Tangerang Selatan
BPBD Tangsel Siap Siaga Banjir

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangerang Selatan (Tangsel) mewaspadai ancaman banjir di lima titik yang rawan. Lima titik tersebut adalah Perumahan Pondok Payung Mas, Kampung Bulak, Kayu Gede, Perumahan Pondok Maharta, dan Perumahan Pesona Serpong.
Lima titik itu dinyatakan rawan banjir karena tidak pernah absen dari genangan setiap musim hujan. Tinggi genangan di kawasan tersebut bervariasi dari 40 sentimeter hingga 2,5 meter. Genangan yang tertinggi biasanya terjadi di Perumahan Pesona Serpong, Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu.
’’Sepanjang 2014, perumahan itu terendam banjir tiga kali. Awal 2014 merupakan yang paling parah,’’ ujar Kepala BPBD Tangsel Uci Sanusi Jumat (2/1).
Di lima titik itu, BPPD Tangsel sudah membentuk Komunitas Siaga Banjir. Tim yang beranggotakan BPPD, OKP Ganespa, dan tim Pemkot Tangsel tersebut telah dibekali peralatan evakuasi, seperti perahu karet dan alat komunikasi darurat.
’’Setiap kompleks perumahan mendapat satu set perahu karet, dayung, helm keselamatan, dan tiga alat komunikasi. Kecuali, Pondok Maharta yang kami siapkan dua perahu karet,’’ terang Ucu. Pondok Maharta mendapat perhatian lebih lantaran jumlah rumah di kawasan tersebut mencapai 2.540 unit dengan sekitar 10 ribu penduduk.
Selain itu, BPPD juga mewaspadai lima wilayah berpotensi banjir. Yakni, Bukit Pamulang Indah, Perumahan Cirendeu Permai, Kampung Cirendeu Baru, Perumahan Reni Jaya, dan Jalan Arya Putera. Namun, di lima wilayah itu tidak disiapkan perahu dan alat komunikasi darurat.
BPPD Tangsel juga berkoordinasi dengan Pemkot Tangerang dan BPPD Banten. Khusus untuk mengantisipasi pengungsian, BPPD Tangsel meminta bantuan logistik dari BPPD Banten. ’’Banjir diprediksi terjadi pada Januari-Februari ini. Karena itu, kami harus bersiap sehingga bantuan bisa didistribusikan bila terjadi banjir sewaktu-waktu,’’ kata Ucu.
Tangsel pun menetapkan status siaga banjir sejak 20 Desember lalu. Status tersebut berlaku sampai 31 Maret mendatang. Selain banjir, BPPD mewaspadai ancaman longsor dan angin kencang. Dua wilayah rawan longsor adalah Kelurahan Kranggan dan Kademangan di Kecamatan Setu. ’’Satu wilayah rawan longsor lain adalah Gintung di Ciputat,’’ tandasnya.(jp/kt)
Hukum4 hari agoPresiden Prabowo dan Seskab Teddy Disebut Jadi Target Penyadapan, Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Ditangkap
Sport6 hari agoJadwal BRI Super League 2026/2027 Hari Ini, Minggu 1 November: PSIM vs Borneo FC, Persib vs Isenmulang FC, dan Garudayaksa FC vs PSS Sleman
Sport6 hari agoHasil Dewa United vs Persija 2-1, Shin Tae-yong Sebut Kekalahan Jadi Alarm untuk Macan Kemayoran
Sport6 hari agoPersita Pesta Lima Gol di Kediri, Carlos Pena Puji Karakter Dan Mental Pemain
Sport5 hari agoHasil Persib vs Isenmulang Kalteng FC 4-0, Luka Menalo Cetak Brace dan Pangeran Biru Raih Kemenangan Terbesar Musim Ini
Hukum4 hari agoSejumlah Jenderal Polisi Dikabarkan Ditangkap, Mabes Polri Angkat Bicara
Nasional4 hari agoQUTB GLOBAL Apresiasi Doa Lintas Agama di Konser Andrea Bocelli
Nasional3 hari agoKonferensi Pers Polri soal Isu Penyadapan Presiden dan Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal Polisi










































