Ciputat
Pemkot Tangsel Tetap Perhatikan Sekolah Swasta

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berkomitmen akan tetap membantu sekolah swasta untuk mendapatkan bantuan pendidikan. Baik dalam bentuk bantuan operasional sekolah daerah (Bosda) maupun dana dari pusat. Komitmen ini disampaikan Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany saat menghadiri acara halal bihalal guru sekolah swasta se-Kota Tangsel, Rabu (12/8) di Adzkia Islamic School, Yayasan Daarut Tauhid, Ciputat.
Pengasuh Pondok Pesantren Daarut Tauhid Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangsel Mathoda dan para kepala sekolah SMA swasta se-Kota Tangsel. Airin dalam sambutannya mengatakan, kehadiran sekolah swasta tidak dapat dipungikiri, membantu dinas pendidikan untuk ikut mencerdaskan generasi muda. Untuk itu, tugas pemerintah terus memperjuangkan bantuan untuk sekolah-sekolah swasta baik dari dana Bosada, bantuan APBN, kementerian, provinsi maupun dari pemerintah daerah sendiri.
“Kami sebagai pemerintah daerah, terus akan membantu sekolah swasta untuk mendapatkan bantuan dana. Meskipun ada aturan yang mengharuskan pemerintah untuk memperhatikan sekolah negeri maupun yang di bawah kemenag, dalam arti madrasah ibtidaiyah negeri. Namun kami tetap akan memperhatikan bantuan untuk sekolah swasta. Tahun lalu, sudah ada sekolah swasta yang mendapat bantuan pembangunan ruang kelas baru maupun penambahan ruang kelas,” ungkap Airin.
Lebih lanjut Airin mengatakan, sebagai pemerintah daerah, pihaknya tidak akan membeda-bedakan sekolah negeri ataupun sekolah swasta. Ia akan tetap memperjuangkan dan membantu sekolah swasta jika memang ada dana baik dari provinsi maupun pemkot yang dialokasikan.
Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Kepala Sekolah Swasta (FKKSS), Zaenudin mengatakan, sangat berterima kasih kepada Walikota Tangsel yang sudah memberikan perhatian kepada sekolah swasta. Baik itu dalam bentuk dukungan maupun bantuan dana.
“Kami dari FKKSS bersyukur punya walikota yang sangat peduli dengan dunia pendidikan. Perhatian itu bukan saja kepada sekolah negeri, namun juga sekolah swasta. Kami berharap, walikota selain terus memperhatikan sekolah swasta, namun juga guru-guru yang mengajar di sekolah swasta,” papar Zaenudin.
Zaenudin mengatakan, saat ini di Kota Tangsel ada 61 SMA swasta, yang masih membutuhkan perhatian dari Pemkot Tangsel. Menurut Zaenudin, meski sudah ada pihak yayasan yang membantu, namun alangkah lebih baik jika pihak pemerintah ikut pula membantu dalam bidang pendidikan. (hms/te/kts)
Nasional5 hari agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport6 hari agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Banten2 minggu agoSTAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”
Nasional6 hari agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport6 hari agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport4 hari agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Sport6 hari agoJadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober
Bisnis2 minggu agoTransformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026





































