Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau sekaligus untuk pertama kalinya mencoba proyek Mass Rapid Transit (MRT) di Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Selasa (6/11) pagi.
Tiba sekitar pukul 09.00 WIB, Presiden Jokowi yang mengenakan celana hitam dengan baju putih lengan panjang disambut sejumlah pejabat antara lain Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Setelah meninjau sejenak Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia, Presiden Jokowi didampingi para pejabat lainnya mencoba naik MRT dari Stasiun tersebut menuju ke Depo Lebak Bulus. Ini merupakan pertama kali, Presiden Jokowi menumpang MRT Jakarta yang direncanakan akan beroperasi tahun 2019 mendatang.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, uji coba MRT kali ini lebih difokuskan pada infrastruktur. Ia berharap, dengan uji coba bersama penumpang, petugas bisa lebih siap dalam menyiapkan MRT untuk beroperasi.
“Uji coba memaksa semua petugas itu terbiasa dengan ada penumpang. Saat ini semua petugas bekerja tanpa ada penumpang semata-mata untuk aspek infrastruktur. Januari-Ferbuari nanti harapannya sudah siap untuk dibuka untuk semua,” ucap Anies.
Sejauh ini, menurut Gubernur DKI Jakarta, progress pembangunan MRT itu sudah mencapai 97,08 persen, dan akan diteruskan hingga akhir Desember mendatang. (sk/fid)
Nasional1 minggu agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport1 minggu agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Nasional1 minggu agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport1 minggu agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport7 hari agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Bisnis1 minggu agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM
Sport1 minggu agoJadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober
Bisnis1 minggu agoIndustri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi












