Connect with us

Lifestyle

7 Penyebab Penyakit Jantung yang Mungkin Tak Anda Sangka

Penyakit jantung bermacam-macam, dari serangan jantung ringan hingga gagal jantung. Penyakit kronis ini memang menakutkan, pasalnya bisa mengancam nyawa seseorang. Memang, kebanyakan penyebab penyakit jantung adalah gaya hidup yang tak sehat. Namun, mungkin Anda tidak menduga ada beberapa hal yang ternyata bisa jadi faktor risiko penyakit jantung. Apa saja?

Berbagai penyebab penyakit jantung yang tak Anda duga

Adanya masalah dengan otot jantung, katup, atau bagaimana denyut jantung Anda dapat menjadi penyebab penyakit jantung seperti kardiomiopati, fibrilasi atrium, aritmia dan gagal jantung. Penyakit jantung bisa juga menyebabkan pengerasan pembuluh darah dan stroke.

Selain itu, gaya hidup sehari-hari yang tidak sehat, seperti kurang olahraga, dan merokok juga sering menjadi penyebab penyakit jantung. Tekanan darah tinggi, infeksi jantung, atau kelainan jantung bawaan juga bisa menjadi penyebabnya.

Namun, ada penyebab lain yang mungkin tidak pernah Anda duga. Berikut penyebab penyakit jantung lainnya.

Advertisement

1. Mobil, pesawat, dan kereta

Tingkat kebisingan suara bisa memengaruhi kesehatan jantung Anda. Mulai dari sekitar 50 desibel, yang setara dengan suara obrolan dan kebisingan lalu lintas dapat meningkatkan tekanan darah Anda dan kemungkinan gagal jantung.

Untuk setiap peningkatan 10 desibel, kemungkinan penyakit jantung dan stroke Anda juga akan meningkat. Hal ini mungkin terkait dengan bagaimana tubuh Anda bereaksi terhadap stres.

2. Jumlah anak yang dimiliki

keluarga bahagia

Wanita yang hamil lebih dari satu kali memiliki peningkatan risiko atrial fibrilasi, atau disebut juga sebagai a-fib. A-fib adalah detak jantung yang tidak teratur sehingga dapat menyebabkan pembekuan darah, stroke, dan komplikasi lainnya.

Advertisement

Sebuah penelitian melaporkan bahwa wanita yang hamil empat kali atau lebih mengalami peningkatan 30-50 persen mengalami a-fib dibandingkan dengan wanita yang tidak pernah hamil.

Selama kehamilan, jantung semakin membesar, hormon tidak seimbang, dan sistem kekebalan tubuh meningkat. Hal tersebut dianggap sebagai pemicu dari penyakit jantung. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami hubungan keduanya.

3. Kesepian

rasa kesepian depresi

Memiliki sedikit teman dan tidak merasa bahagia dengan hubugan pertemanan atau percintaan, akan membuat Anda merasa kesepian. Hati-hati, rasa kesepian ternyata dapat meningkatkan risiko Anda terkena penyakit jantung dan stroke.

Merasa kesepian sering dikaitkan dengan tekanan darah tinggi dan efek stres lainnya. Karena itu, sebaiknya perluas pertemanan Anda, misalnya dengan gabung dengan tim olahraga. Dengan begitu Anda akan mendapatkan manfaat dari olahraga dan mendapatkan lebih banyak teman.

Advertisement

4. Sering lembur

sering lembur

Orang yang bekerja setidaknya 55 jam per minggu lebih berisiko memiliki penyakit jantung dibanding orang yang bekerja selama 35-40 jam per minggu.

Hal ini bisa disebabkan karena tekanan pekerjaan di kantor. Semakin banyak Anda menghabiskan waktu untuk bekerja atau lembur, maka mungkin akan semakin banyak pikiran Anda. Anda menjadi lebih stres, lebih banyak duduk, dan kurang olahraga.

5. Penyakit gusi

penyakit gusi, serangan jantung

Penyakit gusi meningkatkan risiko penyakit jantung karena bakteri di gusi dapat menyebabkan peradangan atau pembengkakan didaerah gusi maupun pembuluh darah arteri.

Hal ini membuat arteri (pembuluh darah yang membawa darah dari jantung) mengalami penebalan akibat penumpukan plak. Kondisi ini disebut dengan aterosklerosis, yang membuat darah sulit mengalir ke jantung Anda. Kondisi inilah yang membuat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Advertisement

6. Nyeri bahu

3 Cara Mengatasi nyeri bahu

Sebuah penelitian dalam Journal of Occupational and Environmental Medicine, orang yang memiliki faktor risiko penyakit jantung, termasuk tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes, lebih mungkin mengalami nyeri bahu atau cedera rotator cuff.

Hubungan keduanya masih belum pasti, namun peneliti mengatakan bahwa mengobati tekanan darah tinggi dan faktor risiko lain juga dapat membantu meredakan rasa nyeri di bahu.

Penelitian sebelumnya juga menemukan bahwa orang dengan sindrom carpal tunnel, Achilles tendonitis, dan tennis elbow juga memiliki peningkatan risiko penyakit jantung.

7. Nonton tv terlalu lama

emboli paru

Tidak ada salahnya memang menonton tv sambil istirahat dan bersantai di rumah. Namun, jika nonton tv terlalu lama bisa menjadi penyebab penyakit jantung.

Advertisement

Jika Anda hanya berjam-jam di depan tv sambil ngemil dan dengan posisi yang itu-itu saja, ini dapat meningkatkan risiko Anda memiliki penyakit jantung.

Asosiasi Jantung di Amerika (American Heart Association) melaporkan bahwa diam dengan posisi yang sama dalam waktu yang lama adalah salah satu faktor risiko dari serangan jantung dan stroke.

Tubuh yang tidak aktif pada umumnya buruk untuk kesehatan Anda secara menyeluruh, terutama jantung. Ini membuat Anda rentan terhadap pembekuan darah.

Selain itu, saat Anda nonton tv sambil makan berlebihan, Anda mungkin akan mengemil junk food. Ini juga akan meningkatkan risiko Anda terhadap penyakit jantung.

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Sport6 hari ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport6 hari ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport6 hari ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport6 hari ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional7 hari ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan1 minggu ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport1 minggu ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan1 minggu ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan1 minggu ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan1 minggu ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan1 minggu ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan1 minggu ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional1 minggu ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional1 minggu ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional2 minggu ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional2 minggu ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Nasional2 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis3 minggu ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Nasional2 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Bisnis2 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional2 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Nasional2 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Populer