Connect with us

Nasional

FISIP UIN Jakarta dan LW MUI Perkuat Kolaborasi Pengembangan Wakaf Produktif

Wakaf produktif dinilai memiliki potensi besar untuk memperkuat kemaslahatan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Namun, potensi tersebut membutuhkan pengelolaan profesional, transparansi, serta kolaborasi antara lembaga keagamaan, perguruan tinggi, alumni, dan masyarakat.

Gagasan tersebut mengemuka dalam kegiatan Temu Alumni FISIP UIN Jakarta dan Sosialisasi Program Wakaf Produktif Lembaga Wakaf Majelis Ulama Indonesia (LW MUI) di Auditorium Bahtiar Effendy, FISIP UIN Jakarta, Rabu (28/10).

Kegiatan yang diselenggarakan LW MUI bersama Ikatan Alumni (IKAL) FISIP UIN Jakarta itu mendorong penguatan kerja sama dalam pengembangan wakaf produktif, riset, pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat. Salah satu agenda yang mengemuka adalah membangun kolaborasi berkelanjutan antara LW MUI dan FISIP UIN Jakarta agar wakaf tidak berhenti sebagai aktivitas filantropi, tetapi menghasilkan manfaat sosial dan ekonomi secara nyata.

Sekjen MUI: Wakaf Harus Amanah, Produktif, dan Berdampak

Sekretaris Jenderal MUI Buya Amirsyah Tambunan mengapresiasi inisiatif LW MUI dan FISIP UIN Jakarta dalam mendorong pengembangan wakaf produktif. Menurutnya, wakaf sebagai amal jariah harus dikelola secara amanah agar mampu memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.

Advertisement

“Wakaf mesti berdampak dan harus ada aspek wakaf amal jariah yang mampu mengubah kondisi sosial masyarakat,” demikian pokok pernyataan Buya Amirsyah dalam kegiatan tersebut.

Ia menegaskan, aset pokok wakaf harus dijaga dan tidak boleh habis, sementara hasil pengelolaannya perlu dikembangkan agar memberikan manfaat secara berkelanjutan. Karena itu, profesionalisme nazir menjadi faktor penting dalam memastikan aset wakaf dikelola secara produktif.

Buya Amirsyah juga menyoroti masih adanya aset wakaf, termasuk tanah, yang belum dimanfaatkan secara optimal. Persoalan tersebut, menurutnya, membutuhkan keterlibatan banyak pihak dan tidak dapat hanya dibebankan kepada LW MUI.

“Apabila menelantarkan tanah wakaf, maka dosanya kolektif,” tegasnya.

Advertisement

Ia juga mengingatkan pentingnya mengevaluasi kemampuan dana yang dihimpun untuk menghasilkan manfaat sekaligus membiayai pengembangan aset-aset wakaf. Dalam konteks ini, kepercayaan publik atau trust menjadi modal sosial penting bagi keberlanjutan pengelolaan wakaf.

Dekan FISIP: Wakaf Produktif Perlu Diperkuat melalui Riset

Dekan FISIP UIN Jakarta, Prof. Dr. Dzuriyatun Toyibah, memandang kehadiran MUI di lingkungan fakultas sebagai peluang memperkuat hubungan antara kajian keislaman, ilmu sosial, dan pengembangan masyarakat.

Menurutnya, aktivitas kelembagaan MUI memiliki banyak dimensi yang dapat dikaji melalui perspektif ilmu sosial. Salah satunya adalah wakaf sebagai instrumen penguatan ekonomi umat yang berpotensi dikembangkan menjadi tema penelitian akademik.

Ia menekankan bahwa pemahaman mengenai tujuan dan manfaat wakaf merupakan landasan penting untuk membangun konsistensi masyarakat dalam berwakaf.

Advertisement

“Perlu diketahui dan difahami dulu tujuan dari wakaf, dan manfaatnya sehingga lahirnya konsistensi,” demikian pernyataan Dekan FISIP sebagaimana tercatat dalam notula kegiatan.

Ia berharap pertemuan tersebut menjadi awal kerja sama berkelanjutan antara FISIP UIN Jakarta, IKAL FISIP, dan LW MUI, khususnya dalam pengembangan program yang menghubungkan kegiatan akademik dengan pemberdayaan masyarakat.

IKAL FISIP Dorong Kerja Sama Kelembagaan

Ketua IKAL FISIP UIN Jakarta, Adriansyah, menegaskan pentingnya membangun kerja sama kelembagaan antara FISIP UIN Jakarta dan MUI. Salah satu rencana yang disampaikan dalam kegiatan tersebut adalah penyusunan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai landasan kolaborasi kedua pihak.

Kerja sama yang direncanakan tidak hanya berkaitan dengan pengembangan wakaf, tetapi juga peningkatan kapasitas mahasiswa dan alumni. Sejumlah program yang dibahas antara lain pelatihan kewirausahaan (entrepreneurship) dan diplomasi.

Advertisement

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas peran alumni dan mahasiswa dalam ekosistem wakaf, termasuk melalui pembentukan jejaring sahabat wakaf yang dapat mendukung program-program LW MUI secara berkelanjutan.

Akademisi Sosiologi: Wakaf Harus Bergerak dari Kesalehan Individu ke Kesalehan Sosial

Dosen sekaligus Ketua Program Studi Sosiologi FISIP UIN Jakarta, Dr. Jahrotul Jamilah, S.Ag., M.Si., menempatkan wakaf dalam perspektif sosiologis yang lebih luas. Dalam materi bertajuk “Transformasi Filantropi Islam” — judul yang perlu dipastikan kembali — ia menjelaskan bahwa pemahaman masyarakat mengenai wakaf selama ini masih banyak bertumpu pada bentuk konvensional, seperti pembangunan masjid, musala, dan madrasah.

Padahal, wakaf memiliki ruang pengembangan yang lebih luas melalui wakaf produktif dan wakaf uang. Menurutnya, tantangan pentingnya adalah bagaimana praktik wakaf yang berangkat dari kesalehan individu dapat berkembang menjadi kesalehan sosial yang manfaatnya dirasakan lebih luas.

“Sebagai wakif yang mewakafkan satu bidang tanah, bagaimana kesalehan individu menjadi kesalehan sosial agar lebih bermanfaat bagi umat,” menjadi salah satu pokok pemikiran yang disampaikannya.

Advertisement

Jahrotul juga mengaitkan pengembangan wakaf dengan agenda keadilan sosial dan pengentasan kemiskinan. Dalam paparannya, ia menyebut potensi wakaf uang diperkirakan mencapai Rp180 triliun, sementara realisasi penghimpunannya baru sekitar Rp3,5 triliun.

Menurutnya, kesenjangan antara potensi dan realisasi tersebut menunjukkan bahwa persoalan wakaf bukan semata-mata terletak pada ketersediaan dana. Tantangan lainnya adalah belum kuatnya ekosistem pengelolaan serta masih adanya persoalan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga wakaf.

Karena itu, ia mendorong pemanfaatan teknologi untuk membangun ekosistem filantropi yang mudah diakses, terjangkau, dan akuntabel. Wakaf uang, misalnya, dapat dibuka dengan nominal yang terjangkau agar mahasiswa dan generasi muda memiliki kesempatan berpartisipasi sekaligus mengetahui dampak dari kontribusinya.

Dari perspektif sosiologi, demokratisasi wakaf dan pemulihan modal sosial menjadi agenda penting. Transparansi pengelolaan dinilai sebagai salah satu kunci untuk membangun kembali kepercayaan publik.

Advertisement

Ia juga mengusulkan agar kajian sosiologi wakaf diintegrasikan ke dalam pembelajaran di perguruan tinggi. Kampus dinilai memiliki posisi strategis untuk menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menjadi nazir profesional dengan pemahaman tata kelola keuangan dan teknologi digital.

Penguatan kapasitas tersebut dapat dilakukan melalui kegiatan mahasiswa, seperti Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dan program desa binaan. Dengan demikian, masyarakat dapat menjadi ruang pembelajaran sekaligus laboratorium pengembangan wakaf produktif.

Membangun Ekosistem Wakaf yang Kolaboratif

Berbagai pandangan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut bermuara pada satu kebutuhan, yakni membangun ekosistem wakaf yang kolaboratif, profesional, dan berkelanjutan.

Wakaf tidak lagi cukup dipahami sebatas penyerahan aset untuk kepentingan ibadah. Melalui tata kelola yang tepat, wakaf dapat dikembangkan menjadi instrumen pendukung pendidikan, pemberdayaan ekonomi, penelitian, pengentasan kemiskinan, hingga peningkatan kesejahteraan sosial.

Advertisement

Sejumlah agenda yang mengemuka meliputi penguatan kolaborasi LW MUI dan FISIP UIN Jakarta, perluasan akses masyarakat untuk berwakaf, serta peningkatan kapasitas nazir agar aset wakaf dapat dikelola secara produktif dan akuntabel.

