombang-ambing situasi dunia saat ini,” katanya.
Dia juga menilai, sosok Hatta Rajasa sangat pas mendampingi Prabowo. Ketua Umum PAN ini teknokrat sejati yang berpengalaman di pemerintahan dan mempunyai kemampuan mengendalikan ekonomi Indonesia.
Pengamat politik Konsep Indonesia (Konsepindo) Research and Consulting, Budiman, menyatakan, Golkar perlu fokus mengawal kebijakan ARB sebagai pemegang mandat rapimnas. “Kepentingan untuk memenangkan Prabowo dan Hatta adalah harga diri partai Golkar,” jelasnya. [ris/kt]
Nasional6 hari agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport1 minggu agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Banten2 minggu agoSTAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”
Nasional1 minggu agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport7 hari agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport5 hari agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Bisnis1 minggu agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM
Sport7 hari agoJadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober







































