Connect with us

Lifestyle

Berbagai Penyebab Perut Begah Alias Kembung yang Harus Anda Tahu

Perut begah sering dikaitkan dengan makan terlalu banyak sampai kekenyangan. Namun, tidak hanya itu saja alasannya. Ada beberapa hal lain yang bisa jadi penyebab perut begah, terasa penuh, dan padat. Apa saja?

Berbagai penyebab perut begah

Penyebab perut begah ada macam-macam hal. Sebagiannya mungkin tampak sepele dan membuat Anda tidak nyaman beraktivitas seharian. Namun, penyebabnya yang lain mungkin perlu diperiksakan ke dokter.

Di antara banyak hal di bawah ini, mana yang jadi penyebab perut Anda begah?

Advertisement

1. Menelan gas dan udara terlalu banyak

Selain karena makan kekenyangan, perut juga bisa terasa begah karena cara Anda makan. Makan terlalu cepat, makan terburu-buru, dan makan sambil ngobrol bisa membuat Anda sekaligus menelan banyak udara.

Menurut Stephanie Middleberg, RD, ahli Gizi dari Middleberg Nutrition, makan buru-buru akan membuat makanan tidak terkunyah dengan baik. Akibatnya, organ pencernaan tidak akan berfungsi optimal untuk memproses makanan. Alhasil, perut Anda pun terasa lebih penuh, kembung, dan padat setelah makan meski belum begitu kenyang.

Selain itu, hobi makan permen karet juga secara tidak langsung membuat Anda menelan udara terlalu banyak. Mengunyah permen karet membuat otak berpikir bahwa makanan akan masuk, sehingga akhirnya perut mulai menghasilkan asam yang diperlukan untuk memecah makanan. Ketika tidak ada makanan untuk diproses, cairan asam di lambung akan membuat perut terasa penuh dan kembung. 

2. Terlalu banyak minum soda

Sama halnya dengan hobi minum minuman bersoda (berkarbonasi). Gas dari minuman dapat terperangkap di dalam pencernaan dan menyebabkan perut terasa begah. Tidak jarang juga tumpukan gas di perut ini akan membuat Anda sering sendawa setelah minum soda.

Advertisement

Terlebih jika Anda minum soda pakai sedotan. Sebab saat minum pakai sedotan, secara tidak langsung Anda menyedot udara berlebih ke dalam perut. Alhasil perut jadi kembung dan terasa penuh. 

3. Terlalu banyak makan makanan berlemak 

Makan makanan berlemak terlalu banyak dapat menjadi penyebab perut terasa begah. Pasalnya, lemak adalah zat yang sulit dan lambat dicerna oleh tubuh. Makanan berlemak juga termasuk tinggi kalori, yang membuat perut cepat penuh dan Anda merasa kekenyangan seperti begah. 

4. Sedang menstruasi

Perubahan hormon menjelang dan selama menstruasi dapat menjadi penyebab perut terasa kembung atau begah. Saat mau haid, umumnya kadar hormon progesteron dalam tubuh akan berkurang untuk merangsang rahim meluruhkan dindingnya sehingga terjadi perdarahan.

Namun di sisi lain, penurunan kadar progesteron bisa membuat tubuh menahan lebih banyak air dan garam. Alhasil ini bisa menjadi penyebab perut jadi kembung dan terasa begah. 

Advertisement

5. Penyakit pencernaan

Beberapa masalah pencernaan dapat menyebabkan perut terasa begah dan kembung. Contohnya adalah irritable bowel syndrome (peradangan usus besar), penyakit Crohn dan kolitis ulserativa, hingga sembelit sampai gastoparesis.

Sejumlah gangguan pencernaan di atas menyebabkan usus meradang sehingga bekerja lambat untuk mengolah sisa makanan menjadi feses dan memindahkannya ke rektum.

Selama perpindahan ini, sisa makanan yang mengeras dan mengendap terlalu lama dalam pencernaan menghasilkan gas yang menjadi penyebab perut terasa begah.

