Connect with us

Nasional

Cek Fakta: [SALAH] Pembuatan KTP Orang Gila Demi Ambisi Kekuasaan

[SALAH] Pembuatan KTP Orang Gila Demi Ambisi Kekuasaan

Foto beberapa orang yang berpenampilan botak plontos yang tersebar
di aplikasi pesan Whatsapp dengan inti narasi mengatakan pembuatan KTP
buat orang-orang gila, memaksakan hal yang tak wajar terus dilakukan
demi ambisi kekuasaan adalah keliru atau tidak benar adanya. Ketua
Dukcapil kota Bekasi, Taufiq Rachmat Hidayat mengatakan pihaknya terus
melakukan perekaman e-KTP bagi warganya termasuk penyandang disabilitas
jiwa atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang terkait dengan prosesi
penyampaian hak dalam pemilihan umum yang akan berlangsung.

Ketua
KPU, Arief Budiman juga menyatakan pihaknya hanya mendata orang yang
mengalami gangguan kesehatan jiwa sebagai pemilih. Ini sesuai dengan
keputusan Mahkamah Konstitusi pada 2008 yang mengatakan bahwa warga yang
terganggu jiwanya namun masih punya kesadaran untuk memilih, bisa
diikutsertakan untuk menyalurkan hak pilihnya. Ketua Perhimpunan Dokter
Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI), Eka Viora juga menyatakan
praktek Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) memilih dalam Pemilu sudah
berlangsung sejak 1995.

=====

Sumber: Whatsapp

Advertisement

=====

Kategori: Misleading Content / Disinformasi

=====

Narasi:

Advertisement

“PARAH…MEMAKSAKAN HAL YANG TAK WAJAR TERUS DILAKUKAN DEMI AMBISI
KEKUASAAN… Pembuatan KTP buat orang2 gila..Beneran ada di bekasi.”

=====

Penjelasan:

Tersebar kabar melalui aplikasi pesan percakapan Whatsapp, foto beberapa orang dengan cukuran rambut botak plontos yang berpakaian kaos warna dominannya putih dan hijau. Aktifitas dalam foto tersebut terlihat seperti mekanisme dalam pembuatan e-KTP.

Namun foto yang
disebarkan itu ditambahkan narasi yang berbunyi,”PARAH…MEMAKSAKAN HAL
YANG TAK WAJAR TERUS DILAKUKAN DEMI AMBISI KEKUASAAN… Pembuatan KTP buat
orang2 gila..Beneran ada di bekasi.”

Advertisement

Setelah dilakukan penelusuran, terdapat media daring poskotanews.com
membuat berita yang berjudul “Dukcapil Bekasi Kembali Lakukan Perekaman
e-KTP Orang Dengan Gangguan Jiwa”. Dalam berita tersebut dijelaskan
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Bekasi,
Taufiq Rachmat Hidayat mengatakan pihaknya terus melakukan perekaman
e-KTP bagi warganya termasuk penyandang disabilitas jiwa atau Orang
Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

“Sampai saat ini masih berlangsung. Targetnya, semua warga akan terekam data kependudukannya,” kata Taufiq, Kamis (11/4).

Diketahui perekaman e-KTP bagi ODGJ ini sempat merebak di media sosial.
Hal ini dikaitkan dengan prosesi penyampaian hak dalam pemilihan umum
yang akan berlangsung.

Kemudian, jika pembuatan e-KTP ini
dikaitkan dengan narasi memaksakan hal yang tak wajar terus dilakukan
demi ambisi kekuasaan adalah keliru atau tidak benar adanya.

Advertisement

Pihak KPU melalui Ketuanya, Arief Budiman menegaskan, KPU tidak pernah
mendata warga yang sudah dinyatakan gila masuk dalam daftar pemilih. KPU
hanya mendata dan mendatangi warga yang punya gangguan kesehatan jiwa.

“Orang gila itu tidak boleh memilih. KPU hanya mendata warga sebagai
pemilih yang memiliki kesehatan jiwanya terganggu, bukan gila ya, bukan
orang gila yang di jalanan enggak pake baju dan makan apa saja di
jalan,” kata Arief, Selasa (12/2).

Arief juga menjelaskan
Mahkamah Konstitusi pada 2008 sudah memutuskan warga yang terganggu
jiwanya namun masih punya kesadaran untuk memilih, bisa diikutsertakan
untuk menyalurkan hak pilihnya. Hal itupun sudah diterapkan pada
pelaksanaan Pemilu 2009 dan 2014 lalu.

Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI), Eka Viora juga menyatakan praktek Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) memilih dalam Pemilu sudah dilakukan dari Pemilu sebelumnya. “Kesempatan memilih dalam pemilu bagi ODGJ telah berlangsung sejak 1995 berdasarkan berbagai ketentuan yang tercantum dalam undang-undang,” kata Eka, Senin (8/4).

Advertisement

=====

Referensi:

1. http://poskotanews.com/…/dukcapil-bekasi-kembali-lakukan-p…/
2. http://wartakota.tribunnews.com/…/kpu-tegaskan-orang-gila-t…
3. https://rmol.co/…/arief-budiman-tak-ada-istilah-orang-gila-…
4. https://www.cnnindonesia.com/…/dokter-jiwa-hak-pilih-bagi-g…

https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/871937446472125/

Advertisement

Copyright ©

Nasional18 jam ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Nasional18 jam ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Nasional1 hari ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport3 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport3 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport3 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport3 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport3 hari ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport1 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport1 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport1 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport1 minggu ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional1 minggu ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan1 minggu ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport2 minggu ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport2 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport2 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan2 minggu ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Nasional2 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Nasional2 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis2 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional2 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Nasional2 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Bisnis2 minggu ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Populer