Connect with us

Lifestyle

Efek Samping Transplantasi Rambut yang Wajib Diketahui

Berbagai inovasi dihadirkan untuk mengatasi masalah-masalah rambut seperti rambut rontok dan kebotakan, misalnya transplantasi rambut yang saat ini sedang naik daun. Tetapi, sebelum mengikuti tren ini, ada baiknya Anda mengetahui apa saja efek samping yang ditimbulkan dari transplantasi rambut.

Seperti apa prosedur transplantasi rambut?

Transplantasi rambut adalah prosedur yang dilakukan dengan cara menambahkan rambut ke bagian kulit kepala yang mengalami kebotakan atau penipisan. Hal ini dilakukan dengan mengambil rambut di bagian kulit kepala yang lebih tebal.

Sebelum melakukan prosedur ini, dokter bedah akan memberikan anestesi atau bius lokal pada kulit kepala Anda. Dilansir dari Healthline, terdapat dua jenis transplantasi rambut, yaitu follicular unit transplantation (FUT) dan follicular unit extraction (FUE).

Advertisement

Pembagian jenis ini berdasarkan teknik operasi yang dilakukan. Dalam teknik FUT, dokter bedah akan menyayat sebagian kulit kepala Anda, umumnya di bagian belakang kepala yang masih terdapat banyak rambut. Sayatan kulit ini biasanya berukuran 15-25 cm. Kemudian, luka sayatan akan dijahit.

Kulit kepala dengan rambut yang telah disayat akan dibagi menjadi bagian-bagian kecil, yang terdapat 1 helai rambut pada setiap bagiannya. Dengan alat tertentu, dokter akan membuat lubang-lubang kecil di kulit kepala Anda dan memasukkan bagian kulit kepala dengan rambut tadi. Proses ini disebut dengan grafting.

Sementara itu, FUE dilakukan dengan cara yang sedikit berbeda. Dokter bedah akan mencukur rambut Anda, kemudian menyayat folikel-folikel rambut Anda satu persatu. Setelah itu, dokter bedah akan melakukan teknik grafting pada bagian kulit kepala Anda dengan folikel-folikel rambut tadi.

Apa saja efek samping dari transplantasi rambut?

Meskipun prosedur ini dinilai aman, terdapat potensi munculnya efek samping setelah melakukan transplantasi rambut. Berikut adalah efek samping yang umumnya terjadi:

Advertisement

1. Reaksi terhadap obat bius

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, anestesi atau obat bius lokal akan diberikan oleh dokter sebelum prosedur transplantasi rambut dilakukan. Namun, dalam beberapa kasus, terdapat pasien yang mengalami reaksi alergi terhadap obat bius.

Meskipun sangat jarang terjadi, yaitu sebanyak 1 dari 10.000 pasien yang dibius, reaksi alergi yang berpotensi timbul adalah anafilaktik. Reaksi lain yang mungkin muncul adalah rasa gatal, kesulitan menelan, batuk, dan pembengkakan di bagian tubuh tertentu.

2. Komplikasi selama dan setelah operasi

Selama operasi berlangsung, pasien berisiko mengalami takikardia atau percepatan detak jantung. Meskipun bersifat sementara, kondisi ini dapat mengakibatkan masalah pada pasien dengan penyakit jantung.

Selain itu, walaupun angka kejadiannya cenderung rendah, terdapat kemungkinan adanya efek samping berupa infeksi setelah transplantasi rambut. Luka jahitan pascaoperasi berpotensi mengganggu peredaran darah dan membentuk kerak, yang berisiko menyebabkan infeksi. Selain itu, kondisi folikulitis kronis diyakini dapat terjadi di kulit kepala.

Advertisement

Menurut penelitian terbaru pada tahun 2019, kondisi-kondisi tersebut dapat terjadi akibat kurang menjaga kebersihan setelah menjalani prosedur operasi. Untuk mengatasi ini, dokter biasanya akan meresepkan antibiotik dan sampo antibakteri untuk mencegah infeksi lebih lanjut.

3. Rambut tumbuh tidak beraturan

Efek samping lain dari transplantasi rambut adalah penempatan folikel rambut ke arah yang tidak tepat, sehingga tampilan rambut Anda mungkin akan terlihat aneh. Hal ini bisa terjadi karena dokter bedah tidak memperhatikan arah tumbuhnya rambut asli Anda dengan baik.

Umumnya, pertumbuhan rambut yang normal tidak berarah tegak lurus dari kulit kepala. Rambut seharusnya tumbuh dengan sudut yang lebih miring, terlebih jika letak folikel rambut semakin dekat dengan pelipis.

Dokter bedah yang melakukan prosedur ini harus memiliki kemampuan melihat arah pertumbuhan rambut yang berbeda-beda, tergantung pada letak kulit kepalanya.

Advertisement

4. Gatal-gatal dan luka

Salah satu efek samping yang cukup mengganggu dari transplantasi rambut adalah timbulnya gatal-gatal di kulit kepala.

Gatal-gatal yang muncul berpotensi menyebabkan komplikasi lainnya, seperti timbulnya ruam atau kemerahan (pruritus), folikulitis, serta muncul luka akibat terlalu sering digaruk.

Efek samping transplantasi rambut berdasarkan prosedurnya

Selain efek-efek yang telah disebutkan di atas, terdapat pula beberapa komplikasi yang mungkin terjadi, tergantung apakah Anda menjalani prosedur FUT atau FUE.

Efek samping transplantasi rambut FUT

Advertisement

Karena sayatan operasi pada prosedur FUT berukuran panjang dan lebar, terkadang sayatan luka yang telah dijahit dapat menimbulkan adanya dehisensi luka. Kondisi ini terjadi ketika luka pascaoperasi terbuka kembali meski telah dijahit.

Dalam beberapa kasus, luka pascaoperasi juga dapat meninggalkan bekas yang sulit menghilang. Beberapa komplikasi lain yang mungkin timbul adalah memar dan keloid walaupun sangat jarang terjadi.

Efek samping transplantasi rambut FUE

Teknik FUE tidak menimbulkan komplikasi sebanyak FUT. Namun, penipisan rambut pada area transplantasi dilaporkan terjadi pada beberapa kasus.

Advertisement

Selain itu, kondisi kerontokan, keloid pada luka operasi, dan kemunculan kista subdermal juga berpotensi terjadi setelah transplantasi rambut dilakukan.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Sport4 hari ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport4 hari ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport4 hari ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport4 hari ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional5 hari ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan5 hari ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport6 hari ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport6 hari ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport6 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport6 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport6 hari ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan6 hari ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan6 hari ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan7 hari ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan1 minggu ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan1 minggu ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional1 minggu ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional1 minggu ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional1 minggu ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional1 minggu ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Nasional2 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Banten3 minggu ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Sport1 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis3 minggu ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Nasional2 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Nasional1 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Sport2 minggu ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Populer