Cek Fakta
Cek Fakta: [SALAH] Kondisi Memanas antara Suku Dayak dengan Penduduk Cina di Kalimantan
![[SALAH] Kondisi Memanas antara Suku Dayak dengan Penduduk Cina di Kalimantan](https://kabartangsel.com/wp-content/uploads/2023/02/Cek-Fakta-SALAH-Kondisi-Memanas-antara-Suku-Dayak-dengan-Penduduk-jpeg.webp)
Hasil Periksa Fakta Gabriela Nauli Sinaga (Universitas Sumatera Utara)
Faktanya, video tersebut tidak ada kaitannya dengan hubungan masyarakat Suku Dayak dengan penduduk Cina di Kalimantan. Video ini adalah video Aksi Damai yang dilakukan oleh Pasukan Merah Tario Borneo Bangkule Rajang (TBBR) Kalimantan Tengah di depan Polda Kalteng, pada Kamis, 21 Oktober 2021 lalu.
Selengkapnya ada di penjelasan.
=====
[KATEGORI]: MISLEADING CONTENT/Konten Menyesatkan
=====
[SUMBER]: FACEBOOK
archive.fo/fgtti
https://www.facebook.com/groups/indonesiabersuara2021/permalink/3633688336858940/
=====
[NARASI]:
“BRAVO suku Dayak mempertahankan harga diri NKRI.untuk melindungi aset2 negara dr oligarki
=====
[PENJELASAN]:
Sebuah video beredar di media sosial Facebook dengan narasi yang menyebutkan bahwa kini kondisi antara masyarakat Suku Dayak dengan penduduk Cina di Kalimantan semakin memanas. Tampak masyarakat Suku Dayak dengan menggunakan pakaian adatnya, berkumpul dan berorasi di depan aparat keamanan. Unggahan dari akun Facebook bernama Naro Bancah ini juga menambahkan narasi bahwa aksi dari masyarakat Dayak tersebut merupakan contoh pertahanan terhadap harga diri NKRI dan aset-aset Negara.
Setelah dilakukan penelusuran dengan menggunakan alat pencarian gambar Google Search Image, ditemukan sebuah gambar yang mirip dengan video pada unggahan tersebut. Dalam keterangannya, ternyata gambar tersebut merupakan foto suasana Aksi Damai yang dilakukan oleh Pasukan Merah Tario Borneo Bangkule Rajang (TBBR) Kalimantan Tengah di depan Polda Kalteng, pada Kamis, 21 Oktober 2021 lalu.
Aksi ini dilakukan oleh Pasukan Merah TBBR sebagai bentuk kecaman terhadap pihak yang melakukan penghinaan dan pelecehan kepada organisasi mereka melalui media sosial.
“Pada hari ini kami ingin meminta keadilan kepada Polda Kalteng, agar pelaku ini bisa meminta maaf dan bersyukur atas hasil yang kami dapatkan hari ini. Pelaku datang dan meminta maaf kepada kami, dan semoga dengan kejadian ini menjadi pelajaran, sehingga tidak kembali terjadi hal seperti ini,” ucap Wakil Ketua Pengurus Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah, Kimang Damai.
Dengan demikian dapat disimpulkan, unggahan video dengan klaim bahwa kondisi masyarakat suku dayak dengan penduduk Cina di Kalimantan semakin memanas, merupakan hoaks kategori misleading content atau konten menyesatkan.
=====
[REFERENSI]:



Source:Turnbackhoaks
Sport2 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Sport2 minggu agoTimnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2
Pemerintahan2 minggu agoKadispora Tangsel Mengundurkan Diri, Pemkot Tangsel Pastikan Pelayanan Dispora dan Persiapan Porprov Banten 2026 Tetap Berjalan
Nasional2 minggu agoMutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti
Sport2 minggu agoFAM Tuntut Penjelasan FIFA soal Perubahan Waktu Tambahan Indonesia vs Bangladesh
Nasional2 minggu agoPresiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya
Sport2 minggu agoTamatlah Sudah Alkisah Kami: Malaysia Cetak 6 Gol ke Gawang Singapura, tapi Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Sport1 minggu ago38 Peserta League Cup 2026/27


































