Sport
Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sejumlah sanksi kepada Java United FC beserta pemain, pelatih, dan ofisialnya setelah pertandingan melawan Persija Jakarta. Persib Bandung juga dikenai denda akibat insiden perusakan fasilitas setelah menghadapi Persijap Jepara.
Keputusan tersebut tercantum dalam hasil sidang Komite Disiplin PSSI pada 24 dan 25 September 2026 untuk kompetisi BRI Super League 2026/2027.
Dalam sidang 24 September 2026, Komdis PSSI menjatuhkan sanksi kepada delapan pihak dari Java United FC terkait sejumlah pelanggaran dalam pertandingan melawan Persija Jakarta pada 19 September 2026.
Sementara itu, dalam hasil sidang 25 September 2026, Persib Bandung dikenai denda Rp50 juta atas tindakan pemainnya, Luka Menalo, yang merusak LED board dan kaca pintu ruang ganti setelah pertandingan melawan Persijap Jepara.
Hasil Sidang Komdis PSSI 24 September 2026: Java United FC Disanksi
Pertandingan Persija Jakarta melawan Java United FC pada 19 September 2026 menjadi dasar penjatuhan sejumlah sanksi disiplin. Pelanggaran yang dicatat meliputi penyalahgunaan kartu identitas, tindakan agresif, ucapan diskriminatif, intimidasi terhadap pengawas pertandingan, hingga kekerasan terhadap petugas media.
Berikut rincian sanksi yang dijatuhkan Komite Disiplin PSSI.
1. Java United FC Didenda Rp50 Juta karena Penyalahgunaan ID Card
Java United FC dijatuhi denda Rp50 juta karena penyalahgunaan kartu identitas atau ID Card ofisial tim.
Pelanggaran tersebut berkaitan dengan penggunaan ID Card ofisial Java United FC atas nama Ariq Iqbal Faizal oleh personel yang merupakan agen pemain dan pelatih. Selain itu, Antonio Teles yang tidak terdaftar dalam E-startlist tim memasuki OA, bench, dan ruang ganti Java United FC menggunakan ID Card tersebut.
Atas pelanggaran itu, Komdis PSSI menjatuhkan sanksi denda sebesar Rp50 juta kepada Java United FC.
2. Antonio Teles Didenda Rp50 Juta akibat Tindakan Agresif
Antonio Teles juga menerima sanksi berupa denda Rp50 juta.
Pelanggaran terjadi setelah pertandingan Persija Jakarta melawan Java United FC berakhir. Antonio Teles melakukan tindakan agresif berupa tendangan dan intimidasi terhadap ofisial Persija Jakarta ketika berada di area OA menuju ruang ganti.
Komdis PSSI menjatuhkan denda Rp50 juta atas tindakan tersebut.
3. Achmad Resal Octavian Diskors 10 Pertandingan dan Didenda Rp500 Juta
Ofisial Java United FC, Achmad Resal Octavian, menerima salah satu sanksi terberat dalam hasil sidang 24 September 2026.
Ia dinyatakan melakukan pelanggaran berupa ucapan diskriminatif ke arah bench Persija Jakarta pada menit ke-78 pertandingan.
Komdis PSSI menjatuhkan tiga bentuk sanksi kepada Achmad Resal Octavian, yakni skors selama 10 pertandingan, larangan memasuki stadion selama satu pertandingan, dan denda Rp500 juta.
4. Yance Sayuri Dilarang Bermain Empat Pertandingan
Pemain Java United FC, Yance Sayuri, dijatuhi larangan bermain selama empat pertandingan dan denda Rp50 juta.
Pelanggaran terjadi setelah pertandingan berakhir. Yance Sayuri melakukan intimidasi terhadap Pengawas Pertandingan yang sedang merekam insiden kerusuhan di area OA. Tindakan tersebut dilakukan dengan maksud dan tujuan menghapus bukti rekaman video.
Atas pelanggaran itu, Komdis PSSI menjatuhkan sanksi larangan bermain selama empat pertandingan serta denda Rp50 juta.
5. Yakob Sayuri Mendapat Sanksi Larangan Bermain Empat Pertandingan
Yakob Sayuri juga menerima sanksi larangan bermain selama empat pertandingan dan denda Rp50 juta.
Pelanggaran yang dilakukan Yakob Sayuri serupa dengan yang dicatat terhadap Yance Sayuri. Setelah pertandingan berakhir, ia melakukan intimidasi kepada Pengawas Pertandingan yang merekam insiden kerusuhan di area OA, dengan maksud dan tujuan menghapus bukti rekaman video tersebut.
Komdis PSSI menjatuhkan larangan bermain empat pertandingan dan denda Rp50 juta kepada pemain Java United FC itu.
6. Pelatih Fabio Araujo Lefundes Didenda Rp30 Juta
Pelatih Java United FC, Fabio Araujo Lefundes, dijatuhi denda Rp30 juta.
Ia dinyatakan melakukan tindakan kekerasan terhadap Media Officer Persija Jakarta ketika terjadi keributan di area OA.
Komdis PSSI menjatuhkan denda Rp30 juta atas pelanggaran tersebut.
