Tidak ada kaitannya dengan Jakarta. Selain karena hulu ke hilir Kali Bahagia berawal dan berakhir di Bekasi, secara administratif Bekasi tidak termasuk wilayah DKI Jakarta.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
======
KATEGORI
Konten yang Salah.
======
SUMBER

http://bit.ly/32ZigiO akun “Ichoe??” (twitter.com/Ichoe9), sudah dibagikan 70 kali per tangkapan layar dibuat.
======
NARASI
“Ini lah CONTOH terbaik dari Gakbener DKI @aniesbaswedan utk para jajaran nya, yg lebih siap dan mahir merangkai kata, dari pada menciptakan KERJA NYATA.!!! @Kemendagri_RI Udah bangun dari tidur panjang nya belon, ato masih molor.
Sampah di Kali Bahagia Bekasi Sepanjang 1,5 Km”.
======
PENJELASAN

(1) http://bit.ly/2rhTadC / http://bit.ly/2MxVN7S, First Draft News: “Konten yang Salah
Ketika konten yang asli dipadankan dengan konteks informasi yang salah”.

- SUMBER membagikan foto dokumentasi artikel berita mengenai Kali Bahagia.
- SUMBER menambahkan narasi yang membangun premis pelintiran yang tidak sesuai dengan fakta, Kali Bahagia yang hulu dan hilirnya di Bekasi dihubung-hubungkan dengan Jakarta yang secara administratif cakupan wilayahnya tidak termasuk Bekasi.

(2) Artikel yang fotonya dibagikan oleh SUMBER, detikNews: “Senin 29 Juli 2019, 12:46 WIB
Sampah di Kali Bahagia Bekasi Sepanjang 1,5 Km
Isal Mawardi – detikNews
(foto)
Sampah di Kali Bahagia (Foto: Isal Mawardi/detikcom)
Bekasi – Tumpukan sampah di Kali Bahagia, Kabupaten Bekasi didominasi sampah rumah tangga. Sampah itu memenuhi permukaan sungai hingga sepanjang 1,5 kilometer (km). …
Hulu Kali Bahagia ini ialah Kali Busa di Villa Indah Permai, Teluk Pucung, Bekasi Utara, Kota Bekasi dan hilirnya di Desa Setia Asih, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. …”
Selengkapnya di http://bit.ly/31dXFWr (arsip cadangan di http://bit.ly/2K3v93H).
======
REFERENSI

(1) http://bit.ly/2YAe4qh Google Maps: “Jakarta
Quick facts
Jakarta, Indonesia’s massive capital, sits on the northwest coast of the island of Java. A historic mix of cultures – Javanese, Malay, Chinese, Arab, Indian and European – has influenced its architecture, language and cuisine. The old town, Kota Tua, is home to Dutch colonial buildings, Glodok (Jakarta’s Chinatown) and the old port of Sunda Kelapa, where traditional wooden schooners dock.”

(2) http://bit.ly/2GFb2XM, arsip cadangan SUMBER.

(3) http://bit.ly/2LPrEQC, laporan (mention) ke akun MAFINDO (twitter.com/turnbackhoax).
http://platform.twitter.com/widgets.js
Banten1 minggu agoHasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub
Nasional2 minggu agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan2 minggu agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Nasional5 hari ago5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Sport5 hari agoJadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026
Nasional5 hari agoRais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU
Nasional5 hari agoProfil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional2 minggu agoKunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf











