Connect with us

Lifestyle

Mencegah Diabetes Dengan 8 Langkah Sederhana

Diabetes (kencing manis) adalah penyakit penyebab utama dari kebutaan dan gagal ginjal pada orang dewasa. Sejumlah penelitian bahkan melaporkan orang yang punya diabetes berisiko tinggi kena penyakit jantung dan berbagai penyakit kronis lainnya. Namun, penyakit ini sangat mudah untuk dihindari dengan strategi yang tepat. Yuk, ketahui berbagai cara mudah mencegah diabetes dalam ulasan berikut.

Cara mudah mencegah diabetes

Penyakit diabetes, terutama diabetes tipe 2, sangat mudah untuk dicegah. Sekitar 9 dari 10 kasus penyakit diabetes dapat dihindari dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Perubahan gaya hidup tidak hanya efektif mencegah diabetes, tapi juga membuat Anda terhindar dari berbagai penyakit kronis di kemudian hari.

Nah sebelum terlambat, sontek cara jitu mencegah diabetes yang bisa Anda terapkan mulai hari ini.

1. Raih berat badan sehat

Advertisement

berat badan naik saat haid

Yakin berat badan Anda saat ini sudah ideal, kurang, atau justru berlebih? Kalau tidak yakin, Anda bisa cari tahu berapa Indeks Massa Tubuh (IMT) lewat Kalkulator BMI dari Hello Sehat dengan klik gambar di bawah ini:

Hati-hati jika Anda termasuk orang yang punya berat badan berlebih atau malah obesitas. Mengutip WebMD, obesitas merupakan faktor risiko nomor satu untuk diabetes tipe 2. Ini artinya, orang dengan berat badan berlebih berpotensi lebih besar untuk terkena diabetes.

Faktanya, obesitas mengganggu kerja metabolisme yang pada akhirnya membuat sel-sel dalam tubuh tidak dapat merespon insulin dengan baik. Ini mengakibatkan tubuh Anda jadi kurang atau tidak sama sekali sensitif terhadap insulin, sehingga terjadilah resistensi insulin. Resistensi insulin adalah penyebab utama dari diabetes tipe 2.

Berusaha menurunkan berat badan merupakan cara terbaik untuk terhindar dari penyakit diabetes. Hasil uji klinis yang dilakukan oleh National Institutes of Health (NIH) Amerika Serikat pun menyarankan hal yang serupa.

Advertisement

Dalam laporannya, NIH mengatakan dengan menurunkan berat badan, risiko Anda terkena penyakit diabetes tipe 2 berkurang hingga 58 persen.

2. Makan makanan bergizi

makanan untuk penderita diabetes

makanan untuk penderita diabetes

Mengubah pola makan merupakan cara lain untuk mencegah diabetes. Jika selama ini Anda cenderung terbiasa makan makanan berlemak, bergula tinggi, dan serba prosesan (siap saji atau kalengan), tukar dengan yang lebih sehat. Pastikan piring makan Anda selalu berisi variasi karbohidrat, protein, serat, lemak baik, serta vitamin dan mineral.

Sayur dan buah merupakan sumber vitamin, mineral, serta serat yang baik untuk tubuh. Kemudian, Anda bisa dapatkan protein dari telur, tahu, tempe, daging tanpa lemak, serta ikan.

Nah untuk asupan karbohidrat, sebetulnya tidak melulu harus dari nasi putih. Sekali-kali cobalah karbohidrat lain yang lebih sehat tapi tetap mengenyangkan. Misalnya nasi merah, jagung, atau ubi jalar.

Advertisement

Selain itu, Anda juga perlu perhatikan porsi gula, garam, dan minyak yang ditambahkan ke masakan. Kemenkes mewanti-wanti kita untuk mengonsumsi maksimal 4 sdm gula, 1 sdt garam, dan 5 sdm minyak dalam satu hari.

Ingat, apa yang Anda makan memengaruhi cara tubuh Anda bekerja. Jadi, mulai hari ini pastikan Anda lwbih bijak memilah-milih apa yang Anda konsumsi untuk mencegah diabetes.

3. Perhatikan porsi makan

mengurangi porsi makan

mengurangi porsi makan

Selain memerhatikan jenis makanannya, penting juga untuk menakar porsi makan sehari-hari. Apalagi jika Anda terbiasa makan nasi putih.

