Oleh : Rudy Gani
(Pelaku Ekonomi Kreatif)
Perkembangan bisnis e-commerce atau istilah penulis “bisnis zaman now” berkembang pesat di seluruh dunia. Sebab, kehadiran “bisnis zaman now” sebagaimana yang kita rasakan saat ini membuat prilaku konsumen dalam hal melakukan transaksi berubah 1000% alias revolusi total.
Dampak daripada “bisnis zaman now” membuat pola transaksi yang tadinya konvensional (tatap muka/ berkunjung langsung, dll) kini berganti cukup dengan menyentuh dan klik layar smartphone, tablet atau PC tanpa terhalang batas ruang serta waktu.
Setelah diklik dan melakukan pembayaran, barang yang diinginkan akan tiba di rumah atau tempat yang dipilih. Begitu mudahnya konsumen dalam berbelanja dan memanjakan pembeli.
Namun dibalik kemudahan serta kemanjaan yang diterima oleh pembeli, sebenarnya terselip sebuah peluang bisnis zaman now yang dapat dikerjakan dari rumah?? Apakah itu?
Menurut praktisi e-commerce, ada 3 pilar bisnis e-commerce, yaitu merchant, payment dan logistik.
Untuk kategori pilar pertama dan kedua mungkin sudah familiar ditelinga kita (merchant dan payment). Berbagai perusahaan besar sudah mengambil porsi ini dengan tawaran dan program yang begitu menarik.
Sedangkan pilar terakhir yaitu logistik mungkin belum banyak yang melirik. Karena bisnis logistik identik dengan modal besar, perusahaan besar serta armada yang mumpuni. Padahal bisnis logistik tidak melulu identik dengan modal besar.
Hingga kini potensi logistik di Indonesia masih sangat menggiurkan. Apalagi dengan berkembangnya belanja online yang terus dinamis, membuat peluang bisnis logistik semakin menarik.
Teorinya sederhana, dimanapun belanjanya (merchant) dan apapun pilihan pembayarannya (payment) tetap saja dalam hal pengantaran barang (logistik/kurir) masih menggunakan jasa fisik bukan digital. Karena barang yang dikirim belum bisa disalurkan kepada pembeli melalui email atau ATM—misalnya.
Itu artinya peluang bisnis logistik dan jasa kurir sangat terbuka lebar untuk dimasuki oleh para pegiat bisnis zaman now.
Sedangkan untuk pemain-pemain besar di bidang jasa kurir dan logistik di Indonesia antara lain Pos Indonesia, JNE, Tiki, Wahana, J&T dan beberapa jasa kurir ekspress yang bisa mengirimkan barang dalam waktu sehari seperti GOJEK.
Bagi mereka yang tertarik untuk ikutan nimbrung di bisnis zaman now ini, caranya cukup mudah. Sebagai contoh misalnya PT Pos Indonesia.
Bagi anak milineal yang tertarik untuk bisnis jasa kurir, dapat langsung menghubungi Kantor Pos dimanapun berada untuk membuka Agenpos.
Tanyakan saja tentang syarat membuka Agenpos. Nanti dengan mudah dan gamblangnya petugas yang ditemui akan menceritakan syarat berdirinya Agenpos.
Tidak terlalu sulit kok untuk menjadi Agenpos. Cukup memiliki tempat, komputer/laptop, petugas loket, timbangan, printer dan tentu saja jaringan internet sebagai syarat mutlaknya. Setelah syarat tersebut dipenuhi, maka petugas Kantor Pos akan melakukan survey ke alamat itu.
Ada beberapa keuntungan membuka Agenpos, salah satunya Agenpos adalah produk yang dikeluarkan Pos Indonesia. Sedangkan PT Pos sendiri merupakan perusahaan Negara yang tentu saja terjamin status dan modalnya.
Ditambah jaringan dan armada Pos Indonesia tersebar secara luas di seluruh provinsi, kabupaten, kota hingga ke pelosok desa.
Setelah Agenpos yang dimiliki berdiri, selanjutnya tinggal mengikuti beragam perkembangan bisnis zaman now khususnya dalam bisnis logistik dan jasa kurir. Soal keuntungan rupiah yang didapat jangan ditanya lagi.
Agar keuntungan makin berlimpah, baiknya memang ketika membuka Agenpos, calon pegiat bisnis zaman now memiliki “dagangan online” sehingga sudah memiliki pangsa pasar dan barang yang ia miliki sendiri. Sehingga tidak perlu lagi mencari pasar yang ada.
Seandainya belum memiliki “dagangan online” pun tidak masalah. Karena kebutuhan akan jasa kurir memang sangat fantastis di tengah masyarakat Indonesia saat ini.
Banyak anak muda yang kerjanya di rumah tapi rekeningnya ratusan juta rupiah. Salah satunya karena mereka mengikuti bisnis zaman now ini dengan mengembangkan pasar logistik dan jasa kurir mereka kepada pedagang online dan juga beberapa perusahaan besar.
Jadi tunggu apalagi, segera nyemplung ke bisnis zaman now di bidang jasa kurir dan logistik. Sebab, pangsa pasar dalam bisnis ini kian hari bukannya makin sempit, malah justru melebar sesuai dengan karakter bisnis e-commerce yang tidak terbatas dan berhenti. (*)
Pemerintahan4 hari agoPenataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi
Pemerintahan4 minggu agoRakernas XVIII APEKSI 2026, Pilar Saga Ichsan: Forum Strategis Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah
Serba-Serbi3 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku
Sport3 minggu agoJadwal Bola Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Bisnis3 minggu agoMengenal Lebih Jauh Perseroda PITS: PAM Kota Tangsel
Hukum3 minggu agoIPW Sebut Kortastipidkor Polri Sedang Bongkar Kejahatan Besar, Diduga Libatkan Mafia Perkara
Pemerintahan4 minggu agoDipimpin Pilar Saga Ichsan, Tangsel Angkat Keberagaman Budaya Daerah di Karnaval APEKSI 2026
Jabodetabek3 minggu agoSama-sama Raih Warta Kota Awards, PAM Tangsel dan PAM Depok Berangkat dari Fondasi Berbeda














