Connect with us

Lifestyle

5 Tips untuk Mengurangi Waktu Anak Menonton TV

Menonton TV seolah sudah menjadi rutinitas wajib harian anak. Sebenarnya sah-sah saja memperbolehkan anak untuk menyaksikan acara TV favoritnya. Hanya saja, ortu perlu tahu kalau durasi menonton TV yang terlalu lama itu kurang baik bagi kesehatan dan perkembangan anak. Nah, jangan ragu untuk mengurangi waktu anak menonton TV demi perkembangannya yang lebih optimal. Bagaimana caranya? Simak dalam ulasan ini, ya!

Cara mengurangi waktu anak menonton TV

Dampak dari menonton TV terlalu lama bisa mengakibatkan berbagai masalah kesehatan, contohnya obesitas, diabetes, dan tekanan darah tinggi. Bahkan bukan hanya itu, anak bisa saja mengembangkan sifat antisosial akibat terlalu asyik dengan kebiasaannya itu.

Atas dasar inilah, mengurangi waktu anak menonton TV mau tidak mau harus dilakukan para orangtua demi kebaikan buah hatinya. Di awal proses ini mungkin terasa agak sulit, apalagi bagi anak yang sudah terbiasa sering menonton TV.

Namun, jangan khawatir. Anda bisa menerapkan beberapa tips untuk mengurangi waktu anak menonton TV berikut ini.

Advertisement

1. Tetapkan batas waktu menonton TV

Idealnya, waktu anak untuk menonton TV sebaiknya disesuaikan dengan usianya. Berikut rincian waktu menonton TV untuk setiap usia anak, menurut American Academy of Pediatrics (AAP):

  • Bayi sampai usia 18 bulan: tidak disarankan menonton program TV apapun kecuali percakapan melalui video dengan keluarga lain yang tinggal jauh.
  • Balita usia 18-24 bulan: program TV khusus yang juga didampingi oleh orangtua atau orang terdekat.
  • Anak prasekolah usia 2-5 tahun: waktu menonton TV tidak lebih dari 1 jam sehari, yang juga didamping oleh orangtua.
  • Anak berusia 6 tahun ke atas: Tidak ada batas waktu khusus, selama tidak terlalu berlebih.

Jangan lupa, Anda disarankan untuk selalu mendampingi si kecil selama menonton TV. Jika sebelumnya si kecil sudah terbiasa untuk menonton TV cukup lama, perubahan waktu untuk mengurangi kebiasaannya ini memang tidak akan mudah.

Kuncinya, Anda bisa memulai dari hal-hal sederhana terlebih dahulu. Misalnya dengan melarang anak untuk makan sembari menonton TV, dan membatasi waktu menonton TV di hari sekolah bagi anak di atas 6 tahun.

2. Jelaskan dampak buruk terlalu lama menonton TV

menjelaskan mimpi basah anak

menjelaskan mimpi basah anak

Sebelum menerapkan aturan mengurangi waktu anak menonton TV, sebaiknya persiapkan alasan mengapa hal tersebut perlu dilakukan si kecil. Alih-alih membuat anak lebih patuh, menerapkan aturan tertentu tanpa disertai dengan alasan yang jelas justru bisa membuatnya enggan bahkan malas menaatinya.

Hindari juga berkata tidak ketika Anda melarang si kecil menonton TV. Cara ini tak efektif untuk membuatnya mengikuti perkataan Anda.

Itu karena anak belum paham betul mengapa dirinya harus menjalani aturan tersebut. Jadi, sebaiknya jelaskan secara perlahan bahwa terlalu lama menonton TV bisa berdampak buruk bagi kesehatan, otak, serta tubuh anak.

Advertisement

Hal ini bukan hanya berlaku saat Anda ingin mengurangi waktu anak menonton TV, tapi juga dalam aturan apa pun. Anda bisa menyampaikan dengan bahasa yang mudah dimengerti anak seusianya. Contohnya dengan mengatakan bahwa otak serta tubuh anak perlu istirahat sejenak, sehingga anak sebaiknya mengurangi waktu menonton TV.

3. Hindari meletakkan TV di kamar anak

menonton tv terlalu dekat

menonton tv terlalu dekat

Jika Anda benar-benar ingin mengurangi dan membatasi waktu anak menonton TV, ada baiknya untuk tidak meletakkan TV di dalam kamar anak. Bukannya membuat anak mau mematuhi aturan yang Anda buat, hal ini malah akan memicu keinginan anak menonton TV karena ada di hadapannya.

Sebagai solusinya, letakkan TV di ruang keluarga atau di ruangan lain yang bisa ditonton oleh seluruh anggota keluarga. Dengan begitu, Anda bisa selalu mengawasi selama anak menonton TV. Baik itu dari segi waktunya, maupun acara TV yang disaksikan anak.

4. Cari alternatif kegiatan lain yang menyenangkan

melatih anak mengorganisasikan sesuatu

melatih anak mengorganisasikan sesuatu

Ketimbang menghabiskan banyak waktu di depan layar kaca, coba ajak anak untuk melakukan kegiatan lain. Ambil contohnya bermain sepeda, menggambar, bermain bersama teman-teman sebayanya, atau membaca buku cerita yang sesuai dengan usianya.

Advertisement

Bila perlu, Anda bisa menanyakan pada anak kegiatan apa yang mereka sukai dan ingin lakukan, kecuali menonton TV.

5. Jadilah contoh yang baik bagi anak

anak menonton film berdasarkan umur

anak menonton film berdasarkan umur

Anak merupakan peniru yang ulung. Itu sebabnya, ketika diajarkan tentang suatu hal atau aturan tertentu, anak akan lebih mudah menaatinya dengan melihat perilaku Anda.

Dengan kata lain, perilaku Anda memiliki andil besar dalam menuntun perubahan pada tingkah laku anak. Sementara pengaruh dari ucapan yang Anda sampaikan mungkin tidak sebesar perilaku yang Anda contohkan.

Oleh karena itu, sebaiknya lakukan hal yang sama dengan mengurangi waktu Anda menonton TV, agar anak ikut tergerak untuk mencontohnya.

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Sport4 hari ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport4 hari ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport4 hari ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport4 hari ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional5 hari ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan5 hari ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport5 hari ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport5 hari ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport6 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport6 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport6 hari ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan6 hari ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan6 hari ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan6 hari ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan1 minggu ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan1 minggu ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional1 minggu ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional1 minggu ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional1 minggu ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional1 minggu ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Nasional1 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Banten3 minggu ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Sport1 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis3 minggu ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Nasional1 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Sport2 minggu ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Nasional1 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Populer