Jika Anda merasa sulit beralih dari nasi putih ke alternatif karbohidrat yang lain, cobalah mulai memangkas porsi nasi Anda sedikit demi sedikit. Misalnya dengan menggunakan piring yang lebih kecil. Makan dengan piring kecil membuat Anda secara tidak sadar jadi harus mengurangi porsi makan lebih sedikit dari biasanya.

Advertisement

Idealnya, lebih baik makan sedikit-sedikit tapi sering ketimbang harus makan dalam jumlah banyak sekaligus. Selain menyebabkan perut begah, kebanyakan makanan juga bisa menyebabkan kenaikan berat badan dan gula darah yang pada akhirnya memicu diabetes.

Di samping itu, Anda tetap harus membiasakan makan 3-4 porsi sayur untuk satu kali makan dan 2-3 porsi buah dalam satu hari.

4. Kurangi gula

gula darah naik

gula darah naik

Makanan dan minuman manis memang menggoda. Namun, sudah sangat banyak penelitian medis yang membuktikan bahwa mengonsumsi gula dan karbohidrat olahan secara berlebihan dapat meningkatkan risiko diabetes

Gula itu sendiri sebenarnya tidak langsung menyebabkan diabetes. Akan tetapi, kebanyakan makan manis dapat menyebabkan kenaikan berat badan karena gula membuat ketagihan. Itu kenapa Anda jadi tidak bisa berhenti makan ketika ngemil yang serba manis. Terlebih keinginan makan makanan manis biasanya timbul ketika Anda sedang stres.

Advertisement

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, berat badan berlebih dan obesitas merupakan faktor risiko utama penyebab diabetes. Oleh sebab itu, mengurangi atau bahkan menghindari makanan dan minuman manis adalah cara mencegah diabetes yang efektif.

Mulailah pelan-pelan dengan melakukan aktivitas lain begitu Anda merasa ngidam makan manis untuk mengalihkan perhatian Anda. Misalnya dengan minum air putih.

Bisa juga dengan menyimpan segala macam camilan bergula di tempat yang sulit diakses. Sebagai gantinya, letakkan buah-buahan segar di tempat yang mudah dijangkau, seperti di meja makan dan kulkas.

5. Rutin olahraga

Aktivitas fisik, termasuk olahraga, yang dilakukan secara rutin dapat membantu mencegah diabetes. Di samping membantu membakar lemak, olahraga juga membantu membuat sel-sel tubuh lebih sensitif terhadap insulin.

Advertisement

Sebisa mungkin sempatkan waktu untuk berolahraga ringan minimal 30 menit sehari untuk usaha mencegah diabetes dan menurunkan gula darah. Bahkan, Anda tidak harus sampai memaksakan diri pergi ke gym untuk olahraga.

Ada banyak jenis aktivitas fisik yang terbukti mengurangi resistensi insulin pada orang dewasa yang kelebihan berat badan dan yang dinyatakan pradiabetes. Mulai dari lari, berenang, bersepeda, basket, bulu tangkis, angkat beban, atau sekadar jalan santai. Kuncinya satu, buatlah tubuh Anda bergerak setiap hari.

6. Kurangi nonton TV dan main gadget

emboli paru

emboli paru

Rasanya tiada hari tanpa menonton TV. Ditambah lagi, kini banyak aplikasi penyedia layanan streaming film dan serial TV yang bisa diunduh di ponsel atau laptop. Tidak heran orang-orang jadi makin tergoda untuk menghabiskan waktu sampai berjam-jam untuk menonton siaran kesayangan.

Anda salah satunya? Jika ya, hati-hati karena Anda berisiko tinggi terkena diabetes, lho! Memang, apa hubungannya?

Advertisement

Sebuah penelitian dalam Journal of American Heart Association melaporkan orang dewasa yang terbiasa nonton TV lebih dari 3 jam setiap hari berisiko tinggi mengalami kematian dini karena penyakit kronis, termasuk diabetes.

Efek ini diduga kuat muncul karena kita terbiasa untuk menonton TV dan main gadget sambil duduk diam atau tiduran berjam-jam, ditambah dengan nyemil camilan. Ya! Makan sambil nonton TV atau main hape bisa bikin kegemukan. Lagi-lagi, kegemukan adalah faktor risiko kuat dari munculnya diabetes.

