Connect with us

Lifestyle

Ciri Bayi Kekurangan Zat Besi dan Cara Mengatasinya

Tidak hanya orang dewasa, bayi juga membutuhkan asupan zat gizi, salah satunya adalah zat besi. Kekurangan zat besi tentu bisa berpotensi mengganggu tumbuh kembang bayi. Kenali ciri bayi Anda kekurangan zat besi dan cara mengatasinya dengan tepat.

Kebutuhan bayi akan zat besi

Sebelum membahas bagaimana ciri bayi yang kekurangan zat besi, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dulu bagaimana kebutuhan zat besi untuk buah hati Anda.

Zat besi merupakan salah satu nutrisi penting untuk bayi. Pasalnya, zat gizi yang satu ini dibutuhkan dalam pembentukan hemoglobin, bagian dari sel darah merah yang berfungsi mengangkut oksigen dan menyebarkannya ke seluruh tubuh. 

Advertisement

Jika asupan zat besi tidak terpenuhi, pembentukan hemoglobin pun terhambat sehingga sel darah merah tidak bisa terbentuk secara sempurna. Jumlah sel darah merah yang tidak mencukupi bisa menyebabkan anak mengalami anemia karena kekurangan zat besi, atau biasa disebut anemia defisiensi besi. 

Kebutuhan bayi akan zat besi terus berubah. Artinya, seiring bertambahnya usia bayi, kebutuhan zat besi pun ikut meningkat. Saat masih berusia kurang dari 6 bulan, kebutuhan ini dapat dipenuhi oleh ASI. Sayangnya, setelah lebih dari 6 bulan, ASI sudah tidak mampu mencukupi kebutuhan tersebut.

Saat ditemui dalam sebuah acara peluncuran produk MPASI di Mall Kota Kasablanka (31/10), Prof. DR. dr. Saptawati Bardosono, MSc, seorang profesor gizi medik menyatakan bahwa ASI hanya mampu memenuhi kurang dari 10 persen kebutuhan zat besi untuk bayi setelah berusia 6 bulan.

Itu sebabnya, untuk mencegah munculnya gejala kekurangan zat besi pada bayi, anak Anda membutuhkan asupan gizi dari makanan pendamping ASI-nya.

Advertisement

Gejala yang muncul saat bayi kekurangan zat besi

Ada beberapa ciri yang mungkin timbul saat bayi Anda kekurangan zat besi kebutuhan zat besi bayi tidak terpenuhi. Misalnya, ia menjadi lemas dan tidak suka bermain. Bahkan, lebih sering memilih diam dan tidak peduli dengan lingkungan sekitar.

Pada tahap lanjut, gejala yang ditunjukkan dari bayi yang kekurangan zat besi adalah mudah lelah. Pasalnya, saat kekurangan zat besi, daya tahan tubuh bayi akan menurun. Hal ini membuat ia lebih rentan mengalami infeksi terus-menerus. Contohnya, bayi tidak henti-hentinya mengalami batuk, pilek, demam, dan diare scecara bergantian.

Selain itu, daya pikirnya juga terhambat karena perkembangan otak mengalami keterlambatan. Hal ini berpotensi menurunkan kecerdasan bayi sehingga tidak sama dengan teman sebayanya.

Jika kondisi kebutuhan zat besi yang tidak terpenuhi ini dibiarkan dalam jangka panjang, bayi mungkin saja mengalami anemia defisiensi besi. Bahkan, anemia karena kekurangan zat besi juga bisa berujung pada terhambatnya pertumbuhan anak dan berujung pada stunting, dengan ciri tubuh anak pendek.

Advertisement

Mengatasi bayi kekurangan zat besi

Salah satu penyebab utama bayi kekurangan zat besi adalah minimnya perhatian orangtua terhadap kandungan zat besi yang disiapkan dalam MPASI.

Profesor sekaligus dokter yang akrab disapa Prof. Tati ini mengungkapkan, “Sering kali orangtua lebih memerhatikan kandungan karbohidrat dan hanya memasukkan sayur tanpa benar-benar menghitung asupan zat besi serta gizi lainnya pada MPASI.”

Untuk itu, sebagai orangtua, cara mengatasi ciri bayi yang kekurangan zat besi Anda perlu benar-benar memperhatikan kandungan MPASI yang diberikan.

Lantas, bagaimana jika anak Anda belum mencapai usia 6 bulan? Bayi yang berusia kurang dari 6 bulan belum bisa makan makanan padat. Itu sebabnya, apabila dari ASI saja belum cukup, kekurangan zat besi pada bayi bisa diatasi dengan penggunaan suplemen atas rekomendasi dokter.

Advertisement

Pemberian suplemen hanya boleh diberikan saat bayi sudah menginjak usia tiga bulan, berupa sirup atau tetes.

Prof. Tati menyarankan untuk tidak memberikan suplemen pada bayi yang sudah berusia 6 bulan.

“Suplemen untuk bayi yang sudah bisa makan MPASI baru boleh diberikan jika pemberian MPASI kaya zat besi tidak juga mempan,” ujar Prof. Tati.

Biasanya, kondisi itu terjadi jika sang anak telah mengalami anemia defisiensi besi. Hal ini juga termasuk pencegahan anak mengalami stunting.

Advertisement

Akan tetapi, perlu diingat bahwa pemberian suplemen dalam jangka panjang mungkin memberikan efek samping tertentu. Pasalnya, terlalu banyak zat besi dalam tubuh bayi dapat mengganggu selaput lendir yang terdapat di usus dan memengaruhi bakteri di dalamnya.

Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter apabila pemberian MPASI tinggi zat besi tidak terlalu berdampak, dan bayi Anda tetap menunjukkan ciri kekurangan zat besi. Dengan begitu, Anda bisa menemukan cara yang tepat untuk mengatasinya.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Sport4 hari ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport4 hari ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport4 hari ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport4 hari ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional5 hari ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan5 hari ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport6 hari ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport6 hari ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport6 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport6 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport6 hari ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan6 hari ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan6 hari ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan6 hari ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan1 minggu ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan1 minggu ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional1 minggu ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional1 minggu ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional1 minggu ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional1 minggu ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Nasional1 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Banten3 minggu ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Sport1 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis3 minggu ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Nasional1 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Nasional1 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Sport2 minggu ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Populer