Connect with us

Lifestyle

Obat Perut Begah di Apotek dan Cara Mencegahnya Secara Alami

Perut bisa terasa begah jika Anda kekenyangan sehabis makan banyak, atau menelan terlalu banyak udara. Namun, penyebab begah tidak hanya itu. Perut yang sering terasa begah mungkin jadi pertanda masalah pencernaan tertentu, seperti sembelit. Lantas, obat seperti apa yang bisa Anda minum untuk meredakan perut begah?

Daftar obat yang bisa dibeli di apotek untuk meredakan perut begah

Begah tidak selalu harus diobati dengan minum obat. Kondisi ini biasanya dapat mereda sendiri dengan banyak minum air dan beraktivitas fisik ringan. Namun pada kasus tertentu, obat dapat menjadi solusi terbaik jika cara alami tersebut tidak juga ampuh meredakan perut begah.

Berikut pilihannya:

Advertisement

1. Bismuth subsalisilat 

Bismuth subsalisilat adalah obat untuk mengatasi perut begah yang diakibatkan penyakit seperti Irritable bowel syndrome dan diare.

Obat ini bekerja mengurangi jumlah gas hidrogen sulfida yang dibuat oleh bakteri usus agar tidak semakin menumpuk dalam perut. Bismuth subsalisilat juga dapat digunakan untuk mengurangi rasa tidak nyaman di lambung dan usus. 

Obat ini ada kemungkinan juga dapat menyebabkan efek samping seperti sakit perut, feses berwarna gelap, diare, dan juga susah tidur.

2. Alpha Galactosidase

Alpha-D galactosidase adalah obat pereda perut begah yang akan diresepkan dokter apabila kondisinya disebabkan oleh makanan tertentu.

Advertisement

Beberapa makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, seperti brokoli dan kacang-kacangan, dapat menghasilkan gas berlebihan di dalam usus. Nah, obat ini mengandung enzim alami yang cara kerjanya sama seperti enzim di dalam tubuh kita.

Alpha-D galactosidase bekerja memecah karbohidrat kompleks dalam makanan menjadi bentuk yang lebih sederhana. Di dalam usus kecil, bentuk karbohidrat yang sederhana ini lebih mudah untuk diolah sampai waktunya mencapai usus besar. Dengan begitu, proses produksi gas dari makanan tersebut dapat dikendalikan.

3. Simethicone 

Simethicone adalah obat yang paling sering dipakai oleh orang Indonesia untuk mengatasi perut kembung. Obat ini bekerja dengan menangkap dan menggabungkan gelembung gas dalam organ cerna, sehingga nantinya akan lebih mudah dikeluarkan lewat kentut.

Simethicone sering dijadikan obat perut begah bagi orang yang mengalami diare. Efek simethicone dapat langsung terasa beberapa jam setelah diminum.

Advertisement

Sebelum minum obat ini, baca dengan teliti tentang cara pakai dan takaran dosisnya. Apabila Anda diberikan versi kapsul, telan seluruh obat dengan air. Jangan menghancurkan, menyungah, atau membuka isi kapsul karena akan membuat obat jadi tidak efektif.

Simethicone biasanya dianjurkan diminum setelah makan dan sebelum tidur, atau seperti yang diarahkan dokter. Pastikan Anda konsultasi dulu ke dokter untuk mendapatkan instruksi yang lebih jelas..

4. Suplemen probiotik

Suplemen probiotik sering diberikan pada orang-orang yang perutnya begah karena pertumbuhan bakteri berlebih dalam usus (bukan infeksi). Probiotik itu sendiri adalah jenis bakteri yang baik untuk menjaga kesehatan usus.

Beberapa penelitian menunjukkan, mengonsumsi probiotik dapat menjaga keseimbangan bakteri baik dan jahat untuk memperbaiki kerja usus yang terhambat. Suplemen probiotik yang dijadikan obat perut begah biasanya mengandung spesies bakteri Bifidobacterium dan Lactobacillus.

Advertisement

Selain suplemen, Anda bisa mengonsumsi probiotik dari kefir, tempe, dan juga yogurt sebagai obat perut begah alami. 

5. Prokinetik

Obat prokinetik bisa meredakan perut begah dan kembung yang disebabkan oleh refluks asam lambung.

Asam lambung rentan naik ke kerongkongan akibat otot sfingter esophagus yang lemah. Gejalanya bisa berupa rasa panas, kembung, dan begah di perut. 

Obat prokinetik membantu mencegah refluks dengan memperkuat otot sfingter esofagus bagian bawah, sekaligus memicu isi lambung lebih cepat kosong.

Advertisement

Anda biasanya disarankan minum obat ini sebelum makan dan sebelum tidur untuk mencegah perut begah.

Anda bisa mendapatkan obat prokinetik hanya dengan resep dokter.

6. Antispasmodik

Obat antispasmodik seperti dicyclomine dan hyoscyamine bekerja meredakan kram perut yang disebabkan oleh IBS.

Obat antispasmodik juga terbukti cukup efektif mengendurkan otot usus untuk meringankan gejala perut begah setelah makan .Obat ini dapat diminum 30-60 menit sebelum makan.

Advertisement

Obat perut begah ini bisa menyebabkan beberapa efek samping seperti pusing, mulut kering, dan juga sembelit. Untuk mencegah sembelit akibat minum obat ini, ada baiknya Anda tetap minum air yang cukup dan juga olahraga.

 7. Antibiotik

Perut begah yang disebabkan oleh gejala tukak lambung akibat infeksi dapat diatasi dengan obat antibiotik, misalnya rifaximin.

Dalam penelitian terbitan Journal of Neurogastroenterol Motil, antibiotik rifaximin juga dapat mengatasi gejala perut kembung atau begah pada penderita IBS yang tidak mengalami sembelit.

Penelitian ini hanya diuji pada kondisi IBS tanpa sembelit. Selain itu, rifaximin adalah dalah agen antimikroba yang tidak dapat diserap,

Advertisement

Risiko efek samping dari obat ini diperkirakan rendah. Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut  untuk menentukan manfaat obat antibiotik ini untuk mengatasi perut begah karena penyebab lainnya.

Jangan sembarangan mengonsumsi antibiotik jika tidak perlu atau tidak disarankan dokter, karena dapat menyebabkan bakteri kebal obat (resisten).

Kapan harus ke dokter?

Perut yang terasa begah biasanya tidak perlu langsung diatasi dengan obat karena bisa mereda sendiri. Namun jika gejalanya terus bertahan atau bahkan memburuk setelah Anda minum obat, dan disertai beberapa gejala tambahan berikut, sebaiknya segera konsultasi ke dokter:

  • Rasa begah berubah menjadi rasa sakit.
  • Pola buang air besar Anda jadi berubah, termasuk kondisi fesesnya.
  • Nafsu makan Anda berkurang drastis.
  • Berat badan Anda turun.
  • Badan terasa makin lemas dan lesu.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Sport4 hari ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport4 hari ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport4 hari ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport4 hari ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional5 hari ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan5 hari ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport5 hari ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport5 hari ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport6 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport6 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport6 hari ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan6 hari ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan6 hari ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan6 hari ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan1 minggu ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan1 minggu ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional1 minggu ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional1 minggu ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional1 minggu ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional1 minggu ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Nasional1 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Banten3 minggu ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Sport1 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis3 minggu ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Nasional1 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Sport2 minggu ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Nasional1 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Populer