Connect with us

Lifestyle

Anak Makan Makanan Mentah, Sehat Atau Malah Berbahaya?

Meskipun sering dianggap lebih alami dan menyehatkan, makanan mentah tetap berisiko menyebabkan gangguan pencernaan. Lalu, amankan jika anak dengan sistem kekebalan tubuhnya masih berkembang makan makanan mentah?

Kapan anak boleh makan makanan mentah?

Makanan mentah umumnya rendah kalori, tinggi serat, dan masih memiliki nutrisi lengkap karena belum melalui pengolahan sama sekali. Anda juga akan memperoleh berbagai vitamin yang biasanya larut oleh air atau hilang dalam proses pemasakan.

Meski begitu, tidak semua orang bisa makan makanan mentah dengan aman.  Mengacu pada Food and Drug Administration (FDA), makanan mentah sebaiknya tidak diberikan kepada kelompok yang berisiko tinggi mengalami gangguan kesehatan.

Advertisement

Kelompok berisiko tinggi terdiri atas orang-orang yang lebih mudah kena penyakit. Mereka juga membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh, perawatan lebih intensif, dan lebih berisiko mengalami komplikasi yang berbahaya.

Orang-orang yang tidak disarankan makan makanan mentah adalah wanita hamil, anak kecil, lansia, dan orang yang kekebalan tubuhnya menurun. Sistem kekebalan tubuh mereka tidak cukup kuat melawan bakteri pada makanan mentah.

Perkembangan sistem kekebalan tubuh anak berlangsung perlahan hingga usia 2-3 tahun. Pada usia 4-6 tahun, sistem kekebalan tubuh anak mulai menyerupai orang dewasa. Perkembangan kembali meningkat saat anak mencapai masa pubertas.

Sekalipun alami dan menyehatkan, Anda sebaiknya tidak membiarkan anak makan makanan mentah sebelum sistem kekebalan tubuhnya betul-betul berkembang. Setelah berusia 5-6 tahun, barulah Anda dapat memperkenalkan jenis makanan ini dengan aman.

Advertisement

Bahaya makan makanan mentah bagi anak

Makanan mentah menyimpan banyak bakteri dan virus penyebab penyakit. Berdasarkan jenis makanan dan mikroba di dalamnya, berikut adalah sederet gangguan kesehatan yang mengintai anak jika makan makanan mentah:

1. Penyakit tifoid (tipes) dan muntaber

Ini merupakan salah satu penyakit yang umum terjadi jika makan makanan mentah, termasuk pada anak-anak.

Infeksi bakteri Salmonella adalah penyebab utama penyakit tifoid dan muntaber. Bakteri ini terdapat pada telur, ikan, buah yang belum dicuci, daging unggas yang belum dimasak, serta air yang terkontaminasi.

Gejala utama dari infeksi Salmonella adalah demam, nafsu makan menurun, pusing, diare, serta mual dan muntah. Jika tidak ditangani, penderita dapat mengalami dehidrasi parah yang membahayakan jiwa.

Advertisement

2. Diare

Anak yang makan makanan mentah berisiko lebih tinggi mengalami diare. Penyebab utama diare adalah infeksi bakteri E. coli dari makanan terkontaminasi. Bakteri ini paling banyak terdapat pada daging, sayuran, dan susu mentah yang belum dipasteurisasi.

Orang dewasa biasanya akan sembuh dalam beberapa hari. Namun, anak-anak dapat mengalami komplikasi berupa dehidrasi berat. Pada kasus yang parah, diare bisa mengakibatkan sindrom hemolitik uremik yang ditandai dengan kegagalan fungsi ginjal.

3. Hepatitis A

Makan makanan mentah juga membuat seseorang, termasuk anak Anda, berisiko terkena Hepatitis A.

Hepatitis A ditularkan melalui makanan dan air yang terkontaminasi. Virus ini banyak terdapat pada makanan laut, sayuran mentah, serta makanan yang lama berada dalam suhu ruang tanpa dipanaskan kembali.

Advertisement

Gejala penyakit hepatitis A di antaranya nyeri perut, urine berwarna gelap, kulit tampak kekuningan, demam, serta mual dan muntah. Penyakit ini juga dapat menyebabkan penurunan nafsu makan, nyeri otot, dan timbulnya ruam gatal pada kulit.

Berbeda dengan orang dewasa, anak-anak belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang sempurna. Alih-alih memberikan manfaat, makan makanan mentah justru dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan bagi anak.

Jika Anda ingin mengenalkan makanan mentah pada anak, tundalah hingga sistem kekebalan tubuhnya terbentuk sempurna. Hal ini bertujuan agar anak bisa memperoleh manfaat makanan alami tanpa perlu cemas akan risiko gangguan kesehatan.

Kabartangsel.com

Advertisement

Source

Sport6 hari ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport6 hari ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport6 hari ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport6 hari ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional7 hari ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan1 minggu ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport1 minggu ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan1 minggu ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan1 minggu ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan1 minggu ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan1 minggu ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan1 minggu ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional1 minggu ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional1 minggu ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional2 minggu ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional2 minggu ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Nasional2 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis3 minggu ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Nasional2 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Bisnis2 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional2 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Nasional2 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Populer