6. Pertumbuhan bakteri berlebih dalam usus

Dalam dunia medis, pertumbuhan bakteri berlebih dalam usus dikenal sebagai SIBO (small intestinal bacterial overgrowth). Bakteri yang dimaksud di sini adalah bakteri baik yang berguna untuk mencerna makanan. Maka dari itu, kondisi SIBO belum tentu menandakan penyakit infeksi.

Advertisement

Namun ketika bakteri dalam usus kecil berkembang biak berlebihan, ini tetap dapat berisiko memicu masalah pencernaan tertentu. 

SIBO bisa menjadi penyebab perut terasa penuh, kembung, dan begah tiba-tiba, dan diare. Pertumbuhan bakteri berlebih juga dapat membuat nutrisi dari makanan lainnya sulit diserap oleh tubuh. 

7. Kelebihan cairan dalam tubuh (retensi)

Jika Anda terlalu banyak makan makanan asin, asupan garam berlebih dapat mengikat cadangan air dalam tubuh. Makan terlalu banyak garam juga dapat mengganggu kerja hormon yang semestinya mengendalikan kadar cairan tubuh. 

Ketika jaringan dalam tubuh menahan terlalu banyak air, tidak jarang hal ini dapat menjadi penyebab perut terasa kembung dan begah. Dalam dunia medis, kondisi kelebihan cairan dalam tubuh disebut retensi.

Advertisement

Retensi cairan kronis dapat mengarah pada kondisi kesehatan yang lebih serius, seperti diabetes atau gagal ginjal. 

8. Intoleransi makanan

Seseorang yang memiliki intoleransi terhadap makanan tertentu dapat merasa begah dan kembung beberapa jam setelah mengonsumsi pemicunya. Jenis intoleransi makanan yang paling umum adalah intoleransi laktosa, intoleransi karbohidrat, dan intoleransi gluten.

Makanan yang sering menjadi perut begah pada orang yang memiliki toleransi laktosa di antaranya adalah susu, keju, atau es krim. Tubuh dari orang yang memiliki intoleransi laktosa umumnya kekurangan enzim laktase yang seharusnya bekerja mencerna gula susu atau laktosa. Ketika laktosa menumpuk dalam tubuh, salah satu gejala yang bisa muncul adalah perut begah.

Ada juga beberapa orang yang memiliki intoleransi terhadap makanan yang mengandung karbohidrat tertentu, seperti brokoli, kacang-kacangan, dan kembang kol. Jenis karbohidrat khusus ini agak lebih sulit untuk dicerna oleh tubuh beberapa orang. Ketika usus tidak dapat mencerna makanan tersebut, bakterilah yang akan mengurainya dan kemudian melepaskan gas buangan. Gas tersebut menyebabkan perut terasa kembung.

Advertisement

Selain intoleransi laktosa dan karbohidrat, jenis intoleransi makanan yang lain adalah intoleransi gluten. Ini adalah kondisi yang membuat tubuh yang tidak dapat mencerna gluten, jenis protein khusus di dalam produk pangan gandum.

Apabila Anda mengidap intoleransi gluten, bakteri di dalam pencernaan akan memakan gluten dan nantinya memproduksi gas di dalam perut. Gas yang terperangkap dalam perut dapat menjadi penyebab Anda merasa kembung dan begah.

Perlu dipahami bahwa intoleransi makanan berbeda dengan alergi makanan.

Kabartangsel.com

Advertisement

Source

Sport2 hari ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport2 hari ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport2 hari ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport2 hari ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional3 hari ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan4 hari ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport4 hari ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport4 hari ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport4 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport4 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport4 hari ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan5 hari ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan5 hari ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan5 hari ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan6 hari ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan6 hari ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional7 hari ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional7 hari ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional1 minggu ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional1 minggu ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Nasional1 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport1 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Sport3 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Banten3 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Nasional1 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport3 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Banten2 minggu ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport1 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport3 minggu ago

Hasil Borneo FC vs Bali United 1-0 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis1 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis1 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis1 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis1 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Bisnis1 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Populer