Connect with us

Lifestyle

Apa Penyebab dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Beberapa penyakit tertentu, biasanya menggunakan perbedaan kronis dan akut untuk menggambarkan keparahan kondisinya. Entah mengenai bagaimana kondisinya, maupun seberapa lama penyakit tersebut telah berlangsung. Suatu penyakit tergolong kronis ketika telah berlangsung dalam waktu lama dan masih bertahan sampai sekarang. Lantas, bagaimana dengan maag? Bisakah maag berkembang menjadi kronis?

Apa itu maag kronis?

sakit maag parah

Perlu diketahui dulu sebelumnya, bahwa sebenarnya maag bukan suatu penyakit. Maag adalah sebutan khusus untuk menunjukkan berbagai gejala yang berhubungan dengan gangguan pada organ pencernaan.

Itulah mengapa sebenarnya ada berbagai penyakit yang menjadi penyebab maag. Mulai dari tukak lambung, irritable bowel syndrome (IBS), infeksi perut karena bakteri, GERD atau refluks asam lambung, dan radang lambung (gastritis).

Advertisement

Namun, dari kesemua penyakit tersebut, kondisi akut dan kronis biasanya hanya dialami oleh radang lambung alias gastritis saja. Dengan kata lain, istilah maag kronis tersebut disebabkan oleh peradangan lambung gastritis kronis.

Maag dikatakan telah kronis ketika sering kambuh di beberapa waktu. Kondisi ini biasanya telah berlangsung dalam waktu yang cukup lama, dan masih terus bertahan sampai sekarang.

Apa penyebab maag kronis?

bahaya alkohol

bahaya alkohol

Maag kronis yang diakibatkan oleh gastritis mengarah pada berbagai kondisi yang menimbulkan peradangan di lapisan lambung.

Bukan hanya karena peningkatan produksi asam saja, berikut beberapa hal yang menyebabkan gastritis sehingga mengarah pada maag:

Advertisement

1. Infeksi bakteri H. pylori

Infeksi yang disebabkan oleh bakteri Heliobacter pylori bisa menimbulkan iritasi dan luka pada lapisan lambung. Ini merupakan salah satu penyebab paling umum dari gastritis kronis, yang bisa ditularkan melalui makanan, air, air liur, maupun cairan tubuh lainnya.

2. Iritasi pada lapisan lambung

Sama halnya seperti infeksi bakteri, beberapa kebiasaan yang berlangsung terus-menerus juga bisa menimbulkan luka pada lambung, seperti:

  • Penggunaan obat non-steroid anti-inflamasi (NSAID) jangka panjang, misalnya aspirin, ibuprofen, dan naproxen.
  • Stres parah.
  • Paparan radiasi.
  • Refluks empedu karena cairan empedu masuk ke dalam lambung.
  • Terlalu sering dan banyak minum alkohol.

3. Reaksi autoimun

Reaksi autoimun bisa menyebabkan gastritis, karena sistem kekebalan tubuh justru menyerang lapisan dinding lambung yang tidak bermasalah. Kondisi ini lambat laun menyebabkan sel-sel pada lapisan pelindung dinding lambung tersebut rusak.

Salah satu sel yang rusak yakni sel parietal, yang bertugas untuk menyerap vitamin B12. Maka secara tidak langsung, reaksi autoimun ini menyebabkan gangguan terkait proses penyerapan vitamin B12. Tubuh kemudian bisa mengalami anemia karena kekurangan B12, atau disebut anemia pernisiosa.

Apa saja gejala maag kronis?

maag saat liburan

maag saat liburan

Gastritis yang menjadi awal penyebab maag kronis biasanya cenderung susah disadari karena gejalanya muncul bertahap. Maag karena gastritis yang disebabkan oleh infeksi bakteri H. pylori biasanya tidak menimbulkan gejala khusus.

Advertisement

Akan tetapi, secara keseluruhan, berikut berbagai gejala yang muncul ketika maag kronis karena gastritis kambuh:

  • Nyeri atau sakit perut di bagian atas
  • Perut kembung
  • Mual dan muntah
  • Muncul rasa terbakar di perut
  • Nyeri perut setelah makan
  • Merasa cepat kenyang dan perut penuh
  • Kehilangan selera makan
  • Mudah sendawa
  • Berat badan menurun

Berbagai gejala maag kronis karena gastritis tersebut bisa terasa sekaligus bersamaan, atau hanya beberapa di antaranya saja.

Bagaimana pengobatan untuk mengatasi maag kronis?

obat euthyrox adalah

obat euthyrox adalah

Perkembangan maag kronis karena gastritis ini memang berlangsung secara bertahap. Namun, jika tidak segera diberikan perawatan yang tepat, kondisi ini bisa berkembang semakin parah.

Tanpa pengobatan, lama-kelamaan dinding lambung akan menipis dan akhirnya menimbulkan pendarahan. Bila terus dibiarkan, maag kronis akibat grastitis ini akan menyebabkan anemia.  

Namun Anda tak perlu cemas, bukan hanya satu, tapi ada beragam pengobatan yang bisa diberikan untuk mengatasi maag karena gastritis ini. Semua pengobatan tersebut nantinya akan disesuaikan kembali dengan penyebab yang mendasari maag karena gastritis kronis ini.

Advertisement

Anda tidak hanya dianjurkan untuk menghindari segala penyebab yang bisa membuat kondisi ini kembali kambuh. Sebaiknya, didukung juga dengan konsumsi obat-obatan yang tepat guna meringankan gejala sekaligus menghentikan kekambuhannya.

Singkatnya, pengobatan maag kronis biasanya tergantung pada penyebab awal kondisi ini. Nah, berikut ini beberapa obat maag kronis karena gastritis yang bisa diminum untuk membantu mengatasi keluhan sesuai dengan penyebabnya:

1. Antasida

Antasida adalah salah satu pilihan obat yang bisa diminum untuk meredakan gejala maag kronis karena gastritis. Cara kerjanya yakni dengan menurunkan jumlah produksi asam, menetralkan asam pada lambung, serta menghambat naiknya asam ke kerongkongan.

Obat ini bisa Anda dapatkan dengan mudah di apotek terdekat dengan sediaan tablet kunyah dan cairan. Aturan minumnya ada dua, bisa saat perut dalam keadaan kosong, atau setelah diisi makanan.

Advertisement

Antasida dianjurkan untuk diminum beberapa jam sebelum makan atau 1 jam setelah makan.

2. H-2 receptor blockers

Obat H-2 receptor blockers bertugas untuk menurunkan jumlah produksi asam pada lambung. Contoh obat ini yaitu ranitidine (Zantac®), yang bisa diminum dalam kondisi perut kosong atau terisi makanan.

Obat ini bisa diminum sekitar 1-2 kali sehari, di waktu sebelum makan, setelah makan, atau menjelang tidur.

3. Proton pump inhibitors (PPI)

Obat PPI bisa membantu meredakan gejala maag kronis karena gastritis, dengan cara menurunkan produksi asam dari lambung. Dosis obat ini biasanya jauh lebih kuat ketimbang antasida dan h-2 receptor blockers.

Advertisement

Contohnya meliputi omeprazole (Prilosec®) dan lansoprazole (Prevacid 24 HR®) untuk dosis rendah. Sedangkan obat PPI dengan dosis yang lebih kuat hanya bisa didapatkan atas persetujuan dokter.

4. Antibiotik

Antiobiotik tidak boleh digunakan sembarangan. Obat ini sebenarnya bukan bertujuan langsung untuk mengobati maag kronis.

Namun, jika maag kronis karena gastritis diawali oleh infeksi bakteri H. pylori, dokter biasanya meresepkan pemberian antibiotik. Contohnya seperti klaritromisin (Biaxin) dan amoksisilin (Amoxil, Augmentin, atau lainny) atau metronidazol (Flagyl).

5. Suplemen

Maag kronis karena gastritis yang dipicu oleh reaksi autoimun memang belum bisa diobati secara khusus. Namun, Anda bisa menggunakan suplemen tambahan untuk mengobati kekurangan vitamin B12 yang memicu munculnya reaksi autoimun.

Advertisement

Suplemen tambahan untuk memenuhi kebutuhan vitamin B23 bisa melalui tablet minum, suntikan, atau infus intravena.

Apakah maag kronis bisa dicegah?

gaya hidup sehat untuk diabetes

gaya hidup sehat untuk diabetes

Maag kronis karena gastritis ini hanya bisa dicegah dengan meminimalisir penyebab awalnya. Misalnya dengan mengurangi atau menghilangkan sama sekali minum alkohol, konsumsi obat NSAID, stres, dan lain sebagainya.

Setelah semua penyebab tersebut dihilangkan secara perlahan, otomatis dapat mencegah kemungkinan kambuhnya maag kronis. Namun dalam pengobatannya, Anda dianjurkan untuk tidak hanya menghentikan kebiasaan yang memicu kondisi tersebut saja.

Melainkan juga tetap diiringi dengan minum obat-obatan yang bisa membantu meredakan gejalanya. Sebab jika tidak diobati dengan cepat dan tepat, maag kronis karena gastritis ini berisiko berkembang semakin parah.

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Sport6 hari ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport6 hari ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport6 hari ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport6 hari ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional7 hari ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan1 minggu ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport1 minggu ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan1 minggu ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan1 minggu ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan1 minggu ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan1 minggu ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan1 minggu ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional1 minggu ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional1 minggu ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional2 minggu ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional2 minggu ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Nasional2 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis3 minggu ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Nasional2 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Bisnis2 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional2 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Nasional2 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Populer