SITTWE, MYANMAR, Kabartangsel.com – Dompet Dhuafa berhasil menyalurkan 20 ekor sapi para pekurban Indonesia ke Camp pengungsi Rohingya di kawasan Sittwe, negara bagian Rakhine, Myanmar, Sabtu (2/9/2017).
“Misi kemanusiaan kali ini lebih beresiko dan mendebarkan” demikian kata Shofa, tim kemanusiaan Dompet Dhuafa yang membawa amanah pekurban Indonesia ke Camp pengungsi Rohingya dalam keterangannya kepada kabartangsel.com, Minggu (3/9/2017).
Shofa menuturkan, sejak awal KBRI memberikan info bahwa situasi dua pekan terkahir sangat berbahaya.
“Kami diminta mempertimbangkan misi. Akan tetapi amanah sudah diterima dan harus di salurkan. 20 ekor sapi pekurban Indonesia, yang dimandatkan lewat Tebar Hewan Kurban (THK) Dompet Dhuafa, harus sampai ke tangan yg berhak. Kami terus lanjut. “Bismillah”, sambil memanjatkan do’a dengan perasaan bergetar,” ujarnya.

[Shofa, tim kemanusiaan Dompet Dhuafa yang membawa amanah pekurban Indonesia ke Camp pengungsi Rohingya]
Setelah melalui proses panjang dan berliku, kata Shofa, pihaknya mencari mitra lapangan untuk mengakses lokasi dengan penjagaan militer dan kekhawatiran akan isu Rohingya yang terus berkembang di Indonesia.
“Yang pasti terpantau dengan baik di Myanmar, serta koordinasi dengan pihak KBRI Myanmar, Alhamdulillah kami tiba di lokasi hewan, sehari sebelum pemotongan,” lanjutnya.
Setelah meneliti kondisi Hewan yang harus sesuai untuk dijadikan hewan kurban, selanjutnya tim Dompet Dhuafa harus memikirkan bagaimana caranya memasukkan hewan tersebut ke dalam wilayah camp pengungsian di Sittwe.
“Alhamdulillah, Allah mudahkan. Ringkasnya, untuk keamanan, akhirnya hewan berhasil kami masukkan ke camp dan disembelih untuk para pengungsi pada sabtu (2/9). Masyarakat menyambut dengan bahagia adanya kurban di sini. Karena sebelum-sebelumnya memang dilarang pemerintah setempat. Bahkan di Yangon, yang notabene adalah ibukota negara tidak ada pemotongan hewan kurban,” tambah Shofa.

Adanya kurban kali ini, tentu menjadi pelipur lara dan perekah bahagia bagi etnis Rohingya di Sittwe dan sekitarnya. Sehingga juga turut membawa berkah kedamaian di sana.
“Tentunya terima kasih tak terhingga kami ucapkan kepada Dompet Dhuafa, khususnya para donatur yang menghadirkan kurban di sini. Kami sebagai perwakilan pemerintah Indonesia di sini, selalu membuka tangan untuk bersinergi dalam mengatasi krisis kemanusiaan ini. Semoga hadirnya kurban kali ini terus membawa berkah dan cepatnya perdamaian bagi saudara-saudara kita ini,” ungkap Yasfitha Febriany Murthias, selaku Sekretaris II Sosbud KBRI di Yangon, yang mewakili pemerintah Indonesia dalam menjembatani penyaluran hewan kurban di Myanmar. (fid)
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27 Pekan 1 Lengkap
Sport2 minggu agoFerry Paulus Soroti Ranking Indonesia di Asia Turun Gegara Kegagalan Persib dan Dewa United?
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4–6 September 2026
Sport2 minggu agoBali United vs PSS Sleman: Prediksi Skor dan Duel Sengit Pekan Pertama Super League 2026/27
Sport2 minggu agoHasil Bali United vs PSS Sleman 2-1 di Pekan Pertama BRI Super League 2026/2027
Pemerintahan2 minggu agoPilar Saga Ichsan Dorong Desainer Lokal Tembus Tingkat Global
Kabupaten Tangerang2 minggu agoPersita Tangerang Datangkan Dion Wilhelmus Eddy Markx dari Persib Bandung untuk BRI Super League 2026/27
Sport2 minggu agoLaga Perdana BRI Super League 2026/27: Jadwal dan Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC













