Connect with us

Lifestyle

Werner Syndrome Bisa Sebabkan Penuaan Dini, Penyakit Apakah Ini?

Seiring bertambahnya usia, organ tubuh akan mengalami penuaan. Faktor dari lingkungan dan kebiasaan hidup tidak sehat juga dapat mempercepat penuaan. Akan tetapi, ada kelainan genetik yang gejalanya ternyata meniru penuaan dini. Kondisi tersebut dikenal dengan Werner syndrome. Kira-kira, sindrom apakah ini?

Mengenal Werner syndrome, suatu penyakit langka

Penuaan memang proses alami yang terjadi pada tubuh. Mulai dari rambut yang memutih hingga fungsi organ yang menurun. Nyatanya, tak hanya karena usia ataupun paparan radikal bebas, penuaan bisa terjadi akibat penyakit langka.

Terdapat sebuah kelainan genetik yang memiliki gejala seperti penuaan dini. Ya, penyakit ini disebut dengan sindrom Werner syndrome (sindrom Werner).

Penyakit ini merupakan membuat seseorang mengalami proses penuaan secara cepat. Sindrom ini merupakan jenis progeria yang paling umum.

Advertisement

Progeria atau Hutchinson-Gilford Progeria Syndrome (HGPS), biasanya dapat dideteksi sejak bayi berusia 10 bulan hingga 1 tahun. Sementara, Werner syndrome baru akan memunculkan gejala setelah memasuki masa pubertas.

Apa saja gejala Werner syndrome?

Sumber: Werner Syndrome

Awalnya, anak dengan sindrom ini dapat tumbuh seperti anak normal lain. Namun, setelah melewati masa pubertas, akan terjadi perubahan fisik yang sangat cepat.

Menurut National Institute of Health, berbagai gejala Werner syndrome yang umum terjadi adalah:

  • Bertubuh pendek
  • Rambut beruban dan suara serak
  • Kulit menjadi tipis dan keras
  • Bagian lengan dan kaki sangat kurus
  • Terdapat penumpukan lemak abnormal di bagian tubuh tertentu
  • Hidung menjadi runcing seperti paruh burung

Selain perubahan fisik, orang dengan sindrom ini juga akan merasakan masalah kesehatan yang biasanya menyerang lansia, seperti:

  • Katarak pada kedua mata
  • Diabetes tipa 2 dan borok kulit
  • Aterosklerosis
  • Pengeroposan tulang (osteoporosis)
  • Pada kasus tertentu dapat menyebabkan kanker

Orang dengan sindrom Werner rata-rata dapat hidup hinga usia akhir 40 atau 50 tahun awal. Umumnya, kematian disebabkan oleh aterosklerosis dan kanker.

Apa penyebab sindrom Werner?

Penyebab utama dari sindrom Werner adalah kelainan genetik akibat mutasi gen WRN yang bermasalah. Gen WRN merupakan penghasil protein Werner yang bertugas untuk memelihara dan memperbaiki DNA.

Selain itu, protein tersebut juga membantu proses mereplikasi DNA untuk pembelahan sel.

Advertisement

Pada orang dengan kelainan ini, protein Werner yang ada lebih pendek dan fungsinya abnomal sehingga dipecah lebih cepat dibanding protein yang normal.

Akibatnya, muncul masalah pertumbuhan dan penumpukan DNA yang rusak sehingga menimbulkan gejala penuaan lebih cepat dan masalah kesehatan.

Bagaimana cara menangani Werner syndrome?

Hingga kini, tidak ada pengobatan khusus yang dapat menyembuhkan Werner syndrome. Pengobatan yang kini dilakukan hanyalah kombinasi pengobatan sesuai dengan gejala spesifik yang dialami pasien.

Dokter akan bekerja sama dengan spesialis untuk mengobati kondisi pasien, seperti:

Advertisement
  • Ahli ortopedi untuk mengobati gangguan kerangka, otot, sendi, dan jaringan tubuh yang bermasalah.
  • Spesialis kesehatan mata untuk mengatasi katarak
  • Ahli endokrin untuk membantu mengurangi gejala diabetes
  • Spesialis kesehatan jantung untuk mengobati kelainan jantung dan pembuluh darah

Selain pemberian obat, pasien juga akan direkomendasikan untuk mengikuti terapi. Terapi ini membantu pasien untuk meningkatkan kualitas hidupnya dengan penerapan gaya hidup sehat.

Selain itu, pasien juga akan menjalani beberapa proses pembedahan untuk mengangkat katarak atau pengangkatan sel kanker.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Sport6 hari ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport6 hari ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport6 hari ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport6 hari ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional1 minggu ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan1 minggu ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport1 minggu ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan1 minggu ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan1 minggu ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan1 minggu ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan1 minggu ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan1 minggu ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional2 minggu ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional2 minggu ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional2 minggu ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional2 minggu ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Nasional2 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Nasional2 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Bisnis2 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional2 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Sport3 minggu ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Nasional2 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Populer