Connect with us

Lifestyle

6 Gejala Keracunan Makanan yang Harus Anda Waspadai

Kasus keracunan makanan paling sering disebabkan oleh kebiasaan jajan sembarangan. Anak-anak, ibu hamil, dan orang tua (lansia) paling rentan mengalami hal ini karena daya tahan tubuh mereka tidak sekuat orang dewasa sehat umumnya. Bila tidak segera ditangani, keracunan makanan bisa menyebabkan komplikasi serius. Lalu, apa saja gejala atau ciri-ciri keracunan makanan yang harus diwaspadai?

Bagaimana Anda bisa keracunan makanan?

Seseorang rentan keracunan sehabis mengonsumsi makanan atau minuman yang tidak steril; yang lokasi dan cara mengolah makanannya tidak terjamin bersih. Makanan-makanan ini dapat dicemari oleh kuman (entah itu bakteri, virus, maupun parasit) dari lingkungan sekitar, misalnya dari air kotor yang kemudian dipakai untuk mencuci bahan makanan atau peralatan masaknya.

Anda juga dapat mengalami keracunan apabila makanan yang Anda makan disiapkan dan diolah dengan tangan orang yang membawa kuman penyebabnya. Misalnya orang tersebut habis BAB tapi tidak cuci tangan dan langsung lanjut memasak.

Advertisement

Jenis makanan yang Anda makan pun dapat memicu keracunan apabila tidak diolah dengan tepat. Beberapa hidangan yang rentan menyebabkan keracunan antara lain salad sayur atau buah yang mentah, susu mentah (non-pasteurisasi), daging mentah, dan makanan lainnya yang dimasak tidak matang. 

Apa saja gejala keracunan makanan?

Kuman penyebab keracunan dapat masuk ke dalam tubuh lewat makanan dan minuman yang Anda konsumsi, kemudian memicu infeksi yang memunculkan berbagai gejala berikut:

1. Diare 

Diare merupakan salah satu ciri-ciri keracunan makanan yang paling umum. Diare bisa muncul beberapa jam setelah makan makanan yang terkontaminasi atau dalam 1-2 hari kemudian. 

Ciri diare yang menjadi gejala keracunan makanan biasanya berupa feses lembek berair, yang kadang mengandung ampas makanan; kadang tidak (hanya feses lembek).

Advertisement

Gejala ini muncul sebagai efek dari kuman yang menginfeksi sistem pencernaan. Infeksi membuat usus bekerja lebih keras, tapi tidak efisien menyerap makanan dan air dengan baik. Hal ini kemudian justru menyebabkan usus menarik cairan tubuh lebih banyak.

Kelebihan air tersebut akan menggenang di dalam usus sehingga mengakibatkan tekstur feses lembek atau cair tidak berbentuk. 

Diare pada dasarnya adalah upaya alami tubuh untuk mengeluarkan bakteri atau virus penyebab keracunan lewat feses.

2. Muntah dan mual

Mual dan muntah juga menjadi gejala keracunan makanan yang umum. Sama seperti diare, mual dan muntah sebetulnya adalah refleks alami tubuh untuk mengeluarkan kuman penyebab penyakit.

Advertisement

Infeksi memicu organ pencernaan memproduksi lebih banyak cairan yang membuat perut terasa tidak nyaman. Alhasil, Anda merasa mual dan bisa berakhir muntah-muntah. 

3. Perut mulas dan kram

Perut yang terasa mulas atau sakit melilit, bahkan kram, sering terjadi setelah Anda mengonsumsi sesuatu mengandung kuman. Sensasi mulas dan melilit muncul sebagai respon alami tubuh untuk merangsang keinginan BAB.

Saat bakteri, virus, atau parasit menyerang sistem pencernaan, perut akan memberi sinyal ke otak untuk memberi tahu ada sesuatu yang salah pada diri Anda. Pada gilirannya, otak akan memerintahkan otot-otot usus untuk mengejang dan melemas berulang kali.

Nah, proses tersebutlah yang membuat perut Anda terasa mulas atau kram. Kontraksi otot perut bertujuan untuk mendorong feses yang berisi kuman agar cepat keluar dari tubuh lewat anus.

Advertisement

Perut Anda dapat terasa sakit dan mulas hingga 1-3 kali sebelum akhirnya merasakan desakan untuk BAB.

4. Demam

Beberapa orang yang keracunan makanan kadang mengalami demam ringan.

Demam pada dasarnya adalah efek dari peradangan di dalam tubuh, yang terjadi saat sistem imun sedang aktif melawan infeksi. 

Di sisi lain, demam juga bisa menjadi cara tubuh untuk menaikkan suhu intinya akibat gejala keracunan makanan yang berupa muntah dan diare. Muntah dan diare menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan (dehidrasi). Jika dehidrasi terus berlanjut, hilangnya cairan tubuh dalam jumlah banyak dapat menurunkan suhu inti tubuh. Apabila tidak demam, penurunan suhu tubuh secara drastis justru dapat menyebabkan Anda mengalami hipotermia.

Advertisement

Demam tinggi umumnya merupakan ciri-ciri utama Anda sedang mengalami dehirasi parah akibat keracunan makanan.

5. Sakit kepala

Pusing dan sakit kepala bisa Anda rasakan sebagai gejala keracunan makanan selain muntah atau diare parah

Sakit kepala umumnya akan muncul apabila demam Anda tinggi. Komplikasi keracunan makanan berupa dehidrasi juga umumnya rentan menimbulkan sakit kepala.

6. Badan lemas

Proses terjadinya infeksi dalam tubuh dan segala macam gejala yang Anda rasakan selama keracunan makanan dapat membuat badan lemas.

Advertisement

Hal ini kemungkinan disebabkan oleh kadar elektrolit tubuh yang terkuras habis terbawa oleh feses cair dan cairan muntah. Padahal, cadangan elektrolit penting fungsinya untuk membantu kerja otot tubuh agar bisa berfungsi normal. Jika tubuh kekurangan kadar elektrolit, maka kemungkinan Anda bisa lemas tak bertenaga. 

Ciri-ciri keracunan makanan parah yang sampai dehidrasi

Sebetulnya keracunan makanan dapat sembuh dalam 1-3 hari dengan sendirinya. Namun, ini hanya berlaku apabila Anda mendapatkan pertolongan pertama yang tepat.

Gejala keracunan makanan yang tidak ditangani dengan baik sangat rentan menyebabkan dehidrasi parah. Dalam kasus ekstrim, dehidrasi bisa berakibat fatal yaitu kematian.

Jika Anda mengalami salah satu (atau lebih) ciri-ciri dehidrasi akibat keracunan makan berikut, segera ke dokter:

Advertisement
  • Tidak bisa menahan muntah sehingga cairan dalam tubuh selalu keluar
  • Muntah atau feses sampai mengandung darah
  • Diare yang dialami durasinya lebih dari tiga hari
  • Nyeri hebat atau kram perut parah
  • Suhu tubuh demam tinggi sampai 38 C
  • Haus yang berlebihan, mulut kering
  • Buang air kecil sedikit atau tidak sama sekalI
  • Penglihatan kabur, kelemahan otot dan kesemutan di lengan

Sebagai pertolongan pertama untuk mengatasi dehidrasi, Anda bisa minum lebih banyak air putih atau minum oralit. Bubuk oralit siap pakai dapat dibeli di apotek tanpa harus menebus resep dokter. Seduh bubuk oralit sesuai petunjuk di kemasannya, dan minum dua sampai tiga gelas dalam sehari. anda juga bisa cukupi kebutuhan cairan tubuh dengan minum makanan berkuah hambar, seperti sayur bayam bening. 

Apabila gejala keracunan makanan dan dehidrasi yang Anda alami cukup parah, dokter akan menganjurkan Anda untuk dirawat di rumah sakit dan mendapatkan infus cairan langsung ke pembuluh darah.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Sport3 hari ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport3 hari ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport3 hari ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport3 hari ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional4 hari ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan4 hari ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport5 hari ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport5 hari ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport5 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport5 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport5 hari ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan5 hari ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan5 hari ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan6 hari ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan1 minggu ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan1 minggu ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional1 minggu ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional1 minggu ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional1 minggu ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional1 minggu ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Nasional1 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Sport3 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional1 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Banten3 minggu ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport1 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis1 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Sport1 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis1 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis1 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis1 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis1 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Bisnis1 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis1 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Nasional1 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Nasional1 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Populer