Sulastomo, Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) periode 1963-1966, tutup usia. Sulastomo meninggal pukul 11.04 WIB di RS Mayapada, Jakarta, Jumat, (13/12/2019).
Sualastomo rencananya disemayamkan di rumah duka di Jalan Ambon H-166, Perumahan Megapolitan Cinere, Kota Depok, Jawa Barat.
Profil Sulastomo
Tidak dapat dipungkiri, kalangan intelektual Muslim di Tanah Air umumnya mengenal dengan baik sosok dr. H. Sulastomo, MPH.
“Mas Tom”, begitu panggilan akrabnya, adalah Ketua Yayasan Amal Bhakti Muslim Pancasila (YAMP).
YAMP sendiri didirikan oleh mantan Presiden H. Muhammad Soeharto pada 17 Februari 1982, dan yayasan itu telah berhasil membangun sebanyak 999 masjid di seluruh Indonesia.
Mas Tom juga dikenal sebagai Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di masa prolog dan epilog Gestapu/PKI. Kiprahnya yang patriotik dalam membangun HMI ditulisnya dalam buku berjudul “Hari-Hari Yang Panjang.”
“Last but not least” dokter yang dikenal sebagai pakar jaminan kesehatan itu juga termasuk salah satu pendiri Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), sebuah organisasi kebajikan yang bersifat independen, berakidah Islam, dan berasaskan Pancasila.
IPHI berkedudukan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), meliputi daerah provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan kelurahan/desa, serta perwakilan di Luar Negeri.
IPHI merupakan wadah tempat berhimpun para alumni haji dari seluruh wilayah Indonesia yang bersifat permanen dan terorganisasi dengan visi, misi, dan program yang jelas serta prinsip-prinsip keorganisasian dan kepemimpinan yang menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dan nilai-nilai luhur budaya bangsa.
Saat Kongres ke-7 digelar kembali di Jakarta pada tanggal 14 September 1963, ia terpilih menjadi Ketua Umum PB HMI. Ia berasal dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan Ketua HMI cabang Jakarta Ia adalah tokoh HMI yang banyak berhadapan dengan Central Gerakan Mahasiswa Indonesia (CGMI). Ia menghadapi masa-masa yang sulit, di tengah upaya pembubaran HMI. (*/fid)
Sport2 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Sport2 minggu agoTimnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2
Pemerintahan2 minggu agoKadispora Tangsel Mengundurkan Diri, Pemkot Tangsel Pastikan Pelayanan Dispora dan Persiapan Porprov Banten 2026 Tetap Berjalan
Nasional2 minggu agoMutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti
Sport2 minggu agoFAM Tuntut Penjelasan FIFA soal Perubahan Waktu Tambahan Indonesia vs Bangladesh
Sport2 minggu agoTamatlah Sudah Alkisah Kami: Malaysia Cetak 6 Gol ke Gawang Singapura, tapi Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Sport1 minggu ago38 Peserta League Cup 2026/27
Nasional2 minggu agoPresiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya











