Tangerang Selatan
MTsN 1 Tangsel Gelar Pelatihan SAGU SABU

PAMULANG (Kabartangsel.com) – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Tangsel menggelar pelatihan Sagu Sabu atau pelatihan Menulis Satu Guru Satu Buku, yang dilaksanakan pada Sabtu (25/01/2020) bertempat di aula MTsN 1 Tangsel.
Acara dibuka oleh Kepala Kantor Kemenag Tangsel, Abdul Rojak, dan dihadiri oleh Kepala MTsN 1 Tangsel, Ulik Widiantoro, Kepala MAN 1 Tangsel, Ridwan Fahmi Lubis, dan para guru madrasah.
Kepala Kantor dalam sambutannya memberi apresiasi atas diadakannya kegiatan tersebut.
“Pelatihan Menulis Satu Guru Satu Buku sangat baik dalam rangka meningkatkan kualitas guru di bidang literasi. Harus diakui bahwa budaya menulis di kalangan guru masih sangat minim. Guru hanya mengajar saja dan tidak biasa menulis, padahal kenaikan pangkat guru golongan IV harus membuat Karya Tulis Ilmiah,” tuturnya.
Kepala Kantor berharap melalui kegiatan tersebut para guru madrasah termotivasi untuk menulis dan membukukannya.
“Budaya menulis harus dimiliki oleh siapa pun termasuk di dalamnya para guru, kepala madrasah, pengawas, penghulu, penyuluh agama, bahkan pejabat sekali pun. Untuk bisa menulis harus diawali dengan rajin membaca,” tandas Kepala Kantor.
Sementara itu Kepala MTsN 1 Tangsel, Ulik Widiantoro menjelaskan kegiatan pelatihan menulis ini diikuti 108 orang. Peserta kegiatan tidak hanya guru-guru KemenagTangsel, tapi juga diikuti oleh kepala sekolah dan guru-guru di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Tangsel dan sekitarnya.
“Ada beberapa orang dosen, bahkan ada 12 di antaranya siswa madrasah yang ikut serta. Antusiame peserta mengikuti kegiatan ini sangat luar biasa,” jelas Ulik.

Pelatihan Sagu Sabu ini menghadirkan dua Narasumber, yaitu Istiqomah (Editor Senior Media Guru) dan Yuli Rachmawati (Instruktur Nasional Media Guru). Materi yang diberikan meliputi Pengetahuan Dasar Dunia Buku, Kiat Menembus Penerbit, Metode Menulis Buku, dan Praktik Menulis Buku.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan launching tiga buah buku karya kepala madrasah dan guru MTsN 1 Tangsel, yaitu Ulik Widiantoro dengan judul buku “Madrasah Pinggiran Tak Tersingkirkan”, N. Supriati dengan judul buku “Guru di Persimpangan Jalan”, dan dan Eti Muhamad dengan judul buku “Indonesia Aku Mencintaimu”. (Fid/Sumber: Kemenag Tangsel)
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026
Sport2 minggu agoKlasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak
Nasional3 hari agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib
Banten2 minggu agoHasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27
Sport4 hari agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Sport2 minggu agoPersijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1
Banten2 minggu agoSTAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

































