Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof Dr KH Said Aqil Siroj MA dinyatakan pulih dari Covid-19 setelah sebelumnya terkonfirmasi infeksi Covid-19. Kiai Said dinyatakan sembuh berdasarkan surat keterangan dokter dari Rhemedi Medical Service Jakarta Timur.
Dari surat keterangan dokter tertanggal Senin, 7 Desember 2020 itu, hasil uji tes biomolekular covid-19 RT PCR Kiai Said menunjukkan hasil negatif. “Ya, betul. Buya Said sudah negatif,” kata sekretaris pribadi Kiai Said, M Sofwan Erce dikutip medcom, Senin, 7 Desember 2020.
Selama masa karantina, Sofwan menjelaskan kondisi Kiai Said. Menurutnya, Kiai Said bahkan menjalani isolasi mandiri dengan tertib. “Beliau (Kiai Said) sangat menghormati dan mengikuti arahan dokter, minum obat dan vitamin secara teratur,” kata dia.

Sofwan juga menjelaskan pola keseharian Kiai Said yang sudah terbentuk membuat adaptasi selama isolasi tidak terlihat berat. “Kebiasaan beliau berzikir itu faktor penting. Alhasil ketenangan batin bisa tercipta dan membantu mempercepat kesembuhan,” ucap Sofwan.
Saat ini, kondisi Kiai Said Aqil Siroj kian membaik dan bugar. Hanya saja, Kiai Said masih butuh perawatan khusus hingga kembali diperbolehkan beraktivitas oleh dokter. “Alhamdulillah kondisi beliau (Kiai Said) sudah bugar. Hanya butuh waktu istirahat,” kata Sofwan.
Sofwan menyampaikan terima kasih atas doa dan dukungan yang diberikan publik kepada Kiai Said sejak pertama kali dikabarkan terkonfirmasi positif Covid-19 pada 30 November 2020. “Terutama bagi warga Nahdliyin, para kiai, dan para santri,” tutur Sofwan mengakhiri. (JMS/AHN/dn
Nasional5 hari agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport6 hari agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Banten2 minggu agoSTAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”
Nasional6 hari agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport6 hari agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport5 hari agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Sport6 hari agoJadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober
Bisnis6 hari agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM












