Connect with us

Lifestyle

4 Cara Mengatasi Trauma Akibat Kekerasan Batin dari Ibu Sendiri

Bagi orang yang mengalami kekerasan secara emosional, tidak jarang kesehatan mental mereka terganggu. Apalagi, jika pelecehan tersebut dilakukan oleh orangtua, terutama ibu sendiri. Kesedihan yang ditimbulkan pun bisa lebih dalam. Terapi menjadi salah satu cara untuk mengatasi dan memulihkan trauma. 

Trauma yang disebabkan oleh ibu sendiri

kekerasan seksual pada anak

Banyak masalah yang terjadi dalam hidup, salah satunya dibesarkan oleh ibu yang kasar secara emosional. Ia mungkin tidak peduli terhadap Anda, bersikap dingin, atau tidak menganggap Anda sama sekali. Hal itu tentu dapat memberikan luka yang cukup dalam. 

Anda mungkin menutup luka Anda rapat-rapat dan berjuang sendirian tanpa diketahui oleh orang lain.

Advertisement

Anda mungkin merasa bahwa orangtua Anda, khususnya ibu, bertanggung jawab atas apa yang Anda alami. Namun, Anda juga tetap harus bertanggung jawab untuk menemukan kebahagiaan sendiri, menemukan cara memulihkan trauma tersebut. 

Trauma mungkin tidak dapat dihilangkan, tetapi masih bisa diatasi dengan menyadari bahwa Anda harus bangkit dari keterpurukan. 

Oleh karena itu, ada beberapa cara agar Anda setidaknya bisa meringankan beban trauma dari masa kecil Anda. 

Cara mengatasi trauma akibat kekerasan emosional dari ibu sendiri

Seperti yang dilansir dari Good Therapy, terdapat empat cara yang mungkin bisa mengatasi mental Anda yang terpuruk. 

Advertisement

1. Mencintai diri sendiri

mencintai diri sendiri

mencintai diri sendiri

Berusaha menanamkan rasa cinta kepada diri sendiri terdengar mudah, tetapi ternyata sulit untuk dilakukan. 

Kenangan-kenangan buruk yang Anda miliki kadang muncul tanpa bisa dicegah. Hal itu membuat Anda kesulitan saat tengah berusaha mencintai diri sendiri.

Apalagi, lingkungan sekitar yang mungkin tak menunjukkan kasih sayang pada Anda juga membuat Anda semakin sulit mencintai diri sendiri. 

Pada saat Anda menjalani fase ini, Anda harus bersabar dan jangan terlalu keras terhadap diri sendiri. Cobalah untuk mengatakan kata-kata berikut kepada diri Anda sendiri. “Ini bukan salah saya, saya saja sudah cukup.” 

Advertisement

Mengapa kata-kata tersebut bisa mempengaruhi kesehatan mental Anda?

Ketika orangtua, khususnya ibu tidak berada di sekitar Anda dan berperan layaknya seorang ibu, Anda mungkin menyimpulkan bahwa Andalah penyebabnya. Anda merasa telah menjadi anak yang buruk.

Selain itu, mungkin ibu Anda sering memperlihatkan ekspresi ketidaksukaan kepada diri Anda. Mulai dengan memasang muka muram hingga berkata kasar.

Jika Anda telah melakukan introspeksi dan tak mengetahui apa masalahnya, kata-kata di atas merupakan salah satu cara mengatasi trauma akibat ibu Anda sendiri.

Advertisement

Dengan mengucapkannya, Anda bisa merasa merasa bahwa sebenarnya bukan Anda yang bersalah. 

2. Mengurangi kritik terhadap diri sendiri

tidak pantas sukses

tidak pantas sukses

Selain mencintai diri sendiri, salah satu cara mengatasi trauma akibat kekerasan dari orangtua sendiri adalah mengurangi kritik kepada diri Anda.

Pada saat kecil, mungkin Anda berpegang teguh kepada prinsip bahwa menjadi anak baik, pintar, dan berbakat bisa membahagiakan ibu Anda. Ketika hal itu tetap tak dapat menggugah hatinya, Anda merasa bahwa itu adalah salah Anda. 

Kritik dan menyalahkan diri sendiri atas kegagalan yang sebenarnya tidak akan sulit membuat Anda untuk maju. Itu sebabnya, mengurangi kritik terhadap diri sendiri perlu dilakukan untuk mengatasi trauma. 

Advertisement

Anda juga mungkin dapat bercerita apa yang terjadi pada Anda kepada orang-orang yang menurut Anda bisa dipercaya dan memberi masukan bijaksana. 

3. Menggunakan ‘alat’ untuk pemulihan

‘Alat’ sebenarnya maknanya cukup luas. Anda bisa mengikuti berbagai program terapi atau memakai jasa terapis untuk mempercepat proses pemulihan.

Beberapa medium yang bisa Anda gunakan sebagai cara mengatasi trauma akibat kekerasan emosional yang Anda terima, antara lain:

  • Jurnal atau buku harian sebagai ‘pelampiasan’ perasaan ketika tidak ada orang di sekitar Anda.
  • Aktivitas fisik agar perhatian Anda tidak terlalu terfokus pada trauma masa kecil tersebut. 
  • Mencari cara pemulihan trauma lainnya melalui situs di internet, buku, atau musik
  • Mengulangi setiap tahapan sampai otak Anda terlatih dan trauma dapat diatasi.

4. Membangun kepercayaan diri

cara memaafkan

cara memaafkan

Kekerasan emosional yang dilakukan seorang ibu dapat menurunkan kepercayaan diri anaknya. Mereka cenderung menarik diri dari pergaulan dan sulit berteman. 

Advertisement

Perilaku tersebut menyebabkan masalah baru, yaitu tidak berani menceritakan apa yang terjadi kepada Anda. Akibatnya, Anda akan semakin terasing.

Meningkatkan kepercayaan diri bisa menjadi salah satu cara untuk keluar dari trauma yang membelenggu selama ini. Hal ini juga berpengaruh terhadap kesehatan mental Anda. 

Sebenarnya, ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi trauma akibat kekerasan emosional yang Anda terima dari orangtua, terutama ibu Anda. Akan tetapi, yang paling penting adalah niat dari hati Anda.

Walau sulit, berusalah untuk melepaskan diri dari kenangan tersebut. Ingatlah bahwa kebahagiaan Anda ditentukan oleh diri sendiri, bukan orang lain, apalagi masa lalu Anda.

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Sport7 hari ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport7 hari ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport7 hari ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport7 hari ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional1 minggu ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan1 minggu ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport1 minggu ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan1 minggu ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan1 minggu ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan1 minggu ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan2 minggu ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan2 minggu ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional2 minggu ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional2 minggu ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional2 minggu ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional2 minggu ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Nasional2 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Nasional2 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Bisnis2 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional2 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Sport3 minggu ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Nasional2 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Populer