Connect with us

Lifestyle

Daftar Gejala Tukak Lambung yang Harus Anda Waspadai

Tukak lambung adalah penyakit pencernaan yang ditandai dengan peradangan akibat adanya luka terbuka di lapisan dinding dalam lambung. Luka ini muncul karena cairan asam terus mengikis lendir yang melapisi dinding dalam lambung Anda. Apa saja gejala tukak lambung yang harus diwaspadai?

Bagaimana gejala tukak lambung bisa muncul?

Luka alias tukak dapat muncul di lambung jika dinding dalam sudah tidak berfungsi dan sekuat seharusnya. Dinding dalam lambung normalnya dilapisi oleh lendir tebal yang berfungsi untuk melindungi jaringan dinding tersebut dari kuatnya efek cairan asam lambung.

Namun, berbagai hal di bawah ini dapat menyebabkan lapisan lendir tersebut rusak dan menipis sehingga paparan asam dapat mengikis dinding lambung:

Advertisement
  • Infeksi bakteri Helicobacter pylori (H. pylori).
  • Konsumsi obat antiradang nonsteroid (NSAID), seperti aspirin, ibuprofen, atau naproxen dalam jangka waktu panjang.
  • Merokok dan mengonsumsi minuman alkohol.

Apa saja gejala tukak lambung yang umum?

Tukak terjadi ketika dinding lambung terkikis lalu terluka, sehingga cairan asam mengenai jaringan yang lebih dalam. Ketika lambung sudah terluka, gejala yang umumnya muncul berupa:

1. Sakit perut

Sakit perut adalah gejala dari tukak lambung yang paling umum dan khas. Nyeri perut muncul sebagai akibat langsung dari adanya luka pada lapisan lambung.

Rasa sakit biasanya akan terasa di perut atas bagian tengah, di atas pusar, dan di bawah tulang dada (ulu hati). Ini karena umumnya luka terbentuk di bagian atas lambung yang dekat dengan ujung esophagus (tenggorokan), dan di awal bagian usus halus. Nyeri juga dapat berupa sensasi panas terbakar.

Sakitnya akan paling terasa saat perut Anda kosong yang bisa berlangsung selama beberapa menit sampai beberapa jam. Sakit perut juga bisa terasa di malam hari.

2. Perubahan kebiasaan makan

Salah satu gejala tukak lambung yang sering dipandang sebelah mata adalah perubahan pola makan. Dr.  Elizabeth Lowden, MD, seorang ahli endokrinologi di Northwestern Medicine Regional Medical Group, mengatakan tukak lambung bisa membuat seseorang jadi terbiasa makan lebih banyak atau sedikit dari biasanya.

Advertisement

Beberapa orang memilih makan lebih sering dan lebih banyak untuk mencegah perutnya kosong berkepanjangan. Lambat laun, pola makan yang berlebihan seperti ini dapat menyebabkan berat badan bertambah.

Di sisi lain, ada pula orang yang justru mengurangi makannya karena rasa sakitnya justru sering kambuh saat perut sedang mencerna makanan. Alhasil orang tersebut jadi malas makan dan berat badannya perlahan menurun. 

3. Mudah kenyang

Gejala tukak lambung yang harus Anda waspadai lainnya adalah gampang kenyang. Ini bisa menjadi tanda bahwa organ pencernaan Anda, terutama usus, sedang tidak bekerja dengan baik.

Saat lambung dan usus mengalami luka, makanan yang masuk akan lambat dicerna. Pencernaan yang berjalan lambat membuat Anda akan lebih mudah merasa kenyang karena makanan dalam perut belum maksimal dicerna tubuh. 

Advertisement

4. Sering sendawa

Gejala tukak lambung yang disebabkan oleh infeksi H. Pylori sering menyebabkan sendawa. Sendawa terjadi ketika lambung dan usus tidak dapat mencerna makanan dengan baik karena terluka atau memiliki borok.

Sisa makanan yang tidak tercerna sempurna akan tetap berjalan dari usus kecil ke usus besar. Namun seiring perjalanannya, makanan tersebut akan menghasilkan gas berupa campuran hidrogen, karbon dioksida, dan metana yang terperangkap di sistem pencernaan.

Pada akhirnya Anda pun jadi sering sendawa atau bahkan kentut untuk mengeluarkan gas berlebih dari pencernaan. 

5. Kerongkongan terasa terbakar

Tukak lambung yang disebabkan karena bakteri H. Pylori dapat meningkatkan jumlah asam dan menghancurkan lapisan lendir pelindung lambung. Alhasil, hal ini dapat mengiritasi saluran pencernaan, terutama esophagus (kerongkongan) dan lambung. Asam lambung bisa naik ke atas menuju tenggorokan dan menghasilkan sensasi terbakar yang menjalar dari perut ke dada. 

Advertisement

6. Mual dan muntah

Sensasi mual dan bahkan muntah umum dirasakan orang yang mengalami gejala tukak lambung. Mual dan muntah bisa terjadi saat cairan asam lambung mengalir balik ke atas

Gejala tukak lambung yang harus segera diperiksakan ke dokter

Gejala tukak lambung yang umum bisa bertambah buruk jika tidak segera diobati. Anda harus menghubungi dokter jika sudah pernah didiagnosis memiliki maag atau tukak lambung, dan mengalami salah satu atau bahkan lebih dari gejala mencurigakan berikut:

  • Muntah berwarna gelap atau bercampur darah; karena luka pada dinding lambung sudah sangat parah hingga menyebabkan perdarahan.
  • Feses hitam atau bercampur darah; sama-sama menandakan bahwa tukak pada lambung atau usus halus Anda sudah sampai menimbulkan perdarahan.
  • Mengalami gejala anemia; berupa pusing, lemah, letih dan lesu, dan kulit wajah terlihat pucat karena tubuh kekurangan darah. Waspada juga jika Anda mudah merasa ingin pingsan.
  • Terus-terusan mengalami sakit punggung parah. Ini kemungkinan menandakan tukak sudah sampai melubangi dinding perut.

Segera ke dokter untuk memeriksakan diri apakah gejala yang Anda alami benar mengacu pada komplikasi tukak lambung. Pemeriksaan sedini mungkin dapat membantu dokter mencegah risiko perdarahan di dalam perut serta perforasi (perlubangan) pada jaringan perut. Maka itu, segera ke dokter apabila Anda mengalami gejala tukak lambung yang terasa sangat menyakitkan. 

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Sport5 hari ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport5 hari ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport5 hari ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport5 hari ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional6 hari ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan6 hari ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport7 hari ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport7 hari ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport7 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport7 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport7 hari ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan1 minggu ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan1 minggu ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan1 minggu ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan1 minggu ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan1 minggu ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional1 minggu ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional1 minggu ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional1 minggu ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional1 minggu ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Nasional2 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Banten3 minggu ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Sport1 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis3 minggu ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Nasional2 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Nasional2 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Sport3 minggu ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Populer