Sinergi lembaga keagamaan, perguruan tinggi, alumni, mahasiswa, dan masyarakat diharapkan mampu menjadikan wakaf sebagai kekuatan sosial yang tidak hanya bernilai ibadah bagi pemberi wakaf, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat lintas generasi.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banten4 jam ago

HIPPI Banten Gelar Diskusi Bisnis Syariah bersama Pengusaha Nasional Ir. Pramono Dewo

Hukum6 jam ago

Mutasi Polri Terbaru: Ini Daftar Lengkap 264 Pati dan Pamen Beserta Jabatan Baru

Hukum7 jam ago

Kasus Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, PP Polri Sampaikan 7 Pesan Moral kepada Kapolri Suyudi Ario Seto

Sport8 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan ke-9 6- November: Persija vs Persebaya, Persib Hadapi Java United

Pemerintahan9 jam ago

MTQ XVII Tangsel Digelar 6-8 November 2026

Politik12 jam ago

Sufmi Dasco Ahmad Soal Kabar Jadi Cawapres: Saya Pastikan Itu Hoax!

Cara Mengetahui Harga Jual dan Beli Kurs Dollar di Money Changer
Tips13 jam ago

Cara Mengetahui Harga Jual dan Beli Kurs Dollar di Money Changer

Sport1 hari ago

Hasil Melbourne Victory vs Persib 1-2: Remontada Dramatis Maung Bandung di ACL Two

Sport1 hari ago

Hasil Melbourne Victory vs Persib Bandung 1-2 di ACL 2

Pendidikan2 hari ago

Program CATAR Dwiwarna Bantu Persiapan Tes Masuk IPDN

Hukum2 hari ago

Kasus Penyadapan Presiden Prabowo, Bareskrim Polri Tetapkan Listyo Sigit, Ahrie Sonta dan Eko Hadi Jadi Tersangka

Nasional2 hari ago

Konferensi Pers Polri soal Isu Penyadapan Presiden dan Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal Polisi

Hukum2 hari ago

Presiden Prabowo dan Seskab Teddy Disebut Jadi Target Penyadapan, Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Ditangkap

Hukum2 hari ago

Sejumlah Jenderal Polisi Dikabarkan Ditangkap, Mabes Polri Angkat Bicara

Nasional3 hari ago

QUTB GLOBAL Apresiasi Doa Lintas Agama di Konser Andrea Bocelli

Jabodetabek4 hari ago

UIN Jakarta Gelar Seminar Kertas Tema SOM MABIMS ke-50

Sport4 hari ago

Hasil Persib vs Isenmulang Kalteng FC 4-0, Luka Menalo Cetak Brace dan Pangeran Biru Raih Kemenangan Terbesar Musim Ini

Sport5 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/2027 Hari Ini, Minggu 1 November: PSIM vs Borneo FC, Persib vs Isenmulang FC, dan Garudayaksa FC vs PSS Sleman

Sport5 hari ago

Persita Pesta Lima Gol di Kediri, Carlos Pena Puji Karakter Dan Mental Pemain

Sport5 hari ago

Hasil Dewa United vs Persija 2-1, Shin Tae-yong Sebut Kekalahan Jadi Alarm untuk Macan Kemayoran

Jabodetabek2 minggu ago

Wakil Ketua Umum ISNU Fadli Yasir Sambut Baik Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Sport3 minggu ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Sport3 minggu ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Sport3 minggu ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Sport3 minggu ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Serba-Serbi1 minggu ago

Link Download Logo Resmi Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Persija vs Persik 2-1, Macan Kemayoran Tetap di Puncak Klasemen BRI Super League 2026/2027

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Banten2 minggu ago

80 Santri Mathla’ul Huda Kunjungi Perpusda Banten

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2026: Garudayaksa FC vs Arema FC dan Persita vs Persija Jakarta

Sport2 minggu ago

Prediksi Persija vs Persik Kediri di BRI Super League 2026/2027, Macan Kemayoran Diunggulkan

Sport3 minggu ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Sport3 minggu ago

Persita Tangerang vs Persija Jakarta: Jadwal, Prediksi Skor, dan Head to Head di BRI Super League 2026/27

Sport3 minggu ago

Hasil Persib Bandung vs Persik Kediri Skor 0-0 di Babak Pertama

Pemerintahan2 minggu ago

Pemkot Tangsel Tunda Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya, Penutupan Jalan Belum Berlaku

Nasional3 minggu ago

Syahganda Nainggolan Tegaskan Arah Baru Komunikasi Bakom RI yang Lebih Terbuka, Dialogis dan Kolaboratif

Serba-Serbi1 minggu ago

Teks Sumpah Pemuda

Pemerintahan2 minggu ago

Cegah TPPO, Pemkot Tangsel Terus Perkuat Edukasi dan Kewaspadaan Masyarakat

Pemerintahan1 minggu ago

Pemkot Tangsel Perkuat Pencegahan TPPO bagi Calon Pekerja Migran

Nasional1 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dorong Penguatan Pendampingan UMKM Cilacap

Populer