7. Josmiro De Goes Dos Santos Sobrinho Didenda Rp30 Juta
Ofisial Java United FC, Josmiro De Goes Dos Santos Sobrinho, juga menerima denda Rp30 juta.
Pelanggaran yang dicatat terhadap Josmiro adalah melakukan tindakan kekerasan kepada Media Officer Persija Jakarta ketika terjadi keributan di area OA.
Sanksi yang dijatuhkan Komdis PSSI berupa denda Rp30 juta.
8. David Glen Oei Mendapat Teguran Keras
Ofisial Java United FC, David Glen Oei, menerima sanksi berupa teguran keras.
Ia dinyatakan mencoba menghalangi Pengawas Pertandingan ketika hendak melakukan pemeriksaan ID Card.
Berbeda dengan sejumlah pihak lainnya yang menerima sanksi denda atau larangan bermain, David Glen Oei dijatuhi teguran keras oleh Komdis PSSI.
Hasil Sidang Komdis PSSI 25 September 2026: Persib Bandung Didenda Rp50 Juta
Selain menjatuhkan sanksi terkait pertandingan Persija Jakarta melawan Java United FC, Komdis PSSI juga mengeluarkan keputusan disiplin untuk Persib Bandung.
Dalam hasil sidang pada 25 September 2026, Persib Bandung dijatuhi denda Rp50 juta atas pelanggaran yang melibatkan pemainnya, Luka Menalo.
Pelanggaran tersebut terjadi dalam pertandingan Persijap Jepara melawan Persib Bandung pada 20 September 2026 di kompetisi BRI Super League 2026/2027.
Pada saat pertandingan berlangsung, Luka Menalo melampiaskan emosinya dengan menendang LED board hingga rusak. Setelah pertandingan berakhir, ia juga melakukan perusakan kaca pintu ruang ganti hingga pecah.
Atas tindakan tersebut, Komdis PSSI menjatuhkan sanksi denda sebesar Rp50 juta kepada Persib Bandung.
Daftar Sanksi Komdis PSSI 24-25 September 2026
Berdasarkan keputusan yang dirilis pada 24 dan 25 September 2026, berikut rangkuman sanksi yang dijatuhkan kepada Java United FC dan Persib Bandung.
| Pihak yang Disanksi | Keputusan |
|---|---|
| Java United FC | Denda Rp50 juta |
| Antonio Teles | Denda Rp50 juta |
| Achmad Resal Octavian | Skors 10 pertandingan, larangan memasuki stadion 1 pertandingan, denda Rp500 juta |
| Yance Sayuri | Larangan bermain 4 pertandingan, denda Rp50 juta |
| Yakob Sayuri | Larangan bermain 4 pertandingan, denda Rp50 juta |
| Fabio Araujo Lefundes | Denda Rp30 juta |
| Josmiro De Goes Dos Santos Sobrinho | Denda Rp30 juta |
| David Glen Oei | Teguran keras |
| Persib Bandung | Denda Rp50 juta |
Total Denda dalam Hasil Sidang Komdis PSSI
Berdasarkan rincian keputusan tersebut, total denda yang dijatuhkan kepada Java United FC dan individu terkait dalam sidang 24 September 2026 mencapai Rp760 juta.
Jumlah tersebut terdiri atas denda Java United FC sebesar Rp50 juta, Antonio Teles Rp50 juta, Achmad Resal Octavian Rp500 juta, Yance Sayuri Rp50 juta, Yakob Sayuri Rp50 juta, Fabio Araujo Lefundes Rp30 juta, serta Josmiro De Goes Dos Santos Sobrinho Rp30 juta.
Sementara itu, Persib Bandung menerima denda Rp50 juta dalam sidang 25 September 2026.
Dengan demikian, total denda dari seluruh keputusan yang tercantum dalam dua hasil sidang tersebut mencapai Rp810 juta.
Besaran tersebut merupakan penjumlahan sanksi denda yang tercantum dalam data keputusan, tidak termasuk sanksi nonfinansial berupa skors, larangan bermain, larangan memasuki stadion, dan teguran keras.
Kesimpulan
Hasil sidang Komite Disiplin PSSI pada 24 dan 25 September 2026 mencatat sejumlah pelanggaran dalam kompetisi BRI Super League 2026/2027.
Java United FC dan sejumlah personelnya menerima sanksi atas pelanggaran yang terjadi saat menghadapi Persija Jakarta. Achmad Resal Octavian menerima denda terbesar, yakni Rp500 juta, disertai skors 10 pertandingan dan larangan memasuki stadion selama satu pertandingan.
Sementara itu, Persib Bandung didenda Rp50 juta akibat perusakan LED board dan kaca pintu ruang ganti yang dilakukan Luka Menalo saat menghadapi Persijap Jepara.
Keputusan tersebut menjadi bagian dari penegakan disiplin dalam kompetisi sepak bola Indonesia musim 2026/2027.
Nasional2 minggu agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport2 minggu agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Nasional2 minggu agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport2 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Sport2 minggu agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Bisnis2 minggu agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM
Bisnis2 minggu agoIndustri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi
Bisnis2 minggu agoBank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove































