Pemerintahan
Penataan Pasar Serpong, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Utamakan Pendekatan Persuasif dan Humanis

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bakal menata Pasar Serpong. Penataan dimulai dengan sosialisasi ke para pedagang mulai September 2025.
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat internal persiapan penataan Pasar Serpong tersebut pada Selasa kemarin.
“Ada beberapa langkah yang harus kita lakukan baik sosialisasi kepada para pedagang, warga, supaya mereka memahami rencana kita dan mendukung rencana penataan ini. Dengan prinsip bahwa seluruh pedagang yang berdagang selama ini di pinggir jalan bisa kita relokasi ke dalam pasar,” kata Pilar pada Rabu (27/08/2025).
Pilar menerangkan, untuk relokasi pedagang ke dalam pasar itu, Perseroda Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS) sudah menyiapkan kios.
Sementara sosialisasi, kata Pilar, sudah gencar dilakukan oleh pihak kewilayahan kepada para pedagang, tokoh masyarakat, organisasi masyarakat dan lainnya.
“Masyarakat pemuda, tokoh masyarakat, RT RW sudah kami lakukan sosialisasi melalui lurah dan camat, alhamdulillah sangat mendukung. Ini langkah baik bahwa semua pihak ini mendukung, tinggal nanti langkah langkah administratif kita laksanakan,” terang Pilar.
Pilar menegaskan, penertiban pedagang di Pasar Serpong itu dilakukan secara persuasif dan humanis.
Bahkan, pihaknya membuka peluang untuk mengkaryakan masyarakat setempat untuk menjadi petugas dalam mengelola dan mewujudkan Pasar Serpong yang tertib, rapih dan bersih.
“Mungkin kedepan bisa kita karyakan teman-teman yang mau kerja, Perseroda PITS lebih fleksibel dibandingkan dinas. Ataukah sebagai sekuriti, kebersihan, atau petugas pungut yang penting mematuhi aturan,” ungkap Pilar.
Soal penataan Pasar Serpong, Camat Serpong Syaifuddin mengaku, masyarakat sekitar mendukung rencana penataan dari Pemkot Tangsel itu.
“Kami dapat dukungan dari tokoh masyarakat, warga, bahwa Pasar Serpong sudah harus ditata karena telah bertahun-tahun semrawut. Bukan tidak dilakukan upaya tapi upaya yang sudah dilakukan beberapa camat-camat sebelumnya memang berjalan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini bisa kita lakukan penataan secara permanen,” papar Syaifuddin.
Dari hasil sosialisasi yang dilakukan pihak kelurahan dan dibantu tokoh masyarakat, Syaifuddin menyebut, para PKL di Pasar Serpong mayoritas mendukung penertiban tersebut.
“Pada prinsipnya mereka setuju-setuju saja, harapannya penataan ini bukan mematikan usaha mereka. Kita melakukan penataan dengan melakukan relokasi pedagang dari yang sebelumnya jualan di bahu maupun badan jalan masuk ke dalam Pasar Serpong. Jadi secara ekonomi pedagang tidak dimatikan. Mereka masih tetap bisa dagang hanya saja tempatnya dipindahkan,” pungkasnya. (fid)
Sport2 minggu agoFerry Paulus Soroti Ranking Indonesia di Asia Turun Gegara Kegagalan Persib dan Dewa United?
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27 Pekan 1 Lengkap
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4–6 September 2026
Sport2 minggu agoBali United vs PSS Sleman: Prediksi Skor dan Duel Sengit Pekan Pertama Super League 2026/27
Sport2 minggu agoHasil Bali United vs PSS Sleman 2-1 di Pekan Pertama BRI Super League 2026/2027
Kabupaten Tangerang2 minggu agoPersita Tangerang Datangkan Dion Wilhelmus Eddy Markx dari Persib Bandung untuk BRI Super League 2026/27
Sport2 minggu agoLaga Perdana BRI Super League 2026/27: Jadwal dan Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC
Pemerintahan2 minggu agoKomisi Informasi Banten Nilai Inovasi Pemkot Tangsel Semakin Meningkat





































