Connect with us

Lifestyle

Minuman Energi untuk Anak, Apakah Boleh dan Aman Jika Diberikan?

Ada berbagai jenis minuman yang dijual bebas di pasaran. Minuman energi, misalnya, yang mengandung sejumlah kafein. Sesuai dengan namanya, minuman yang satu ini kerap ditujukan untuk membantu menambah pasokan energi tubuh. Itu sebabnya, minuman energi biasanya diminum oleh orang dewasa. Nah, bagaimana kalau minuman energi ini diberikan untuk anak? Boleh atau tidak, ya?

Apa kandungan di dalam minuman energi?

efek minuman energi pada kesehatan

Para orangtua perlu tahu kandungan apa saja yang ada di dalam minuman energi sebelum memberikannya untuk anak. Seperti yang telah dijelaskan di awal, minuman energi adalah jenis minuman yang berguna untuk menambah energi tubuh, bahkan bisa juga ditujukan untuk mencegah rasa kantuk.

Terang saja, ini dikarenakan minuman energi memiliki kandungan utama berupa kafein dan gula di dalamnya. Selain itu, minuman energi juga dilengkapi dengan berbagai komposisi lainnya.

Advertisement

Mulai dari sodium, ekstrak tanaman, bahan herbal contohnya ginseng, asam amino, hingga vitamin. Sebenarnya, tidak semua kandungan di dalam minuman energi tergolong buruk untuk dikonsumsi anak.

Hanya saja, ada beberapa kandungan bahan dalam jumlah cukup banyak yang dapat berefek kurang baik bagi kesehatan. Kandungan tersebut yakni gula dan kafein yang merupakan penyumbang energi utama untuk minuman energi ini.

Apakah minuman energi boleh diberikan untuk anak?

mengonsumsi diet soda baik atau buruk

mengonsumsi diet soda baik atau buruk

Melihat komposisi bahan yang ada di dalam minuman energi, mungkin sudah bisa membuat Anda menyimpulkan sendiri boleh atau tidaknya minuman ini diberikan untuk anak.

Melansir dari laman Stanford Children’s Health, sebenarnya jika dalam jumlah yang cukup, tidak masalah bagi anak untuk mengonsumsi kafein.

Advertisement

Dalam hal ini, kafein merupakan salah satu kandungan utama yang ada di dalam minuman energi. Namun, alangkah lebih baiknya untuk tidak mengizinkan anak minum minuman energi.

Pasalnya, tidak menutup kemungkinan kalau kandungan kafein di dalam makanan maupun minuman dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan tubuh. Itulah mengapa minuman energi biasanya diminum oleh orang dewasa, bukan anak-anak.

Lebih lanjutnya, kafein berisiko menimbulkan peningkatan tekanan darah, kecemasan, gugup, detak jantung cepat, hingga gangguan tidur pada anak-anak.

Hal tersebut dijelaskan oleh penelitian yang dimuat dalam Journal of Cilinical Sleep Medicine dan Neuroscience and Biobehavioral Reviews. Sebenarnya anjuran bagi anak untuk tidak mengonsumsi kafein bukan hanya terbatas pada minuman energi.

Advertisement

Kandungan kafein juga ada di dalam beragam jenis minuman lainnya. Ambil contohnya yakni minuman bersoda serta kopi. Dalam hal ini, ada baiknya para orangtua membatasi pemberian kafein, termasuk dalam minuman energi, untuk anak.

Apa akibatnya kalau anak minum minuman energi?

gejala kanker darah pada anak

gejala kanker darah pada anak

Sebelumnya sempat dijelaskan bahwa minum minuman berkafein, khususnya yang ada di dalam minuman energi, bisa menimbulkan berbagai reaksi pada tubuh anak.

Contohnya gangguan tidur, tekanan darah tinggi, detak jantung lebih cepat, kecemasan, dan lain sebagainya. Reaksi ini bisa terjadi dikarenakan kandungan kafein yang bercampur dan bekerja sama dengan aneka bahan-bahan lainnya di dalam minuman energi.

Bahkan jika kebiasaan anak untuk terus minum minuman energi terus dilanjutkan, dapat berisiko menyebabkan masalah yang lebih serius. Misalnya kejang, masalah pada jantung, hingga berakibat fatal.

Advertisement

Dr. Christopher Rausch, direktur Cardiopulmonary Exercise Laboratory  di Children’s Hospital Colorado, menjelaskan lebih lanjut mengenai hal ini. Menurutnya, tidak sedikit anak remaja yang mengeluhkan mengalami detak jantung tidak normal (palpitasi) karena banyak minum minuman energi.

Akan tetapi, keluhan ketidaknyamanan tersebut biasanya berangsur-angsur hilang ketika anak berhenti minum minuman energi. Perlu dipahami bahwa anak dengan kondisi kesehatan tertentu perlu berhati-hati saat minum minuman berenergi.

Hal ini karena kondisi kesehatan tertentu menempatkan anak pada risiko yang lebih tinggi untuk mengalami aritmia jantung. Kondisi ini bisa mengakibatkan anak mengalami perubahan detak atau ritme jantung yang tidak normal. Entah terlalu cepat, terlalu lambat, atau bahkan tidak teratur.

Selain mempengaruhi kesehatan jantung anak, minuman berenergi juga berdampak pada kenaikan berat badan dan kerusakan gigi akibat kandungan gula yang tinggi di dalamnya.

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Sport2 hari ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport2 hari ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport2 hari ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport2 hari ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional3 hari ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan3 hari ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport4 hari ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport4 hari ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport4 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport4 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport4 hari ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan4 hari ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan4 hari ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan5 hari ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan6 hari ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan6 hari ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional7 hari ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional7 hari ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional1 minggu ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional1 minggu ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Nasional1 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport1 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Sport3 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Banten3 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Nasional1 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport3 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Banten2 minggu ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport1 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport3 minggu ago

Hasil Borneo FC vs Bali United 1-0 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Bisnis1 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Sport1 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis1 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis1 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis1 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Tangerang Selatan3 minggu ago

PMI Tangsel Salurkan 16.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kelurahan Keranggan

Populer