Connect with us

Lifestyle

Cara Mengobati Kanker Lidah yang Terbukti Manjur

Kanker lidah termasuk dalam kategori kanker leher dan kepala. Sel kanker yang menyerang bagian depan lidah disebut kanker lidah oral, sementara kanker yang menyerang pangkal lidah paling dekat tenggorokan dinamakan kanker orofaring. Mana pun jenis kanker lidah yang Anda alami, pengobatan harus dimulai sesegera mungkin agar kualitas hidup Anda tetap baik dan bisa beraktivitas seperti selayaknya. Lantas, bagaimana cara dokter mengobati kanker lidah? Berikut penjelasannya

Cara mengobati kanker lidah yang paling umum

Secara umum, pilihan cara mengobati kanker lidah disesuaikan dengan ukuran tumor, keparahan kondisi, serta seberapa jauh perkembangan sel kankernya.

Bila Anda masih dalam stadium awal, Anda mungkin hanya membutuhkan satu jenis perawatan saja. Sementara bila sel kanker sudah menyebar ke bagian lain, Anda mungkin membutuhkan terapi gabungan dari beragam perawatan.

Berikut berbagai cara mengobati kanker lidah yang sering dilakukan dokter.

Advertisement

1. Operasi

darah menggumpal setelah operasi

Operasi sering menjadi cara terbaik untuk mengobati kanker lidah. Jenis operasinya itu sendiri akan tergantung pada besar kecil ukuran tumor yang tumbuh.

Bila tumornya kecil, dokter cukup mengangkat benjolannya saja. Namun jika tumornya cukup besar, dokter dapat mengangkat sebagian lidah atau bahkan tulang rahang pasien.

Dokter juga dapat mengangkat jaringan sehat dan kelenjar getah bening terdekatnya untuk memastikan bahwa sel kanker benar-benar hilang.

Advertisement

Namun sama seperti prosedur medis umumnya, operasi pengangkatan tumor di lidah dapat menimbulkan efek samping. Pengangkatan tumor di lidah dapat membuat pasien kesulitan untuk berbicara, makan, dan berbagai hal lainnya yang melibatkan lidah.

Maka untuk memperbaikinya, dokter dapat melakukan operasi rekonstruksi menggunakan cangkok kulit, otot, maupun tulang dari bagian tubuh lainnya. Bila gigi pasien tanggal atau copot setelah pengangkatan tumor, dokter dapat melakukan prosedur implan gigi alias tanam gigi palsu.

2. Kemoterapi

mual setelah kemoterapi

mual setelah kemoterapi

Anda mungkin sudah tak asing lagi mendengar kemoterapi.

Kemoterapi adalah metode pengobatan kanker dengan memasukkan obat-obatan dosis tinggi lewat konsumsi langsung (obat diminum) atau lewat pembuluh darah (suntik atau infus). Cara mengobati kanker lidah dengan kemoterapi efektif menghambat perkembangan sel kanker di dalam tubuh.

Advertisement

Namun tergantung dari kondisi Anda dan keparahan penyakitnya, dokter dapat memberikan satu jenis obat kemoterapi sebagai pengobatan tunggal atau mengombinasikan beberapa jenis obat yang berbeda. Bahkan, dokter pun dapat menggabungkan kemoterapi dengan perawatan kanker lainnya.

Kemoterapi dapat berisiko menimbulkan sejumlah efek samping, yang meliputi:

  • Mual dan muntah.
  • Rambut rontok.
  • Badan lemah, lesu, dan tidak bertenaga.
  • Nyeri otot dan sendi.
  • Nyeri di bagian lidah yang tak kunjung hilang meski sudah minum obat antinyeri.
  • Sering terjadi perdarahan tanpa sebab di lidah.
  • Nafsu makan menurun.
  • Muncul luka yang mirip sariawan di sisi kanan kiri, bagian atas, dan bawah lidah.
  • Mati rasa atau sensasi kesemutan pada tangan dan kaki.

Mungkin masih banyak efek samping kemoterapi yang belum disebutkan di atas.

Kabar baiknya, kebanyakan efek samping kemoterapi hanya bersifat sementara dan dapat hilang setelah Anda selesai melakukan pengobatan.

Bila Anda khawatir mengenai efek samping kemoterapi, jangan ragu untuk konsultasi ke dokter.

Advertisement

3. Terapi obat yang ditargetkan

obat kemoterapi minum

obat kemoterapi minum

Pilihan cara mengobati kanker lidah lainnya adalah terapi target menggunakan obat-obatan.

Obat yang biasanya digunakan untuk terapi target salah satunya adalah Cetuximab (Erbitux). Obat ini mampu menghentikan perkembangan kanker dengan mengubah struktur sel kanker.

Terapi target dapat membunuh sel kanker tanpa merusak sel-sel sehat di sekitarnya. Nah, hal inilah yang menjadi perbedaan paling mendasar antara terapi target dengan kemoterapi.

Terapi target juga dapat digunakan untuk mengobati kanker di semua stadium. Dengan catatan, Anda minum obat dan menaati anjuran yang diberikan dokter.

Advertisement

Obat target bisa diminum sendiri atau digabung bersama dengan pengobatan kanker lidahnya.

4. Terapi radiasi

yang harus diketahui sebelum melakukan pemeriksaan MRI

yang harus diketahui sebelum melakukan pemeriksaan MRI

Terapi radiasi (radioterapi) adalah metode pengobatan menggunakan sinar-X berenergi tinggi untuk membunuh sel-sel kanker di dalam tubuh. Terapi radiasi dapat diberikan sehari 1-2 kali, sebanyak 5 kali dalam seminggu, selama 2-8 minggu.

Untuk mengobati kanker lidah, terapi radiasi dapat diberikan dalam dua cara. Pertama, dengan mesin X-ray yang disebut external beam radiation. Kedua, ditanam di sebelah tumor menggunakan kateter atau jarum, dinamakan internal seed radiation. 

Seseorang pasien dapat menjalani terapi radiasi sendiri atau digabungkan bersama dengan pengobatan kemoterapi. Namun, dalam banyak kasus, kombinasi dari dua terapi ini dinilai lebih efektif ketimbang perawatan tunggal. Biasanya perawatan kombinasi dilakukan untuk pasien dengan stadium lanjut.

Advertisement

Efek samping tergantung pada jenis terapi yang digunakan, dosis, bagian tubuh yang mendapatkan sinar radiasi, hingga kesehatan pasien secara menyeluruh. Berikut efek samping terapi radiasi yang paling umum.

  • Tubuh lemas, lesu, dan tidak bertenaga.
  • Mual dan mutah.
  • Rambut rontok.
  • Kulit di area yang mendapatkan paparan sinar radiasi menjadi lebih gelap.
  • Muncul ruam kemerahan yang terasa gatal di kulit.
  • Mulut kering.
  • Kerusakan gigi.
  • Perubahan kemampuan mengecap dan mencium.
  • Nafsu makan menurun.

Selain melawan sel kanker yang sudah ada, radioterapi bisa mengurangi risiko penyakit kekambuhan penyakit di kemudian hari.

5. Imunoterapi

imunoterapi untuk kanker

imunoterapi untuk kanker

Imunoterapi adalah cara mengobati kanker lidah dengan menggunakan obat-obatan yang merangsang sistem imun guna melawan sel-sel kanker.

Idealnya, sistem imun tubuh akan bekerja untuk melawan mikroorganisme penyebab penyakit. Akan tetapi, sel kanker justru mengganggu kerja sistem kekebalan tubuh tersebut.

Nah, imunoterapi akan membantu mengembalikan respon sistem kekebalan tubuh untuk melawan sel-sel kanker yang berkembang di lidah. Cara mengobati kanker lidah satu ini biasanya dilakukan bila pengobatan lain sudah tidak lagi mempan.

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Sport3 hari ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport3 hari ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport3 hari ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport3 hari ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional3 hari ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan4 hari ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport4 hari ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport4 hari ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport4 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport4 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport4 hari ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan5 hari ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan5 hari ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan5 hari ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan7 hari ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan7 hari ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional7 hari ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional7 hari ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional1 minggu ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional1 minggu ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Nasional1 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport1 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Sport3 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Banten3 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Nasional1 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport3 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Banten2 minggu ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport1 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport3 minggu ago

Hasil Borneo FC vs Bali United 1-0 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis1 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis1 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis1 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis1 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Bisnis1 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Populer