Connect with us

Lifestyle

Pertolongan Pertama Saat Tersengat Listrik

Tersengat listrik atau kesetrum adalah salah satu jenis kecelakaan berbahaya yang membutuhkan pertolongan darurat. Kecelakaan ini umumnya terjadi pada orang dewasa di lingkungan kerja dan anak-anak di rumah.

Lantas, apa yang harus dilakukan setelah kesetrum? Bagaimana cara pertolongan pertama pada korban kesetrum? Ketahui jawabannya pada ulasan berikut.

Langkah pertolongan pertama saat kesetrum listrik

Pertolongan pertama yang dilakukan saat Anda atau orang lain tersengat listrik bisa mengurangi dampak berbahaya tersebut.

Pasalnya, arus listrik yang mengalir pada tubuh bisa membakar jaringan sehingga menyebabkan kerusakan organ. Saat arus cukup besar, sengatan listrik pun bisa mengakibatkan kematian.

Advertisement

Melansir dari U.S. National Library of Medicine, berikut adalah pertolongan pertama pada kecelakaan saat tersengat listrik.

1. Mematikan sumber arus listrik

Ketika melihat orang lain tersengat listrik, pastikan untuk tidak langsung menyentuhnya.

Pertolongan pertama saat kesetrum listrik yang paling tepat adalah memutus aliran listrik yang menyambar tubuh korban.

Jika situasi cukup aman dan memungkinkan, Anda bisa mematikan sekring atau panel listrik yang menjadi sumber aliran listrik yang menyambar.

Advertisement

Saat Anda tersengat listrik, memang sulit bagi Anda untuk melakukan pertolongan pertama terhadap diri sendiri.

Namun, cobalah untuk semampu Anda melepaskan diri dari aliran listrik.

2. Dorong tubuh korban dengan benda isolator

Apabila Anda kesulitan mematikan sumber listrik, berusahalah untuk menjauhkan tubuh korban dari aliran listrik.

Ingat, hindari untuk menyentuh korban langsung dengan tangan kosong.

Advertisement

Anda bisa memanfaatkan benda-benda yang tidak dapat menghantarkan listrik yang terdapat di sekeliling, seperti karpet, sapu, meja, kursi, tongkat atau benda apa pun yang terbuat dari kayu, kertas, dan karet.

Saat menarik atau mendorong tubuh korban, hindari menggunakan bahan-bahan yang terbuat dari benda basah atau logam.

Pastikan menjaga jarak setidaknya 3 meter untuk mencegah sengatan listrik diteruskan ke arah Anda.

3. Cari pertolongan medis

Setelah berhasil melepaskan korban dari sengatan listrik, segera periksa keadaan korban, terutama pernapasan dan denyut nadi.

Advertisement

Anda perlu menghubungi nomor telepon darurat (118) untuk mendapatkan pertolongan medis darurat jika terjadi hal berikut:

  • sengatan listrik tinggi,
  • korban kesulitan bernapas,
  • detak jantung korban bertambah cepat,
  • korban kejang,
  • luka bakar di beberapa bagian tubuh,
  • korban muntah-muntah, dan
  • tidak merespons atau tidak sadarkan diri.

Pastikan Anda menceritakan dengan jelas kecelakaan kesetrum listrik yang terjadi. Jika memungkinkan, cari tahu seberapa kuat arus listrik yang menyambar.

Saat Anda sendiri yang tersengat listrik, jika Anda mampu, berteriaklah meminta pertolongan setelah berhasil lepas dari sengatan listrik.

Minta orang lain untuk menghubungi nomor telepon darurat atau ambulans jika mengalami sakit atau gangguan serius lainnya.

4. Periksa kondisi tubuh korban

Selama menunggu bantuan medis tiba, tetaplah bersama korban. Cobalah untuk memeriksa kondisi tubuh korban untuk mengetahui apakah terdapat luka bakar dan cedera.

Advertisement

Bersiaplah juga melakukan pertolongan pertama pada patah tulang.

Jika korban menunjukkan tanda-tanda syok seperti lemas, mual, bernapas cepat, dan wajah memucat, segera baringkan tubuh korban dengan posisi kaki lebih terangkat di atas kepala.

Apabila korban kehilangan kesadaran, cek segera pernapasan dan denyut nadinya.

Saat pernapasan melambat atau Anda tidak dapat merasakan pernapasan korban, lakukanlah resusitasi jantung paru atau CPR dan memberikan napas buatan.

Advertisement

Pastikan Anda juga menghangatkan tubuh korban dengan selimut atau pakaian apabila korban suhu tubuhnya menurun.

5. Mengatasi luka bakar karena kesetrum listrik

Sengatan listrik bisa menyebabkan luka bakar pada tubuh.

Saat hal ini terjadi, segera cegah luka bakar menyebar dengan melepaskan pakaian di sekitar bagian kulit yang terbakar.

Setelah itu, lakukanlah pertolongan pertama pada luka bakar dengan mendinginkan luka bakar dalam air mengalir. Jika cukup parah, rendamlah luka pada air selama beberapa waktu.

Advertisement

Balutlah luka bakar dengan kain kasa yang cukup tebal untuk mencegah kerusakan kulit yang lebih dalam dari gesekan udara luar.

Hindari menggunakan kain penutup yang lengket untuk membalut luka bakar.

Penyebab sengatan listrik

 

Tubuh manusia adalah penghantar listrik (konduktor) yang baik. Saat manusia kesetrum, listrik bisa dihantarkan ke seluruh tubuh sehingga kerusakan yang terjadi bisa sangat luas.

Advertisement

Sering kali kerusakan terbesar terjadi pada jaringan saraf, pembuluh darah, dan otot karena jaringan tersebut memiliki resistansi (kekebalan) paling rendah terhadap arus listrik. 

Beberapa penyebab paling umum tubuh kesetrum yaitu sebagai berikut.

  • Kontak dengan alat-alat listrik atau kabel yang tidak terlapisi oleh isolator.
  • Sambaran listrik dari kabel listrik tegangan tinggi.
  • Tersambar petir.
  • Kontak dengan mesin atau alat-alat elektronik.
  • Menyentuh sumber listrik dengan bahan logam lainnya.
  • Tersengat listrik karena banjir.

Efek berbahaya kesetrum listrik

 

Dibandingkan dengan luka bakar pada umumnya, sengatan listrik lebih berbahaya karena luka yang terlihat di permukaan sering kali tidak menggambarkan kondisi sebenarnya dari korban.

Berat atau ringannya kerusakan organ akibat sengatan listrik dipengaruhi oleh berbagai faktor. 

Advertisement

Faktor tersebut seperti lama kontak dengan arus listrik, seberapa kuat arus listrik, dan penyebaran aliran listrik di dalam tubuh.

Sengatan dari arus listrik yang lebih besar 200.000 ampere menyebabkan angka kematian yang tinggi walaupun waktu korban dengan arus listrik singkat.

Di bawah ini adalah beberapa bahaya yang timbul dari kesetrum listrik yang perlu Anda waspadai.

  • Jantung: penurunan atau peningkatan tekanan darah, kerusakan otot jantung, gangguan irama jantung, dan infark koroner.
  • Saraf: nyeri kepala, kelemahan, pembengkakan otak, gangguan status mental, insomnia, gelisah, kejang, koma, dan gangguan sumsum tulang.
  • Otot: kematian otot dan sindrom kompartemen.
  • Tulang: dislokasi sendi dan patah tulang.
  • Kulit: luka bakar akibat sengatan listrik.
  • Pembuluh darah: pembentukan gumpalan darah, gangguan pembekuan darah, dan pecahnya pembuluh darah.
  • Paru-paru: penumpukan cairan di paru, cedera otot paru, dan gagal napas
  • Ginjal: gangguan elektrolit, gangguan pH tubuh, dan gagal ginjal akut.
  • Penglihatan: peradangan dan perdarahan di bola mata, luka bakar kornea, dan katarak.
  • Pendengaran: peradangan tulang mastoid, gendang telinga robek, pendengaran berdenging, dan hilangnya pendengaran.
  • Kehamilan: kematian pada janin.

Melihat bahayanya yang tidak sepele, pertolongan pertama dibutuhkan ketika seseorang tersetrum listrik.

Adakah cara untuk mencegah kesetrum listrik?

 

Advertisement

Kecelakaan tersengat listrik bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, baik di rumah, tempat kerja, maupun luar ruangan.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara mencegah risiko tersengat listrik, baik untuk melindungi diri sendiri maupun saat menolong orang lain yang menjadi korban sengatan listrik.

Berikut adalah beberapa langkah untuk mencegah kesetrum dari sengatan listrik.

1. Hindari kontak langsung dengan sumber listrik

Jangan pernah menyentuh kabel atau peralatan listrik yang terbuka tanpa pelindung.

Advertisement

Pastikan tangan Anda kering dan gunakan alas kaki yang tidak menghantarkan listrik saat bekerja dengan peralatan listrik.

2. Periksa instalasi listrik secara berkala

Pastikan instalasi listrik di rumah atau tempat kerja diperiksa secara berkala dengan teknisi listrik.

Perbaiki segera kabel yang rusak atau terkelupas untuk menghindari risiko korsleting atau sengatan listrik.

3. Gunakan peralatan listrik sesuai petunjuk

Untuk mencegah kesetrum listrik, pastikan Anda selalu menggunakan peralatan listrik sesuai dengan petunjuk penggunaan.

Advertisement

Hindari mencabut colokan dengan menarik kabelnya dan jangan memasukkan benda logam ke dalam stop kontak.

4. Jauhkan anak-anak dari sumber listrik

Ajarkan anak-anak tentang bahaya listrik dan jauhkan mereka dari peralatan atau instalasi listrik.

Gunakan penutup stop kontak untuk mencegah anak-anak memasukkan benda ke dalamnya.

5. Jangan sentuh korban tanpa memastikan arus listrik sudah diputus

Jika melihat seseorang tersengat listrik, jangan langsung menyentuh korban sebelum memastikan arus listrik telah diputus.

Advertisement

Gunakan benda non-logam seperti kayu untuk menjauhkan korban dari sumber listrik jika pemutusan arus tidak memungkinkan secara langsung.

Perlu diingat, meski kesetrum listrik bisa diatasi, Anda juga bisa mencegah terjadinya kecelakaan ini. Hindarilah menyentuh kabel atau sumber listrik tanpa pelindung.

Pastikan juga sumber aliran listrik di sekitar Anda terlindungi dengan bahan isolator.

[key-takeaways title=”Kesimpulan “]

Advertisement
  • Tersengat listrik atau kesetrum merupakan kecelakaan berbahaya yang dapat menyebabkan kerusakan organ, luka bakar, hingga kematian, tergantung pada kekuatan arus listrik dan durasi kontak dengan tubuh.
  • Oleh karena itu, pertolongan pertama yang tepat sangat penting untuk mengurangi risiko fatal. Langkah penanganan meliputi mematikan sumber listrik, menjauhkan korban dengan benda isolator, mencari bantuan medis, memeriksa kondisi korban, dan menangani luka bakar.
  • Pencegahan tersengat listrik dapat dilakukan dengan menghindari kontak langsung dengan sumber listrik, rutin memeriksa instalasi, menggunakan peralatan listrik sesuai petunjuk, menjaga anak-anak dari bahaya listrik, dan memastikan keamanan sebelum menolong korban.

(Hello Sehat)

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sport8 jam ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Pemerintahan23 jam ago

Kadiskominfo Tangsel Tubagus Asep Nurdin Raih Radar Banten Awards 2026 lewat Inovasi Tangsel One

Bisnis2 hari ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Banten3 hari ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport4 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport4 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Sport5 hari ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Sport5 hari ago

Hasil Borneo FC vs Bali United 1-0 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Banten5 hari ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport5 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Tangerang Selatan5 hari ago

PMI Tangsel Salurkan 16.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kelurahan Keranggan

Nasional6 hari ago

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana di Indonesia

Sport6 hari ago

Hasil PSM Makassar vs Persita Tangerang 2-2 di Pekan Ketiga BRI Super League 2026/27

Sport6 hari ago

Hasil Pertandingan PSM Makassar vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Unggul 1-0 di Babak Pertama

Sport6 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Pemerintahan6 hari ago

58 Daerah Tertarik Replikasi, Tangsel Siapkan Penandatanganan Kerja Sama Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak

Sport7 hari ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport1 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Banten2 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport1 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Nasional1 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Politik2 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Nasional2 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Obituari1 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Tangerang Selatan2 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Sport4 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport5 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Bisnis1 minggu ago

ParagonCorp dan BRIN Eksplorasi Mikroalga Lokal

Sport7 hari ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport4 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Populer