Connect with us

Lifestyle

5 Pilihan Pengobatan untuk Napas Pendek Agar Lebih Nyaman

Apakah Anda sering merasa terengah-engah di sela-sela Anda bicara? Ini mungkin menandakan Anda punya napas yang pendek. Dalam dunia medis, kesulitan bernapas ini disebut sebagai dispnea. Meski begitu, napas pendek sebenarnya merupakan kondisi umum yang bisa dialami siapa pun dan kapan pun. Namun, tentu rasanya tidak nyaman karena sulit bernapas dengan lega. Lantas, apa pengobatan yang tepat untuk memulihkan kondisi napas pendek ini?

Apa penyebab napas pendek?

susah napas sulit napas berat

Sebelum mencari tahu pengobatan untuk napas pendek, sudahkah Anda paham alasan di balik kondisi ini? Ketika mengalami napas pendek, Anda mungkin merasa seolah persediaan udara di dalam paru-paru habis.

Biasanya terasa saat berlari cepat dengan jarak jauh, menaiki tangga, atau berolahraga aerobik. Padahal nyatanya, Anda hanya beraktivitas seperti biasa yang notabene tidak memerlukan pengaturan napas seperti saat sedang berolahraga.

Advertisement

Kondisi tersebut biasanya disebabkan oleh tekanan pada beberapa titik di otot, sehingga membuat napas seolah terbatas. Coba telaah kembali, mungkin di saat tersebut Anda sedang diselimuti oleh kecemasan yang kemudian memengaruhi kemampuan bernapas.

Selain itu, napas pendek bisa dipicu oleh beberapa hal seperti:

  • Berada di ketinggian
  • Kualitas udara yang buruk, seperti karena tercemar oleh asap maupun karbon monoksida
  • Suhu ekstrem
  • Usai melakukan latihan berat

Namun, dalam beberapa kasus, napas pendek ini juga bisa disebabkan oleh berbagai kondisi medis, meliputi:

  • Alergi
  • Asma
  • Keracunan karbon monoksida
  • PPOK atau penyakit paru obstruktif kronis
  • Serangan jantung
  • Pneumonia
  • Sumbatan pada saluran pernapasan

Kondisi napas pendek biasanya akan semakin menjadi-jadi jika Anda seorang perokok aktif. Maka itu, penting untuk mengenali pengobatan yang tepat bagi kondisi napas pendek ini.

Apa saja pengobatan rumahan untuk napas pendek?

sistem pernapasan manusia

sistem pernapasan manusia

Memiliki napas pendek yang datang sewaktu-waktu ini memang cukup mengkhawatirkan. Akan tetapi, jangan panik dulu, karena Anda bisa coba melakukan beberapa pilihan cara seperti:

1. Bernapas dalam-dalam

Mengambil napas dalam-dalam merupakan salah satu pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi napas pendek. Di sini, ada beberapa tahapan langkah yang harus Anda lakukan, yakni:

Advertisement
  • Posisikan tubuh berbaring, dengan meletakkan kedua tangan di atas perut.
  • Ambil napas sedalam mungkin melalui hidung, sampai seolah seluruh bagian paru-paru terisi penuh oleh udara.
  • Tahan napas selama beberapa detik, kemudian hembuskan napas melalui mulut.
  • Ulangi langkah tersebut selama 5-10 menit.

Cara yang satu ini bisa Anda lakukan selama beberapa kali dalam sehari, atau setiap kali kondisi napas pendek terasa mengganggu.

2. Gunakan teknik pursed-lip breathing

Selain bernapas dalam, teknik pernapasan lain yang bisa Anda lakukan yakni pursed-lip breathing. Sesuai dengan namanya, teknik ini melibatkan bibir alias melalui mulut untuk membantu mengatur laju pernapasan.

Terutama jika napas pendek yang Anda alami disebabkan oleh kecemasan, teknik ini akan sangat berguna. Berikut cara yang bisa dilakukan:

  • Posisikan tubuh duduk tegak di kursi dengan santai dan tidak tegang.
  • Bentuk bibir seperti kerucut, dengan menyisakan sedikit ruang untuk keluar masuknya aliran udara.
  • Ambil napas melalui hidung, lalu tahan selama beberapa detik.
  • Keluarkan perlahan melalui bibir selama sekitar 4 hitungan.
  • Ulangi langkah tersebut selama kurang lebih 10 menit, atau sampai laju pernapasan telah kembali membaik.

Sama seperti teknik pernapasan dalam, pushed-lip breathing juga bisa dilakukan kapan saja sebagai pengobatan untuk napas pendek. Ulangi terus teknik ini sampai keluhan yang Anda alami berangsur-angsur membaik.

3. Cari posisi yang paling nyaman

Mendapatkan posisi yang nyaman, entah saat berdiri, duduk, maupun berbaring, dapat membantu tubuh lebih rileks. Dengan begitu, proses pernapasan pun akan lebih mudah dilakukan.

Jika kondisi napas pendek yang Anda alami disebabkan oleh kecemasan maupun aktivitas olahraga, menemukan posisi yang nyaman tentu akan sangat membantu. Pilihan posisi berikut ini bisa Anda terapkan untuk memudahkan pernapasan:

Advertisement
  • Bersandar pada dinding ketika dalam posisi berdiri.
  • Berdiri dengan posisi tangan di atas meja, guna melepaskan bebas pada kaki.
  • Duduk di kursi, dengab kepala ditopang oleh tangan di atas meja.
  • Bebaring dengan posisi kepala dan lutut berada di atas bantal.

4. Gunakan uap hangat

Menghirup uap hangat ternyata bisa menjadi salah satu pengobatan untuk meredakan ketidaknyamanan karena napas pendek. Pasalnya, cara ini membantu membersihkan saluran hidung, sehingga melegakan sistem pernapasan.

Bukan itu saja. Uap panas tersebut juga bisa mencairkan lendir pada paru-paru. Alhasil, proses keluar masuknya udara saat bernapas pun akan jauh lebih mudah.

Anda hanya perlu menyiapkan wadah berisi air hangat, kemudian letakkan wajah di atas wadah tersebut. Selanjutnya, ambil napas dalam-dalam seperti biasa, sembari menghirup dan merasakan uap hangatnya.

Alangkah lebih baiknya untuk memastikan bahwa air pada wadah tidak terlalu panas, karena ditakutkan bisa melukai kulit wajah.

5. Gunakan kipas

Pilihan cara lainnya untuk memulihkan napas pendek yakni dengan menggunakan kipas angin. Ya, Anda bisa mengarahkan wajah beberapa langkah di depan kipas angin tersebut, kemudian bernapaslah seperti biasa.

Advertisement

Banyaknya jumlah udara yang bisa terhirup biasanya cukup efektif untuk membantu melancarkan pernapasan karena napas yang pendek.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Sport6 hari ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport6 hari ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport6 hari ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport6 hari ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional1 minggu ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan1 minggu ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport1 minggu ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan1 minggu ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan1 minggu ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan1 minggu ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan1 minggu ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan1 minggu ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional2 minggu ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional2 minggu ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional2 minggu ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional2 minggu ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Nasional2 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Nasional2 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Bisnis2 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional2 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Sport3 minggu ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Nasional2 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Populer