Connect with us

Nasional

Festival AMAN 2021 untuk Lindungi Anak-Anak Indonesia dari Kejahatan di Internet

Penggunaan internet di Indonesia terus meningkat tiap tahunnya, dan di masa pandemi COVID-19, internet menjadi sarana bagi masyarakat untuk terus melakukan rutinitas seperti bekerja, belajar, sekolah serta berinteraksi dengan teman, guru, dan keluarga. Data terbaru dari We Are Social 2021 menunjukkan, 73,7% dari total populasi Indonesia saat ini adalah pengguna internet, dan 61,8% aktif menggunakan media sosial. Meski internet membawa begitu banyak informasi dan pengetahuan, perlu diwaspadai bahwa kejahatan siber, terutama yang mengincar anak-anak sebagai korban, terus terjadi. Diperlukan pengetahuan dan literasi digital bagi anak dan orang tua untuk melindungi anak-anak Indonesia dari kejahatan siber seperti penipuan, hoaks, cyberbullying, hingga eksploitasi pada anak.

Melalui momentum Hari Anak Nasional tahun 2021, ECPAT Indonesia berkolaborasi dengan Facebook dan didukung pula oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak/ KPPPA, Kementerian Komunikasi dan Informatika/ KOMINFO, dan Siberkreasi, menggelar Festival AMAN 2021 yang mengambil tema “You(th) Can Create A Better Internet for Children and Young People” yang akan berlangsung pada 18 Juli mendatang secara daring. Acara ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Anak Nasional yang digelar oleh Kemen PPPA, yang tahun ini mengangkat tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju.”

Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong peran anak dan kelompok muda untuk mencegah terjadinya kejahatan di ranah daring, termasuk eksploitasi seksual anak daring, dengan lebih aktif dalam kegiatan literasi digital, kampanye pembuatan konten positif, dan meningkatkan kesadaran berinternet yang aman.

“Menciptakan lingkungan yang aman untuk komunitas agar mereka dapat saling terhubung dan berbagi merupakan inti dari apa yang kami lakukan, termasuk memberikan keamanan kepada anak-anak. Di Facebook, upaya kami untuk memerangi kekerasan terhadap anak-anak adalah dengan fokus pada pencegahan penyalahgunaan, deteksi serta pelaporan konten yang melanggar kebijakan kami, dan di saat yang bersamaan berkoordinasi dengan para ahli dan otoritas yang berwenang untuk menjaga keamanan anak-anak. Kami di Facebook juga terus memberikan literasi digital kepada masyarakat, termasuk anak-anak dan kelompok muda, bagaimana menjaga keamanan mereka saat berada di atas platform, dan mengambil langkah-langkah yang benar apabila mengalami kejahatan di ranah online,” ujar Dessy Sukendar, Manajer Program Kebijakan untuk Facebook di Indonesia dalam keterangan resminya, Jumat (16/7/2021).

Advertisement

Saat akses internet semakin terbuka kepada anak-anak, kejahatan yang mengincar mereka pun kian marak. Di awal masa pandemi Covid-19, ECPAT melakukan survei kepada 1203 responden anak dan ditemukan adanya 287 bentuk pengalaman buruk saat berinternet di masa pandemi. Dari hasil survei tersebut, 112 anak mengatakan bahwa mereka mendapat pesan tidak senonoh, 66 menerima gambar/video yang membuat tidak nyaman, 27 menerima gambar/video pornografi, 24 orang diajak melakukan live streaming untuk membicarakan hal tidak senonoh, 23 anak mengatakan hal-hal buruk tentang mereka diunggah tanpa sepengetahuan, dan 16 anak dikirimi tautan dengan konten pornografi.

Andy Ardian, Program Manager ECPAT Indonesia, menyatakan transformasi digital terjadi di banyak aspek kehidupan masyarakat, namun tidak luput pula dalam penyalahgunaan teknologi yang dilakukan oleh pelaku kejahatan seksual anak dalam melancarkan aksinya. “ECPAT Indonesia berkomitmen melakukan perlawanan terhadap situasi eskploitasi seksual anak yang ada di ranah daring. Salah satu respon yang perlu diperkuat adalah kemampuan dan keterampilan anak memahami situasi ini dan melibatkan peran mereka dalam mengedukasi anak-anak lainnya memberi kesadaran kritis terkait keamanan digital dan literasi digital. Melalui “AMAN program”, Kerjasama ECPAT Indonesia dengan Facebook didukung Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Komunikasi dan Informatika serta GNLD Siberkreasi, kami mempersiapkan “Aman Warrior”, yakni 50 anak dan orang muda sebagai trainer sebaya dalam mengedukasi dan penyadaran literasi digital tentang keselamatan anak di ranah daring. Dengan peran aman warrior ini, edukasi literasi digital di kalangan anak dan masyarakat diharapkan bisa berjalan dengan lebih masif,” ujar Andy.

Apapun alasannya, membagikan gambar atau video pelecehan seksual anak secara online dapat berdampak buruk bagi anak-anak yang menjadi korban. Setiap kali konten tersebut dibagikan, saat itu pula anak-anak terus menjadi korban. “Mencegah dan menghilangkan eksploitasi seksual anak di ranah online perlu dilakukan oleh banyak pihak dari berbagai industri. Kami di Facebook juga terus berkomitmen untuk melakukan upaya-upaya, baik di dalam atau di luar aplikasi, untuk melindungi anak-anak dari kejahatan yang menjadikan mereka sebagai korban,” lanjut Dessy.

Keamanan anak di ranah online juga menjadi perhatian serius bagi pemerintah, Kemen PPPA dan KOMINFO. Selama masa pandemi Covid-19 ini, anak-anak kian akrab dalam menggunakan internet, serta rentan untuk mengalami eksploitasi dan kekerasan ketika berada di dunia maya. Hal tersebut dapat terjadi dikarenakan adanya ketidakpahaman anak mengenai literasi digital dan juga gagapnya orangtua serta masyarakat dalam mengikuti perkembangan teknologi. Anak-anak perlu mendapatkan pengasuhan yang tepat di era digital ini oleh para orangtua, guru dan masyarakat yang memiliki literasi digital yang baik. Pengasuhan yang tepat akan mendorong anak mampu memanfaatkan teknologi digital dengan cerdas dan bijak, serta mendorong anak untuk bersemangat hidup di dunia nyata.

Advertisement

“Anak-anak Indonesia sebagai pelopor dan pelapor telah, sedang, dan akan terus melakukan upaya kritis serta selalu waspada dalam melindungi diri mereka dari berbagai risiko berbahaya dibalik kemudahan internet, pengalaman selama pandemi ini sangat berguna bagi anak untuk dapat terus mengasah empati, simpati dan kepedulian terhadap diri sendiri maupun orang lain yang dapat membentuk anak-anak menjadi pribadi yang lebih baik; the better version of you”, ujar Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga.

“Literasi digital merupakan kecakapan digital dasar yang perlu dipahami oleh anak dan orang tua saat beraktivitas di ruang digital. Kementerian Komunikasi dan Informatika berkomitmen untuk turut melindungi anak dari kejahatan di ruang digital, seperti penipuan, pornografi, penyebaran hoaks, hingga perundungan siber. Melalui peringatan virtual Hari Anak Nasional tahun 2021 “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”, saya harapkan anak-anak Indonesia dengan literasi digital yang baik dapat tumbuh menjadi generasi emas bangsa yang memanfaatkan ruang digital untuk belajar, membuat konten produktif, dan menciptakan karya inovatif,” ujar Dr. Ir. Bonifasius Wahyu Pudjianto, M.Eng Direktur Pemberdayaan Informatika Ditjen Aplikasi Informatika Kementerian KOMINFO.

Dalam acara Festival AMAN 2021 ini, anak-anak dan kelompok muda diberikan kesempatan untuk menyuarakan keresahan yang kerap mereka temui di internet dan media sosial kepada pemangku kepentingan dan penyedia platform digital, serta berbagi cerita baik dalam melawan konten negatif di internet dan media sosial.

Keselamatan anak-anak di ranah online juga menjadi perhatian khusus Facebook yang dituangkan dalam kampanye #Indonesiaku sepanjang bulan Juli ini. #Indonesiaku sendiri merupakan sebuah kampanye publik yang mengangkat berbagai kisah dan inspirasi dari komunitas dan pelaku usaha di Indonesia. Kampanye yang berlangsung selama setahun penuh ini bertujuan untuk membangun semangat kebersamaan, berbagai motivasi yang baik serta menyebarkan dampak positif yang mereka ciptakan dengan memanfaatkan platform Facebook dan keluarga besar aplikasinya. (red)

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sport13 jam ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport14 jam ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport14 jam ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport14 jam ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional1 hari ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan2 hari ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport2 hari ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 hari ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport2 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport2 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 hari ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan3 hari ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan3 hari ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan3 hari ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan5 hari ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan5 hari ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional5 hari ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional5 hari ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional5 hari ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional6 hari ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Sport3 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport3 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport3 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport3 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Nasional7 hari ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport3 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Sport1 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Banten3 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport3 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport3 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Sport2 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Banten2 minggu ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Nasional3 minggu ago

25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Bermasalah, Mentan Andi Amran Sulaiman: Tarik, Cabut Izin, Proses Hukum!

Nasional1 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Nasional3 minggu ago

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana di Indonesia

Populer