Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada hari ini, Jumat (31/5), mendadak mengunjungi Stasiun Pasar Senen, Jakarta untuk meninjau situasi arus mudik Lebaran 1440 H.
“Ya melihat ini kereta ekonomi dari Senen menuju ke Madiun. Kita mau ngecek. Ya biasa, penuh tapi tidak sepadat yang saya bayangkan,” ujar Presiden saat memberikan keterangan kepada jurnalis usai peninjauan.
Setibanya di Stasiun Pasar Senen sekitar pukul 16.00 WIB, Presiden langsung menyapa masyarakat yang hendak pulang kampung untuk berlebaran. Masyarakat pun langsung menyambut kedatangan Kepala Negara dengan antusias. Tak sedikit dari mereka yang menghampiri untuk bersalaman dan berswafoto dengan Presiden.
Presiden kemudian melanjutkan peninjauan dengan berjalan menuju peron Stasiun Senen. Kepala Negara kemudian mengecek Kereta Api (KA) Brantas jurusan Pasar Senen Jakarta – Blitar Jawa Timur yang ada di jalur 3.
“Ya ini memang tidak semuanya ke Madiun. Ada yang turun di Solo, ada yang turun di Semarang, ada yang turun di Cirebon,” lanjut Presiden.
Presiden meyakini manajemen PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah sangat siap dalam menghadapi arus mudik Lebaran tahun ini. Menurutnya, untuk tahun ini jumlah pemudik naik sekitar empat persen dari tahun lalu.
“Saya kira jumlah (kenaikan) yang normal,” katanya.
Kepala Negara pun berpesan kepada para pemudik agar mereka tetap berhati-hati selama di perjalanan agar bisa bersilaturahmi dan berlebaran di kampung halaman masing-masing.
“Ya hati-hati sampai di kampung halaman. Silakan berlebaran, bersilaturahmi dengan seluruh keluarga dan handai taulan, kembali lagi dan kita bekerja semuanya,” pungkasnya.
Selama peninjauan di Stasiun Pasar Senen, Presiden tampak didampingi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Kepala Daop I PT KAI Dadan Rusdyansah. (bpmi/fid)
Nasional5 hari agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport6 hari agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Banten2 minggu agoSTAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”
Nasional6 hari agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport6 hari agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Bisnis2 minggu agoTransformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026
Bisnis6 hari agoIndustri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi
Bisnis6 hari agoBogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting












