Connect with us

Lifestyle

Bagaimana Masker Anti Polusi Melindungi Anda dari Bahaya Polusi?

Belakangan ini, kadar polusi udara di Jakarta semakin meningkat. Akibatnya, masyarakat berisiko terpapar udara yang buruk yang memengaruhi kesehatan mereka. Salah satu cara untuk menghindari polusi udara adalah dengan menggunakan masker anti polusi. 

Apakah penggunaan masker benar-benar dapat melindungi Anda dari bahaya polusi udara? Simak jawaban dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K) berikut ini. 

Cara kerja masker anti polusi 

manfaat menggunakan masker saat berkendara

Ketika ditemui tim Hello Sehat di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (5/8), dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K) memaparkan seberapa efektif masker untuk melindungi dari polusi. 

Advertisement

“Salah satu cara untuk mencegah bahaya kesehatan pernapasan dari polusi adalah dengan menggunakan masker. Penggunaan masker berfungsi menyaring partikel halus dan mencegah penyebaran infeksi,” tutur dokter spesialis paru itu. 

Menurutnya, ada beberapa jenis masker yang disarankan apabila, indeks udara di luar ruangan termasuk dalam kategori sensitif terhadap kelompok tertentu (101-199) dan sangat tidak sehat (200-299).

Jenis masker tersebut adalah masker respirator dan simple mask. Bagaimana kedua masker ini bekerja untuk menyaring polusi udara?

Masker respirator

Sumber: Global Rakuten

Masker respirator merupakan jenis masker anti polusi yang dapat menyaring polutan dan partikel halus sampai 95%. Itu sebabnya, masker ini disebut juga sebagai masker N95. 

Advertisement

“Masker respirator memang dapat memfilter partikel halus sampai dengan 2.5 PM (Particular matter), tetapi tidak dapat menyaring gas. Bagi kelompok sensitif, seperti penderita infeksi saluran pernapasan dan pekerja di luar ruangan, sangat dianjurkan untuk memakai masker jenis yang satu ini,” ujar dr. Agus. 

“Walaupun sangat efektif untuk mengurangi risiko bahaya polusi, masker respirator tidak direkomendasikan untuk anak-anak, ibu hamil, dan para lansia. Hal ini dikarenakan masker ini cenderung sangat ketat agar dapat menyaring udara dengan sempurna,” tambahnya. 

Jika dipakai oleh anak, ibu hamil, atau lansia, masker yang terlalu ketat dapat menyebabkan kesulitan bernapas. 

Simple mask (masker sederhana)

Tidak hanya masker respirator, ada jenis masker lain yang biasa Anda lihat dan dipakai orang-orang ketika bepergian, yaitu simple mask. 

Advertisement

Simple mask merupakan jenis masker yang lebih sederhana dan mudah dicari dibandingkan masker respirator. Namun, masker ini hanya mampu menyaring polutan dan partikel besar 30-40%.

Menurut dr. Agus, simple mask hanya boleh digunakan untuk sekali pakai dan tidak boleh dicuci karena dapat melebarkan pori-pori penyaringnya.

Meski tak seefektif masker respiartor dalam menyaring udara, masker anti polusi yang satu ini sudah cukup apabila sangat sulit mencari masker respirator. 

Masker flu dan masker bedah

Selain masker respirator dan simple mask, banyak orang memakai masker flu dan masker bedah sebagai masker anti polusi.

Advertisement

Meski kelihatannya sama, masker flu dan masker bedah memiliki lapisan penyaring yang lebih sedikit dibandingkan dengan simple mask.

“Pada dasarnya, masker flu dan masker bedah berfungsi sebagai penghambat penyebaran infeksi, bukan penyaring udara. Maka itu, ketika sudah berada di luar ruangan dan Anda memakainya sebagai masker anti polusi, tentu fungsinya tidak sebaik respirator dan simple mask,” jawab ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia itu.

Masker anti polusi vs. kain penutup wajah

Sumber: Lazada

Selain masker, kini banyak pula masker kain atau kain buff yang dijual sebagai anti polusi, khususnya di kalangan pengguna motor. 

Mengenai hal ini, dr. Agus menjelaskan bahwa masker kain atau buff yang sering Anda lihat digunakan sebagai pelindung wajah, terutama bagian mulut.

Advertisement

Akan tetapi, kemampuannya tergolong rendah karena masker yang dijual di pasaran umumnya tidak memiliki filter di bagian tengahnya. 

Itu sebabnya, masker respirator masih merupakan masker yang diunggulkan sebagai anti polusi ketika kualitas udara sudah tidak sehat.

Cara memakai masker yang benar

masker untuk mencegah flu

masker untuk mencegah flu

Sejauh ini, terdapat dua masker anti polusi yang efektif menyaring udara dan mengurangi bahaya polusi, yaitu masker respirator dan simple mask.

Kedua masker tersebut dapat menyaring partikel berbahaya yang terdapat di udara. Namun, manfaat ini bisa didapatkan jika Anda memakainya dengan benar.

Advertisement

Berikut adalah cara penggunaan masker yang benar agar manfaatnya maksimal. 

Masker respirator

Menurut dr. Agus, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan masker respirator, yaitu:

  • Durasi penggunaan masker respirator hanya 7-8 jam. Lebih dari itu, kualitas fungsinya akan menurun. 
  • Dipakai dengan benar sampai Anda merasa masker tersebut menempel di wajah Anda. 
  • Tes sederhana kebocoran masker dapat dilakukan dengan menyemprotkan minyak wangi di sekitar Anda. Wangi parfum yang menyengat menandakan Anda belum memakainya dengan benar. 
  • Para pria dianjurkan untuk mencukur janggut mereka sebelum menggunakan masker karena dikhawatirkan partikel halus sudah menempel di sana. 
  • Menutupi hidung dan mulut serta mengaitkan kedua tali masker ke telinga yang berfungsi sebagai penahan. 

Masker simpel (simple mask)

“Hampir sama dengan masker respirator, simple mask hanya akan berfungsi secara efektif selama 8 jam,” lanjut dr. Agus.

Masker ini merupakan masker sekali pakai. Jadi, jangan mencoba untuk mencuci dan memakainya ulang. 

Simple mask juga dapat menjadi salah satu alternatif untuk anak dan ibu hamil sebagai masker anti polusi.

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Sport5 hari ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport5 hari ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport5 hari ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport5 hari ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional6 hari ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan6 hari ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport7 hari ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan1 minggu ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan1 minggu ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan1 minggu ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan1 minggu ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan1 minggu ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional1 minggu ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional1 minggu ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional1 minggu ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional1 minggu ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Nasional2 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis3 minggu ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Nasional2 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Bisnis2 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional2 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Sport3 minggu ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Populer