Bahkan risiko ini tidak hanya ada pada orang dewasa. Kebiasaan nonton TV dan main gadget secara berlebihan juga tidak baik untuk anak-anak. Menurut sebuah studi tahun 2015, anak-anak TK yang terbiasa menonton TV 1-2 jam setiap hari berisiko sampai 60 persen mengalami kelebihan berat badan. Bahkan, sekitar 73% anak-anak ini berisiko lebih cepat mengalami kegemukan dibandingkan teman sebayanya.

Ketimbang seharian duduk menatap layar, lebih baik gunakan waku Anda untuk melakukan berbagai hal yang lebih positif. Jalan-jalan dengan teman atau pasangan, ikut senam pagi di kelurahan, atau mencoba hobi baru merupakan beberapa cara mencegah diabetes yang bisa Anda coba di rumah.

Advertisement

7. Minum banyak air putih

minum air putih menghilangkan batu ginjal

minum air putih menghilangkan batu ginjal

Sudah dijelaskan di atas bahwa minuman manis (termasuk soda, minuman energi, dan jus buah kemasan) dapat meningkatkan risiko Anda kena diabetes. Nah daripada minum yang manis-manis, baiknya perbanyak minum air putih saja.

Para ahli percaya bahwa selain mencegah dehidrasi, air putih merupakan minuman terbaik untuk mencegah diabetes.

Air putih tidak mengandung gula sehingga tidak akan menaikkan kadar gula darah Anda. Sebaliknya, minum air putih justru membuat sel-sel tubuh merespon insulin dengan baik. Air putih juga jadi cara ampuh bagi Anda agar tidak mengonsumsi minuman manis terlalu banyak.

Nah, supaya Anda terbiasa mengonsumsi air putih, mulailah dengan membawa botol minum sendiri ke mana pun Anda pergi. Selain itu, sediakan juga air minum di meja kerja atau di kamar tidur Anda.

Advertisement

8. Berhenti merokok

Semua orang tahu bahwa bahaya merokok memang tidak main-main. Selain menyebabkan kanker, serangan jantung, dan impotensi, rokok juga menyebabkan diabetes. Diabetes tipe 2 adalah jenis diabetes yang paling banyak dialami oleh perokok.

Meski begitu, efek ini tidak hanya berlaku khusus perokok aktif saja. Orang-orang di sekitar yang terpapar dan menghirup asap rokok juga sama berisikonya terkena diabetes.

Dalam studi ulasan yang menganalisis beberapa penelitian besar, diketahui bahwa orang-orang perokok aktif memiliki risiko diabetes 44 persen lebih tinggi daripada yang tidak merokok. Risiko tersebut meningkat sebanyak 61 persen apabila Anda merokok lebih 20 batang per hari.

Penelitian lain juga menyebutkan bahwa merokok dapat mempertebal lemak perut, termasuk pada orang yang tidak obesitas. Penumpukan lemak perut juga merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya diabetes.

Advertisement

Jika Anda perokok aktif, tidak ada cara mencegah diabetes yang lebih efektif selain berhenti merokok. Meski tak mudah, Anda bisa mulai berusaha untuk menguranginya secara bertahap. Mulailah dari mengurangi satu batang sehari dan di hari selanjutnya tambah lagi menjadi dua batang. Begitu seterusnya sampai Anda benar-benar bisa berhenti merokok sama sekali.

Terkadang, keinginan merokok bisa kembali muncul karena stres atau bosan. Namun, Anda bisa menyiasatinya dengan meniup-niup sedotan atau makan permen karet rendah gula.

Jangan ragu untuk minta dukungan dari keluarga, pasangan, dan kerabat dekat Anda. Bila perlu, Anda juga bisa berkunjung ke psikolog untuk buat janji terapi berhenti merokok langsung dengan ahlinya.

Kabartangsel.com

Advertisement

Source

Sport3 hari ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport3 hari ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport3 hari ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport3 hari ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional3 hari ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan4 hari ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport4 hari ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport4 hari ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport4 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport4 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport4 hari ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan5 hari ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan5 hari ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan5 hari ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan7 hari ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan7 hari ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional7 hari ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional7 hari ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional1 minggu ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional1 minggu ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Nasional1 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport1 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Sport3 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Banten3 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Nasional1 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport3 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Banten2 minggu ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport1 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport3 minggu ago

Hasil Borneo FC vs Bali United 1-0 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis1 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis1 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis1 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis1 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Bisnis1 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Populer