Hasil Periksa Fakta Ani Nur MR (Universitas Airlangga).
Informasi yang salah. Faktanya, video tersebut berasal dari tahun 2017 yang diupload oleh akun Youtube Tribun Jateng dengan judul “GEGER Ratusan Warga Gagalkan Pembentukan FPI di Kota Semarang”.
Selengkapnya baca di PENJELASAN dan REFERENSI.
====
KATEGORI: FALSE CONTEXT
====
SUMBER: Facebook
https://www.facebook.com/…/permalink/1084575492022946
====
NARASI:
FPI diusir dari kota Semarang.
Semoga kota2 lain segera mengikuti.
🙏🙏🙏🙏
(Video berdurasi 2:50)
====
PENJELASAN:
Akun Facebook bernama Annaz Osing membagikan postingan disertai video pada 20 November 2020 pukul 00:44. Di dalam video tersebut terdapat tulisan “FPI DI USIR DARI SEMARANG” dan memperlihatkan adanya segerombolan warga dan juga petugas polisi yang mengerumuni salah seorang anggota FPI. Salah satu polisi mewakili suara warga menyatakan bahwa warga tidak menginginkan FPI dibentuk di Kota Semarang.
(00:01:11 – 00:01:20) “ yang penting kita semua sudah mendengar bagaimana keinginan kelompok ormas yang ada di Semarang ini tidak menginginkan. Kalau mau berdiri atau terbentuk di negara lain atau kota lain moggo”.
Postingan yang mendapatkan likes sebanyak 69 ribu tersebut dibagikan saat adanya situasi rencana safari Rizieq Shihab dan FPI ke sejumlah daerah tahun 2020 pasca kepulangannya beberapa pekan lalu, namun massa dari
beberapa daerah telah menolak kedatangan FPI, di antaranya di daerah Cianjur, Serang, Medan, Sidoarjo, dan Solo. Akun Annaz mengklaim melalui caption dan videonya bahwa Kota Semarang telah mengusir FPI dan berharap agar kota-kota lain yang dikunjungi FPI memberlakukan hal yang sama.
Setelah dilakukan fragmentasi video menjadi sejumlah gambar menggunakan ekstensi Invid dan dilakukan penelusuran gambar melalui Yandex, dapat diketahui bahwa video tersebut telah beredar sejak 13 April 2017 dalam
kanal berita Youtube Tribun Jateng dengan judul aslinya “GEGER Ratusan Warga Gagalkan Pembentukan FPI di Kota Semarang”.
Selain itu, Tribun Jateng juga memuat artikel berita serupa dengan judul “VIDEO Panas Ratusan Warga Gagalkan Pembentukan FPI di Kota Semarang” yang pertama kali tayang pada 13 April 2017 pukul 23:49.
Dalam artikelnya menjelaskan saat itu ada kondisi warga dan sejumlah ormas di Kota Semarang yang melarang terbentuknya FPI. Perwakilan warga, ormas dan juga beberapa anggota kepolisian mendatangi Ketua Advokat FPI
Jateng, Zainal Petir, dirumahnya pada Kamis malam 13 April 2017. Para pihak
saling beradu argumen sedangkan di luar rumah ratusan warga dan perwakilan
ormas terus berorasi untuk mendesak agar pembentukan FPI dibatalkan dan bubar.
Dilansir dari cekfakta.tempo.co, video penolakan warga Semarang
atas pembentukan FPI juga pernah dimuat oleh NET Biro Jawa Tengah pada tanggal
yang sama. Dalam video tersebut diberitakan terjadi debat alot antar pihak FPI,
warga Semarang dan perwakilan ormas. FPI membuat acara peresmian pembentukan
Dewan Pimpinan Wilayah Kota Semarang dan menunjuk tujuh pengurus. Namun, massa
dari 18 ormas meminta acara tersebut dibubarkan.
Berita serupa juga pernah dimuat oleh Tempo pada 14 April 2017.
Dalam artikel tersebut dikatakan bahwa warga Semarang dan 15 ormas mendesak
untuk dibatalkannya peresmian kepengurusan FPI. Mediasi oleh kepolisian
berlangsung panas, namun kedua belah pihak berhasil mencapai kesepakatan.
“Kami mediasi sudah tercapai kesepakatan, prinsip tak perlu ada
FPI di Kota Semarang, tak perlu dibentuk, lantik dan kukuhkan,” kata Kepala
Kepolisian Resort Kota Besar, Kota Semarang, Komisaris Besar Abioso Seno Aji,
kepada Tempo, Kamis 13 April 2017.
Berdasarkan hasil penelusuran fakta, didapati bahwa video tersebut berasal dari tahun 2017 dengan situasi saat itu terjadi penolakan warga dan ormas Kota Semarang atas pembentukan FPI dan tidak ada kaitannya dengan acara safari FPI tahun 2020. Sehingga klaim postingan akun Annaz Osing adalah HOAX dan termasuk kategori FALSE CONTEXT.
====
REFERENSI:
https://nasional.tempo.co/read/866026/fpi-batal-deklarasikan-diri-di-kota-semarang
Sport2 minggu agoHasil Drawing League Cup 2026/2027
Sport2 minggu ago38 Peserta League Cup 2026/27
Sport1 minggu agoHasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta
Sport1 minggu agoHasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta
Sport1 minggu agoHasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda
Sport1 minggu agoKlasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak
Sport2 minggu agoLeague Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final
Sport1 minggu agoJadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober











