Connect with us

Lifestyle

Cara Mengobati Kanker Esofagus yang Paling Umum

Ada banyak cara untuk mengobati kanker esofagus. Namun, dokter biasanya menentukan cara mengobati kanker esofagus yang paling cocok untuk Anda setelah melakukan sederet tes dan pemeriksaan fisik terlebih dulu. Dokter juga akan mempertimbangkannya berdasarkan tingkat stadium kanker dan kondisi kesehatan tubuh Anda keseluruhan. Agar lebih jelas, berikut beragam cara mengobati kanker esofagus yang paling sering dilakukan dokter.

Beragam cara mengobati kanker esofagus

Kerongkongan adalah tabung berotot yang berfungsi sebagai saluran penghubung antara mulut dan lambung. Kanker esofagus merupakan jenis kanker yang menyerang sel-sel di kerongkongan.

Kanker umumnya muncul pertama kali di lapisan dalam (mukosa) kerongkongan. Lambat laun kanker dapat berkembang ke otot dan bagian terluar esofagus, dan dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya. Kanker esofagus dapat menyebar ke kelenjar limfa, pembuluh darah, paru-paru, hati, lambung, dan tulang. Itu sebabnya, pengobatan kanker esofagus harus cepat dan tepat.

Berikut adalah berbagai cara mengobati kanker esofagus yang paling sering dilakukan dokter.

Advertisement

1. Operasi

operasi kanker tenggorokan

Operasi menjadi perawatan terbaik untuk mengangkat tumor yang tumbuh di kerongkongan. Setiap pasien mungkin membutuhkan teknik operasi yang berbeda-beda. Hal ini disesuaikan dengan ukuran dan lokasi tumor, stadium kanker, serta kesehatan pasien secara menyeluruh.

Berikut pilihan operasi untuk mengobati kanker esofagus.

Operasi kecil

Bila tumor yang tumbuh di kerongkongan masih sangat kecil dan belum menyebar ke bagian lainnya, dokter dapat melakukan operasi kecil dengan teknik endoskopi.

Advertisement

Endoskopi dilakukan dengan cara memasukkan sebuah tabung panjang, tipis, dan fleksibel yang dilengkapi dengan kamera kecil dan senter di ujungnya melalui mulut.

Prosedur ini nantinya dapat memperlihatkan kondisi dalam kerongkongan Anda, sekaligus mengikis, memotong, atau menghilangkan lapisan jaringan abnormal yang tumbuh di sana.

Cara mengobati kanker esofagus dengan endoskopi biasanya melibatkan bius lokal agar Anda tidak merasakan sakit. Obat bius dapat diberikan dalam bentuk semprotan atau permen supaya kerongkongan Anda mati rasa.

Esofagektomi

Esofagektomi adalah cara mengobati kanker esofagus yang dilakukan dengan mengangkat sebagian atau semua kerongkongan pasien. Bila diperlukan, dokter juga dapat mengangkat jaringan sehat dan kelenjar getah bening terdekat untuk memastikan bahwa sel kanker benar-benar hilang.

Advertisement

Esofagogastrektomi

Esofagogastrektomi dilakukan dengan mengangkat kerongkongan, kelenjar getah bening terdekat, serta sebagian besar organ perut Anda.

Setelah prosedur selesai, dokter akan melakukan operasi rekonstruksi. Bagian perut yang tersisa akan ditarik ke atas dan disambungkan kembali ke kerongkongan.

Operasi kanker kerongkongan memiliki risiko komplikasi serius, seperti infeksi, perdarahan, dan kebocoran esofagus. Itu sebabnya, dokter akan sangat hati-hati dalam menentukan prosedur operasi yang harus dijalani pasien.

2. Kemoterapi

obat kemoterapi kanker tenggorokan

obat kemoterapi kanker tenggorokan

Cara mengobati kanker esofagus yang paling umum adalah kemoterapi. Kemoterapi adalah cara pemberian obat-obatan kimia berdosis tinggi lewat suntikan atau bisa diminum langsung untuk mematikan sel kanker yang ada di tubuh.

Advertisement

Berhubung obat kemoterapi memiliki dosis yang tinggi, obat ini tak boleh diminum sembarangan. Hanya dokter yang dapat menentukan jenis dan dosis obat yang aman untuk diminum pasien.

Pasien dapat menggunakan obat-obatan kemoterapi sebelum atau setelah menjalani operasi. Dokter juga dapat mengombinasikan kemoterapi dengan terapi radiasi supaya hasil pengobatan kanker yang dijalani pasien akan lebih maksimal.

Sama seperti prosedur medis lainnya, kemoterapi juga mempunyai potensi efek samping dari yang ringan hingga berat. Kabar baiknya, kebanyakan efek samping kemoterapi hanya terjadi selama masa pengobatan saja. Begitu pasien selesai menjalani perawatan kemoterapi, efek sampingnya akan mereda atau bahkan menghilang.

Berikut beberapa kemungkinan efek samping perawatan kemoterapi yang perlu Anda waspadai.

Advertisement
  • Rambut rontok
  • Mual dan muntah
  • Badan lemah, lesu, dan tidak bertenaga
  • Nyeri otot dan sendi
  • Nafsu makan menurun
  • Mati rasa atau sensasi kesemutan pada tangan dan kaki
  • Lebih mudah untuk terkena sariawan

Jangan ragu berkonsultasi ke dokter untuk menanyakan potensi efek samping dari setiap prosedur medis yang sedang Anda jalani.

3. Terapi radiasi

efek samping radioterapi

efek samping radioterapi

Hampir sebagian pasien kanker dianjurkan untuk menjalani terapi radiasi. Terapi radiasi atau radioterapi adalah cara pengobatan kanker menggunakan pancaran sinar-X berenergi tinggi yang ditargetkan langsung ke area tubuh yang ditumbuhi sel kanker.

Cara mengobati kanker esofagus dengan radioterapi ada dua pilihan. Pertama, dengan mesin X-ray yang disebut external beam radiation. Kedua, ditanam di sebelah tumor menggunakan kateter atau jarum (brachytherapy).

Cara mengobati kanker esofagus ini paling sering digabungkan dengan perawatan kemoterapi. Biasanya pasien akan menjalani terapi radiasi sebelum operasi. Meski begitu, beberapa pasien juga ada yang menjalani terapi ini setelah selesai menjalani operasi pengangkatan tumor.

Terapi radiasi tidak selalu langsung berhasil membunuh sel kanker di dalam tubuh. Anda mungkin butuh mengulang beberapa kali sesi pengobatan ini sampai sel kanker benar-benar mati dan tidak tumbuh kembali. Lamanya waktu perawatan ini tergantung tingkat keparahan kanker dan kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan.

Advertisement

Selain membunuh sel kanker dan mengecilkan ukuran tumor, radioterapi bisa mengurangi risiko kekambuhan penyakit di kemudian hari.

Efek samping radioterapi yang paling umum adalah:

  • Kulit kering atau mengelupas
  • Sensasi panas atau terbakar di kulit yang terkena radiasi
  • Kulit yang terkena radiasi akan menghitam
  • Rambut rontok
  • Mual dan muntah
  • Nafsu makan menurun
  • Tubuh terasa lemas, lesu, dan tidak bertenaga

Pasien kanker esofagus yang masih dalam stadium awal mungkin hanya membutuhkan salah satu jenis pengobatan di atas. Namun, jika sel kanker sudah menyebar mungkin perlu kombinasi lebih dari satu jenis terapi. Maka itu, diskusikan lebih lanjut bersama dokter tentang pilihan cara mengobati kanker esofagus yang paling tepat untuk Anda.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Sport3 hari ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport3 hari ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport3 hari ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport3 hari ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional3 hari ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan4 hari ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport4 hari ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport4 hari ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport4 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport4 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport4 hari ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan5 hari ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan5 hari ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan5 hari ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan7 hari ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan7 hari ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional7 hari ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional7 hari ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional1 minggu ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional1 minggu ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Nasional1 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport1 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Sport3 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Banten3 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Nasional1 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport3 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Banten2 minggu ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport1 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport3 minggu ago

Hasil Borneo FC vs Bali United 1-0 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis1 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis1 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis1 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis1 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Bisnis1 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Populer